• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur

bydejurnalcom
Jumat, 10 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Angka stunting di Kabupaten Ciamis masih berada di kisaran 20 persen atau lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Barat yang telah mencapai sekitar 15 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis yang mendorong percepatan penanganan melalui program yang lebih terukur, berbasis data, dan tepat sasaran agar mampu menekan prevalensi stunting secara berkelanjutan.

Sorotan tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ciamis periode 2026–2029 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (10/7/2026).

BacaJuga :

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Menurut bupati, penurunan angka stunting tidak cukup dilakukan melalui program rutin ataupun pendekatan yang bersifat administratif.

Seluruh intervensi harus dirancang secara matang, memiliki target yang jelas, dan didukung data yang valid sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak terhadap penurunan kasus.

“Stunting kita masih tinggi. Jawa Barat sudah sekitar 15 persen, sedangkan Ciamis masih sekitar 20 persen. Penanganannya harus terprogram, terencana, dan terukur,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, sejak periode pertama memimpin Kabupaten Ciamis, dirinya telah meminta perangkat daerah terkait menyusun data stunting secara lengkap hingga tingkat keluarga.

Basis data yang akurat, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menentukan sasaran program sekaligus mengukur efektivitas setiap kebijakan yang dijalankan.

“Saya sejak periode pertama meminta daftar yang lengkap, bukan sekadar hasil survei. Sampai hari ini saya ingin data yang benar-benar valid agar kita mengetahui siapa yang harus ditangani dan bentuk intervensi yang harus diberikan,” ujarnya.

Bupati mengingatkan agar setiap anggaran yang dialokasikan untuk penanganan stunting mampu menghasilkan perubahan yang nyata.

Ia menilai keberhasilan program tidak diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari menurunnya angka stunting di masyarakat.

“Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tetapi hasilnya tidak ada. Program harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, organisasi profesi, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ciamis untuk mengambil peran lebih aktif melalui edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil dan balita, serta penguatan upaya promotif dan preventif sebagai bagian dari percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, dokter memiliki peran strategis karena tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting sejak dini.

Bupati optimistis angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus ditekan apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dan bekerja berdasarkan data yang akurat.

“Kuncinya adalah kerja bersama. Dengan data yang valid, program yang tepat sasaran, dan kolaborasi semua pihak, saya yakin angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus diturunkan sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Herdiat Patok Standar Tinggi: RSUD Ciamis dan Kawali Harus Beri Pelayanan Selevel Kelas A

Next Post

RSUD Ciamis Targetkan Layanan Pasang Ring Jantung Beroperasi Akhir 2026

Related Posts

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan
deNews

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026
Putera Asgar  Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026
deNews

Putera Asgar Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026

Rabu, 12 Agustus 2026
Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao
deNews

Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao

Rabu, 12 Agustus 2026
GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot
deNews

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Rabu, 12 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid
deNews

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Rabu, 12 Agustus 2026
Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah
deNews

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Rabu, 12 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Erik Kridasetia Beri Bantuan Korban Banjir Desa Ciparay Paska Meluapnya Sungai Ciseel

Senin, 14 November 2022

Gempa 5,1 SR Di Pangandaran Dirasakan Warga Garut

Minggu, 24 Mei 2020

DPRD Kabupaten Garut Gelar Paripurna Pembahasan LPKJ Bupati Tahun Anggaran 2024

Rabu, 14 Mei 2025

Penutupan Rakerda II DPD Apdesi Jabar Digelar di Garut

Jumat, 24 November 2023

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Sebuah Ruko di Katapang Bandung

Kamis, 30 Januari 2025

Pangatikan Dianggap Kecamatan Paling “Garang” Buat Camat

Selasa, 7 Januari 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste