CIAMIS, deJurnal,- Upaya memperluas kepemilikan dokumen kependudukan bagi generasi muda terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Melalui inovasi WASTU KANCANA, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis menggandeng Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XIII Jawa Barat untuk memastikan pelajar SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah memperoleh layanan perekaman KTP elektronik secara lebih mudah dan cepat.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Disdukcapil Kabupaten Ciamis dan KCD Wilayah XIII Jawa Barat yang berlangsung di Kantor Disdukcapil Ciamis, Rabu (3/6/2026).
Selain mematangkan implementasi program WASTU KANCANA, pertemuan juga membahas dukungan data kependudukan untuk kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, mengatakan kehadiran program WASTU KANCANA merupakan bentuk pelayanan jemput bola yang dirancang khusus bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP elektronik.
Melalui program tersebut, petugas Disdukcapil akan mendatangi langsung sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman biometrik KTP-el.
Dengan cara itu, para siswa tidak perlu meninggalkan aktivitas belajar atau datang ke kantor pelayanan untuk mengurus perekaman identitas kependudukan.
“Program ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi para pelajar. Kami ingin memastikan seluruh siswa yang sudah memenuhi syarat usia wajib KTP dapat memiliki identitas kependudukan secara tepat waktu dan tanpa hambatan,” ujar Yayan.
Dukung Kelancaran SPMB 2026
Tak hanya berkaitan dengan kepemilikan identitas resmi, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat validitas data kependudukan yang dibutuhkan dalam proses SPMB Tahun 2026.
Data kependudukan yang akurat menjadi salah satu komponen penting dalam proses verifikasi identitas maupun domisili calon peserta didik.
Dengan data yang valid dan mutakhir, proses penerimaan murid baru diharapkan berlangsung lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Menurut Yayan, sinergi antara sektor pendidikan dan administrasi kependudukan menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan.
Kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap akan membantu peserta didik dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan hingga berbagai program pemerintah lainnya.
“Kami ingin membangun kesadaran tertib administrasi kependudukan sejak usia sekolah.
Ketika siswa sudah memiliki dokumen yang lengkap, mereka akan lebih mudah mengakses berbagai layanan yang dibutuhkan di masa depan,” katanya.
KCD Wilayah XIII Sambut Positif
Kepala KCD Wilayah XIII Jawa Barat, Dwi Yanti Estriningrum, menyambut baik langkah kolaboratif yang dibangun Disdukcapil Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, inovasi WASTU KANCANA menjadi terobosan pelayanan publik yang sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
Ia menilai kehadiran layanan perekaman langsung ke sekolah mampu mempercepat cakupan kepemilikan KTP elektronik bagi pelajar sekaligus membantu sekolah dalam memenuhi berbagai kebutuhan administrasi pendidikan.
“Kami mendukung penuh program ini karena memberikan manfaat langsung kepada siswa dan sekolah. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, Disdukcapil Kabupaten Ciamis dan KCD Wilayah XIII Jawa Barat sepakat memperkuat kerja sama dalam mendukung tertib administrasi kependudukan di lingkungan pendidikan.
Mengusung tagline “Generasi Galuh Beridentitas, Siap Menatap Masa Depan”, inovasi WASTU KANCANA diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda Ciamis yang memiliki identitas resmi, sadar administrasi kependudukan, serta siap menghadapi berbagai tantangan di era digital dan masa depan. (Nay Sunarti)













