• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur

bydejurnalcom
Jumat, 10 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Angka stunting di Kabupaten Ciamis masih berada di kisaran 20 persen atau lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Barat yang telah mencapai sekitar 15 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis yang mendorong percepatan penanganan melalui program yang lebih terukur, berbasis data, dan tepat sasaran agar mampu menekan prevalensi stunting secara berkelanjutan.

Sorotan tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ciamis periode 2026–2029 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (10/7/2026).

BacaJuga :

Derry Bangga Sindangrasa Didukung Semua Pihak, Kekuatan Utamanya Ada pada Masyarakat

Sindangrasa Melaju ke Nasional, Dukungan Penuh Mengalir dari Jabar hingga Ciamis

Buang Gengsi, Organisator Kemanusiaan Pilih Jualan Sate: Bosan Mendengar Janji Pejabat, Buktinya Nol Besar

Menurut bupati, penurunan angka stunting tidak cukup dilakukan melalui program rutin ataupun pendekatan yang bersifat administratif.

Seluruh intervensi harus dirancang secara matang, memiliki target yang jelas, dan didukung data yang valid sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak terhadap penurunan kasus.

“Stunting kita masih tinggi. Jawa Barat sudah sekitar 15 persen, sedangkan Ciamis masih sekitar 20 persen. Penanganannya harus terprogram, terencana, dan terukur,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, sejak periode pertama memimpin Kabupaten Ciamis, dirinya telah meminta perangkat daerah terkait menyusun data stunting secara lengkap hingga tingkat keluarga.

Basis data yang akurat, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menentukan sasaran program sekaligus mengukur efektivitas setiap kebijakan yang dijalankan.

“Saya sejak periode pertama meminta daftar yang lengkap, bukan sekadar hasil survei. Sampai hari ini saya ingin data yang benar-benar valid agar kita mengetahui siapa yang harus ditangani dan bentuk intervensi yang harus diberikan,” ujarnya.

Bupati mengingatkan agar setiap anggaran yang dialokasikan untuk penanganan stunting mampu menghasilkan perubahan yang nyata.

Ia menilai keberhasilan program tidak diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari menurunnya angka stunting di masyarakat.

“Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tetapi hasilnya tidak ada. Program harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, organisasi profesi, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ciamis untuk mengambil peran lebih aktif melalui edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil dan balita, serta penguatan upaya promotif dan preventif sebagai bagian dari percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, dokter memiliki peran strategis karena tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting sejak dini.

Bupati optimistis angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus ditekan apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dan bekerja berdasarkan data yang akurat.

“Kuncinya adalah kerja bersama. Dengan data yang valid, program yang tepat sasaran, dan kolaborasi semua pihak, saya yakin angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus diturunkan sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Herdiat Patok Standar Tinggi: RSUD Ciamis dan Kawali Harus Beri Pelayanan Selevel Kelas A

Next Post

RSUD Ciamis Targetkan Layanan Pasang Ring Jantung Beroperasi Akhir 2026

Related Posts

Persib  Tundukkan Port FC 3-1, Maung Bandung Awali Perjuangan dengan Kemenangan
deNews

Persib Tundukkan Port FC 3-1, Maung Bandung Awali Perjuangan dengan Kemenangan

Kamis, 8 Oktober 2026
Hampir 6 Tahun Tinggal di Rumah tak layak huni , Supian-Hena Menanti Rutilahu: Kami Berharap Ada Perhatian Pemerintah
GerbangDesa

Hampir 6 Tahun Tinggal di Rumah tak layak huni , Supian-Hena Menanti Rutilahu: Kami Berharap Ada Perhatian Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Propam Polres Purwakarta Tes Urine 52 Personel
Hukum dan Kriminal

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Propam Polres Purwakarta Tes Urine 52 Personel

Kamis, 8 Oktober 2026
Derry Bangga Sindangrasa Didukung Semua Pihak, Kekuatan Utamanya Ada pada Masyarakat
deNews

Derry Bangga Sindangrasa Didukung Semua Pihak, Kekuatan Utamanya Ada pada Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026
Sindangrasa Melaju ke Nasional, Dukungan Penuh Mengalir dari Jabar hingga Ciamis
deNews

Sindangrasa Melaju ke Nasional, Dukungan Penuh Mengalir dari Jabar hingga Ciamis

Kamis, 8 Oktober 2026
Buang Gengsi, Organisator Kemanusiaan Pilih Jualan Sate: Bosan Mendengar Janji Pejabat, Buktinya Nol Besar
deBisnis

Buang Gengsi, Organisator Kemanusiaan Pilih Jualan Sate: Bosan Mendengar Janji Pejabat, Buktinya Nol Besar

Kamis, 8 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Kredit Mesra BJB Cabang Garut Sudah Sentuh Ratusan Kelompok UMKM Berbasis Rumah Ibadah

Kamis, 20 Mei 2021
Kepala.Desa Nanjung Dian Irawan, Saat memantau pembagian masker. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

63 Warga Desa Nanjung Positif Covid-19, Kades : Jangan Kendor Jalankan Prokes

Jumat, 18 Juni 2021

Buah Manggis Akan Jadi Produk Perkebunan Khas Purwakarta

Selasa, 4 Februari 2020

Diduga Kena Hipnotis Kendaran Roda Dua Lenyap

Jumat, 1 Mei 2020

Polsek Kadungora Gelar Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan

Selasa, 29 September 2020

Kasatpol PP Kabupaten Bandung M. Usman Berharap Pesta Rakyat Berjalan Aman dan Semua Bahagia

Kamis, 24 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste