Dejurnal.com, Garut – Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026, yang diselenggarakan Gedung Pendopo Kabupaten Garut, dengan mengusung tema.” Ruang Tumbuh, Berkarya dan Menguatkan Bersama “. Festival Anak Hebat ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di “Gedung Pendopo Garut” dimana acara tersebut, sebagai bentuk ajang selebrasi dan kreativitas anak. Sabtu, 11 Juli 2026.
Berkaitan dengan pelaksanaan acara menurut Yusef Hanafi selaku viar atau humas dari Yayasan Prima Insani Garut, yang merupakan lembaga pendidikan Islam terpadu yang berlokasi di Garut Provinsi Jawa Barat, dimana didirikan sejak tahun 2002.
Yayasan Prima Insani Garut menaungi jenjanb PG-TK Islam Plus Prima Insani dan SD Garut Islamic School (GIS) Prima Insani, dengan komitmen membangun generasi yang berakhlak mulia melalui karakter dan pendidikan ramah anak.
Menurut Yusef Hanafi, disela kesibukan selepas acara penyelenggara Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026, ketika ditanya mensoal kegiatan serupa telah dilaksanakan berapa kali di Kabupaten Garut, dirinya menjawab bahwa kegiatan festival ini yang kedua kalinya.
Dengan target pelaksanaan kegiatan ini, “bertujuan untuk merangkul anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus atau disabelitas, terutama yang sudah keluar sekolah, mereka dalam hal ini anak-anak ini, selepas sekolahnya mau kemana dan untuk itu kita membentuk suatu Yayasan dan ini baru terbentuk “. Jelasnya.
Dikatakan lebih lanjut oleh Yusef Hanafi,
“Dengan melihat bakat anak anak yang ada kita kedepannya akan membuka, kelas – kelas baru, seperti modeling, tata boga dan lain lainnya, semua itu untuk mengembangkan kemampuan anak itu sendiri”. Ujarnya.
Yusef Hanafi berharap dengan adanya hal kegiatan Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026 ini, semoga kedepannya itu bisa kerjasama yang baik dengan Pemda Kabupaten Garut, mengingat terus selalu ada penambah anak-anak berkebutuhan khusus.
Sementara itu menurut keterangan dari pihak panitia, kehadiran pihak Pemda ini menjadi harapan dan penyemangat anak anak yang memiliki kebutuhan khusus ini meski yang hadir beberapa perwakilan diantaranya Asisten Daerah (Asda) I dan Perwakilan Dinas Sosial Pemda Garut. Namun sangat disayangkan Bupati dan Wakil Bupati para Kepala SKPD beserta DPRD dan Unsur Forkopimda Garut tidak bisa hadir.
Tentunya harapan besar terlukis penuh rasa kekecewaan nampak diraut wajah
Neng Meliani Putri, kelas IV SD di SLB Madhani Garut ( Cikajang ), dimana anak
berkebutuhan khusus ini berasal Desa Kadongdong Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, berharap dirinya bisa ketemu dengan Bupati Garut Abduhsy Syakur Amin.
Hal tersebut disampaikan oleh Ibunya (Roro)
“Neng sangat berharap bisa ketemu dengan Bupati tapi sayang Bapa tidak bisa hadir, “. Ungkapnya.
Ketika ditanya apakah senang dengan adanya kegiatan ini Neng Meliani Putri nampak senang, meski dirinya tidak bisa ketemu dengan Bupati Garut. Dimana dia ingin menampilkan tariannya.
Sementara Dena Sasikirana merupakan anak berkebutuhan khusus berasal dari SLB Muhammadiyah Kecamatan Karang Pawitan Kabupaten Garut, yang saat ini duduk di Kelas III SMA, memiliki suara yang begitu bagus dan sering mengisi rangkaian kegiatan Bapak Angkat Anak Berkebutuhan Khusus (Anggota DPR RI).
Menurut keterangan Ayah dan Guru SLB Muhammadiyah, kegiatan Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026 menyampaikan
“Ya kegiatan ini sangatlah membantu dalam mengembangkan bakat anaknya yang memilik berkebutuhan khusus, ini kegiatan yang luar biasa dan saya tentu berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut, untuk sesering ada kegiatan serupa”. Harapnya
Adapun sponsor dalam Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026 By”UNIGA, PPJI, MAP, DECOR, KUKIRA FOTO STUDIO, BAGJA PRINTZ KLINIK YASIFA GARUT, EVENT, SR12, SKINCARE, CIOMY, CREATIVE PERCETAKAN, YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA INSANI GARUT, KLINIK CIHUNI, ROTI KEMBUNG”.
Disadari atua tidak mereka ada diantar kita Festival Anak Hebat Garut Tahun 2026, meskipun mereka berkebutuhan khusus, sungguh sanjian tampilannya luar bisa, meski hidup dengan penuh keterbatasan mereka selalu bersyukur atas apa adanya.
Berkaitan hal tersebut komentar datang dari salah satu anak muda tergabung di HANACARAKA,
“Ya acara ini kan baru, akan tetapi sudah ada portofolio, yang cukup bagus tentu tinggal banyak mengeksplor baik dari sisi kepanitian atau dari Yayasannya dan sebetulnya harus banyak juga, seringlah berkomunikasi dengan pihak Pemda” Ungkapnya.
Dikatakan lebih lanjut oleh anak tersebut
“Ya maksudnya itu agar mendapatkan respon yang lebih bagus, karena inikan festival anak hebat, tentunya dengan hal kegiatan seperti ini akan meningkatkan kreativitas anak istimewa, baik itu minat dan bakatnya, karena masih banyak yang belum tergali, dan saya pikir Pemerintah Daerah harus mendukung penuh atas hal kegiatan seperti ini, termasuk kebijakan anggaran “. Tandasnya.
Ketika ditanya mensoal hal apakah anak anak yang berkebutuhan khusus ini bisa mengisi berbagai kegiatan.
“Oh iya semua orang punya hak, tinggal sejauh mana potensi, minat dan bakat, tadi jujur saya merinding, mendengar suaranya dari salah satu anak istimewa Dena yah asal dari Karang Pawitan dan begitu juga dengan para peserta lainnya mereka luar biasa. Sekali dengan adanya acara seperti ini ruang tumbuh berkarya dan menguatkan bersama bagi mereka Anak Hebat Berkebutuhan Khusus Luar Biasa, sekali lagi saya berharap Pemda Kabupaten Garut ada ditengah tengah meraka, keterbatasan bukanlah menjadi penghalang untuk berprestasi, berkarya”. Pungkasnya.***Yohaness.















