CIAMIS, deJurnal,- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus memperkuat konsolidasi internal menjelang agenda politik mendatang.
Hal tersebut ditandai dengan penyerahan dan sosialisasi Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Ciamis periode 2025–2030. Di Aula Gedung Pramuka Ciamis. Selasa (14/04/2026)

Pengurus DPD PDIP Jawa Barat, Ijah Hartijah, menegaskan bahwa penyerahan SK merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan oleh seluruh struktural partai.
Setelah SK diterima, konsolidasi wajib segera dilakukan hingga ke tingkat paling bawah.
“Ini tahapan konsolidasi. SK ini amanah yang harus dijalankan. Setelah ini, seluruh struktur harus bergerak melakukan konsolidasi sampai ke bawah sebagai persiapan agenda politik ke depan,” ujarnya.
Ia menyebut, DPD PDIP Jawa Barat saat ini aktif berkeliling ke berbagai daerah untuk memastikan penguatan struktur partai berjalan optimal, termasuk di Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, mengatakan penguatan struktur partai menjadi bagian penting dari roadmap menuju peningkatan perolehan kursi di masa mendatang.
Menurutnya, struktur partai saat ini telah terbentuk hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting. Selanjutnya, pihaknya akan fokus pada pembentukan pengurus anak ranting di tingkat RW.
“Dengan konsolidasi sampai tingkat RW, Insya Allah target yang ditetapkan DPP dan DPD bisa tercapai jika diperjuangkan sejak sekarang,” jelasnya.
Selain konsolidasi organisasi, PDIP Ciamis juga melakukan konsolidasi sosial dengan menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Nanang menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Ke depan, pembagian sembako ini akan terus kami lakukan secara rutin minimal di tingkat desa. Ini bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada sejauh mana partai hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pesannya, kami ingin terus bersama masyarakat. Partai harus hadir dan memberi manfaat,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














