CIAMIS, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi kelompok rentan.
Bantuan tersebut disalurkan kepada puluhan penerima manfaat yang terdiri dari lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya di Aula Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Bakti Sosial Ciamis 2026 yang digelar dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Phalamartha Sukabumi.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Moch Ivan Saeful A., S.KM., M.Si., mengatakan bantuan ATENSI merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), sekaligus mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat.
“Bantuan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas, membangun rasa percaya diri, serta mendorong kemandirian ekonomi agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih berdaya,” ujarnya.
Ivan menjelaskan, pada kegiatan tersebut bantuan disalurkan kepada 64 penerima manfaat yang terdiri dari 19 lansia, 24 penyandang disabilitas, dan 21 orang dari kelompok rentan.
Bagi para lansia, bantuan yang diberikan berupa paket pemenuhan kebutuhan hidup layak seperti sembako, nutrisi tambahan, perlengkapan kebersihan diri, perlengkapan tidur, perlengkapan ibadah, hingga alat bantu mobilitas dan kesehatan.
Sementara itu, penyandang disabilitas menerima berbagai alat bantu sesuai kebutuhan hasil asesmen yang telah dilakukan sebelumnya.
Bantuan tersebut meliputi 16 unit alat bantu dengar, tiga unit kaki palsu, empat kursi roda standar dewasa, satu kursi roda standar anak, satu kursi roda adaptif dewasa, satu kursi roda adaptif anak, satu kursi roda tiga fungsi (3 in 1), serta satu tongkat netra lipat.
Selain itu, sebanyak 21 penerima manfaat dari kelompok rentan memperoleh bantuan pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus bantuan kewirausahaan berupa perlengkapan salon dan pangkas rambut, alat pijat, sarana budidaya perikanan, pertanian, hingga bantuan usaha kuliner dan warung.
Menurut Ivan, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Phalamartha Sukabumi kepada masyarakat Kabupaten Ciamis.
“Kami bersyukur Kabupaten Ciamis kembali mendapatkan perhatian dan dukungan dari Kementerian Sosial. Tentunya kebutuhan masyarakat masih sangat besar, sehingga kami berharap program-program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” katanya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ATENSI merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Gebyar Bakti Sosial Ciamis 2026 yang berlangsung sejak 9 hingga 12 Juni 2026.
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan khitanan massal bagi 51 anak dari keluarga kurang mampu yang digelar di Pendopo Bupati Ciamis.
Selanjutnya, pada 11 Juni 2026 akan dilaksanakan operasi katarak gratis bagi sekitar 140 warga, serta berbagai layanan sosial lainnya yang menyasar kelompok rentan.

Sementara itu, Pekerja Sosial Ahli Madya Sentra Phalamartha Sukabumi, Kusman, menjelaskan bahwa kegiatan di Kabupaten Ciamis merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Kementerian Sosial RI dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2026 yang diintegrasikan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori desil satu sampai lima berdasarkan data kesejahteraan sosial dan hasil asesmen lapangan,” ujarnya.
Menurut Kusman, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Kami ingin bantuan ini memiliki dampak jangka panjang. Karena itu selain bantuan kebutuhan hidup layak, kami juga memberikan bantuan kewirausahaan agar penerima manfaat memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.
Ia mengungkapkan, secara keseluruhan rangkaian bakti sosial yang dilaksanakan di Kabupaten Ciamis tahun ini menyasar sekitar 191 penerima manfaat dengan nilai bantuan mencapai kurang lebih Rp875 juta.
Nilai tersebut mencakup pelaksanaan khitanan massal, operasi katarak, bantuan ATENSI bagi lansia dan penyandang disabilitas, bantuan kelompok rentan, hingga berbagai layanan sosial lainnya yang berlangsung sepanjang pekan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian para penerima manfaat. Prinsipnya, bantuan sosial tidak hanya membantu hari ini, tetapi juga menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tutur Kusman.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kementerian Sosial RI tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan sosial dan bantuan yang tepat sasaran.
Kehadiran program ATENSI juga menjadi bukti bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (Nay Sunarti)












