CIAMIS, deJurnal,- Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Komunitas Baraya Lintas Kota (BLK) Ciamis.
Puluhan anak yatim, dhuafa, dan lanjut usia tampak sumringah saat menerima bantuan sembako dalam kegiatan santunan yang digelar di Sekretariat BLK Ciamis, Jalan Lembursitu No.31, Kelurahan Ciamis, Minggu (14/6/2026).
Sebanyak 50 penerima manfaat mendapat paket kebutuhan pokok yang berisi beras, minyak goreng, susu, gula, mie instan, dan sejumlah kebutuhan harian lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi sosial yang rutin dilakukan BLK setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis.
Ketua Panitia, Ade Deny, mengatakan bahwa santunan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
“Hari Jadi Ciamis harus menjadi momentum untuk berbagi. Kami ingin kebahagiaan perayaan ini juga bisa dirasakan oleh anak-anak yatim, dhuafa, dan para lansia yang selama ini membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ade menjelaskan, penerima bantuan berasal dari wilayah Kelurahan Ciamis dan Desa Pawindan. Sementara bagi mereka yang tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan atau alasan tertentu, bantuan akan diantar langsung ke rumah masing-masing.
Menurutnya, semangat berbagi yang terus dijaga anggota BLK telah memberikan dampak yang cukup besar.
Selama enam tahun terakhir, komunitas tersebut tercatat telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 10 ribu penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, hingga saat ini BLK tetap konsisten bergerak di bidang sosial. Apa yang kami lakukan mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa memberikan manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Tidak hanya santunan, BLK Ciamis juga aktif menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat, mulai dari pendampingan warga kurang mampu hingga penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Saat ini sedikitnya 100 warga yang terdiri dari anak yatim, jompo, dan dhuafa mendapatkan pembinaan serta pendampingan secara berkelanjutan dari komunitas tersebut.
Ade berharap kegiatan santunan yang dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi salah satu karakter masyarakat Tatar Galuh.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa membantu sesama bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Ketika kepedulian tumbuh, maka akan lahir masyarakat yang kuat dan saling menguatkan,” tuturnya.
Ia juga mendoakan agar anak-anak yatim yang menerima bantuan dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki masa depan yang baik, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ade Deny menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan santunan, di antaranya Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Perumdam Tirta Galuh, H. Roni Karno, Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, keluarga besar BLK, serta para donatur yang selama ini setia mendukung berbagai program kemanusiaan.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah membersamai perjuangan sosial kami. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semuanya,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














