CIAMIS, deJurnal,- Di balik seragam seorang petugas kebersihan, tersimpan kisah perjuangan, kasih sayang, dan harapan yang mampu menggetarkan hati. Cerita sederhana itulah yang diangkat siswa SLB Negeri (SLBN) Ciamis melalui film pendek “Sampah Jadi Harapan”, hingga berhasil mengantarkan sekolah tersebut meraih Juara II Nasional pada cabang Film Pendek dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Pendidikan Khusus (Diksus) Tahun 2026.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Ciamis. Di tengah persaingan karya dari berbagai daerah di Indonesia, film garapan siswa SLBN Ciamis mampu mencuri perhatian dewan juri berkat kekuatan cerita, pesan kemanusiaan, dan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan secara sederhana namun menyentuh.
FLS3N Pendidikan Khusus merupakan ajang talenta nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai wadah bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan karakter, sekaligus menunjukkan prestasi di bidang seni dan sastra.
Film “Sampah Jadi Harapan” mengisahkan seorang ayah yang bekerja sebagai petugas kebersihan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sekaligus mendukung pendidikan anaknya yang merupakan penyandang disabilitas.
Meski bergelut dengan pekerjaan yang kerap dipandang sebelah mata, sang ayah tetap menjalani profesinya dengan penuh tanggung jawab dan cinta kepada keluarga.
Lewat alur yang emosional, film ini mengajak penonton melihat bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari profesinya, melainkan dari keikhlasan, kerja keras, dan pengorbanan yang dilakukan untuk orang-orang tercinta.
Tak hanya mengangkat penghormatan terhadap profesi petugas kebersihan, film tersebut juga menyampaikan pesan kuat tentang kesetaraan.
Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak, kesempatan, dan kemampuan yang sama untuk meraih cita-cita ketika memperoleh dukungan, pendidikan, dan ruang untuk berkembang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, mengapresiasi capaian membanggakan yang diraih SLBN Ciamis. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan karya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Ciamis. Anak-anak berkebutuhan khusus telah membuktikan bahwa mereka mampu menghasilkan karya yang luar biasa. Mereka memiliki kreativitas, semangat, dan potensi yang patut mendapat apresiasi serta dukungan penuh,” ujar Erwan Jumat (17/07/2026)
Ia menilai, keberhasilan tersebut lahir dari proses pembinaan yang konsisten, dedikasi guru pembimbing, dukungan kepala sekolah, serta peran orang tua yang terus memberikan motivasi kepada para siswa.
“Ini bukan hanya kemenangan siswa, tetapi juga hasil kerja keras para guru, kepala sekolah, dan keluarga yang selama ini mendampingi mereka. Kolaborasi itulah yang akhirnya melahirkan prestasi di tingkat nasional,” katanya.
Erwan menegaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis akan terus memberikan ruang bagi seluruh peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, termasuk di satuan pendidikan khusus.
Menurutnya, pendidikan yang inklusif harus mampu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi setiap anak untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa memandang keterbatasan yang dimiliki.
“Kami berkomitmen terus mendukung lahirnya talenta-talenta terbaik dari Ciamis. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketika diberi kesempatan dan pendampingan yang tepat, anak-anak berkebutuhan khusus mampu menghasilkan karya yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas,” ungkapnya.
Keberhasilan “Sampah Jadi Harapan” tidak sekadar menambah daftar prestasi SLBN Ciamis di tingkat nasional. Lebih dari itu, film tersebut menjadi pengingat bahwa karya seni mampu menjadi jembatan untuk menumbuhkan empati, menghargai setiap profesi, sekaligus menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas.
Di balik kisah seorang ayah berseragam petugas kebersihan, tersimpan pesan bahwa cinta, kerja keras, dan harapan adalah kekuatan yang mampu mengantarkan siapa pun menuju prestasi, termasuk mengharumkan nama Ciamis di panggung nasional. (Nay Sunarti)















