• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disnaker, STIKes Ciamis dan Perusahaan Jepang Buka Akses Kerja Caregiver

bydejurnalcom
Jumat, 25 September 2026
Reading Time: 2 mins read
Disnaker, STIKes Ciamis dan Perusahaan Jepang Buka Akses Kerja Caregiver
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS – Akses kerja ke Jepang bagi tenaga kerja asal Ciamis kembali terbuka melalui kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis, STIKes Muhammadiyah Ciamis dan PT Kumiai Kusunoki Jepang.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam workshop bertajuk “Penguatan Sistem Informasi Ketenagakerjaan dalam Memperluas Akses terhadap Kesempatan Kerja” yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (24/9/2026).

BacaJuga :

Menteri Lingkungan Hidup Dijadwalkan Hadir ke Garut, Bertemu Tokoh Adat dan Aktivis Lingkungan Jawa Barat

Hadapi Kemarau Panjang, Polsek Jatiluhur dan PJT II Bersinergi Salurkan Air Bersih untuk Warga Cilegong

Disdukcapil Ciamis Kembali Berprestasi, Peringkat II Adminduk PRIMA 2026

Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan dunia kerja di Jepang dengan potensi sumber daya manusia dari Ciamis, terutama untuk bidang caregiver melalui skema Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW).

Kepala Disnaker Kabupaten Ciamis Dase Fadli Yusdy Mubarak, SH., M.Pd., mengapresiasi kerja sama STIKes Muhammadiyah Ciamis dengan PT Kumiai Kusunoki. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja internasional.

“Ini menjadi peluang bagi masyarakat Ciamis, khususnya yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan perawatan, untuk mendapatkan kesempatan kerja di Jepang melalui proses yang resmi,” ujar Dase.

Ia menyebutkan, PT Kumiai Kusunoki memiliki kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia. Dalam skema yang diperkenalkan, masa kontrak kerja awal dapat mencapai lima tahun dengan kisaran penghasilan sekitar 200 ribu hingga 250 ribu yen.

Perusahaan juga memberikan dukungan terhadap sejumlah kebutuhan keberangkatan, termasuk biaya penerbangan dan visa, sesuai mekanisme serta ketentuan penempatan yang berlaku.

Menurut Dase, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi. Calon pekerja perlu mempersiapkan kemampuan teknis, bahasa, serta memahami budaya dan pola kerja di Jepang.

“Yang kita dorong bukan sekadar berangkat bekerja ke luar negeri. Tetapi bagaimana tenaga kerja yang diberangkatkan benar-benar siap, memiliki kompetensi dan memahami hak serta kewajibannya,” katanya.

Disnaker Ingatkan Calon PMI Ikuti Prosedur Resmi

Dase juga mengingatkan masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri agar tidak mengambil jalan pintas.

Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus mengikuti prosedur penempatan resmi, mulai dari mendapatkan informasi lowongan yang jelas, memastikan legalitas perusahaan dan lembaga penempatan, memahami kontrak kerja hingga memenuhi persyaratan keberangkatan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan calon PMI memperoleh perlindungan dan mengetahui secara jelas pekerjaan yang akan dijalani di negara tujuan.

“Jangan hanya melihat peluang dan besarnya penghasilan. Pastikan semuanya jelas dan ditempuh melalui prosedur resmi,” ujarnya.

STIKes Perkuat Persiapan Calon Tenaga Kerja

Keterlibatan STIKes Muhammadiyah Ciamis menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan bidang caregiver.

Selain kemampuan akademik dan keterampilan, calon tenaga kerja juga perlu mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi dan ujian yang menjadi persyaratan bekerja di Jepang.

Komisaris PT. Kumiai Kusunoki, Sasayama Tsukasa, mengatakan proses mempersiapkan diri untuk bekerja sekaligus meningkatkan kemampuan memang membutuhkan kesungguhan.

Menurutnya, belajar sambil menjalani proses persiapan kerja bukan perkara mudah. Namun, hal tersebut harus dijalani dengan semangat karena kompetensi dan kelulusan ujian akan membuka peluang yang lebih besar.

“Sambil bekerja sambil belajar memang tidak mudah dan cukup repot. Tetapi harus tetap semangat. Kalau lulus ujian keperawatan, kesempatan untuk bekerja di Jepang akan lebih mudah,” ujar Sasayama.

Ia mendorong calon tenaga kerja asal Indonesia untuk tidak cepat menyerah dalam menjalani proses pembelajaran. Kemampuan yang diperoleh selama persiapan, menurutnya, akan menjadi bekal penting ketika nantinya memasuki dunia kerja di Jepang.

Kolaborasi antara Disnaker Ciamis, STIKes Muhammadiyah Ciamis dan PT Kumiai Kusunoki diharapkan dapat terus dikembangkan, tidak hanya untuk membuka akses kerja, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Beras Bantuan Tahap III Bergulir di Sindangkasih, Amin Mabruri Pantau Distribusi

Next Post

14 Juara FTBI SD Kabupaten Bandung Bersiap ke Tingkat Jawa Barat

Related Posts

14 Juara FTBI SD Kabupaten Bandung Bersiap ke Tingkat Jawa Barat
deNews

14 Juara FTBI SD Kabupaten Bandung Bersiap ke Tingkat Jawa Barat

Jumat, 25 September 2026
Beras Bantuan Tahap III Bergulir di Sindangkasih, Amin Mabruri Pantau Distribusi
deNews

Beras Bantuan Tahap III Bergulir di Sindangkasih, Amin Mabruri Pantau Distribusi

Jumat, 25 September 2026
Menpora Erick Thohir Tinjau SJH,  Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik FIFA Asian Cup 2026
deNews

Menpora Erick Thohir Tinjau SJH, Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik FIFA Asian Cup 2026

Kamis, 24 September 2026
Menteri Lingkungan Hidup Dijadwalkan Hadir ke Garut, Bertemu Tokoh Adat dan Aktivis Lingkungan Jawa Barat
deNews

Menteri Lingkungan Hidup Dijadwalkan Hadir ke Garut, Bertemu Tokoh Adat dan Aktivis Lingkungan Jawa Barat

Kamis, 24 September 2026
Hadapi Kemarau Panjang, Polsek Jatiluhur dan PJT II Bersinergi Salurkan Air Bersih untuk Warga Cilegong
deHumaniti

Hadapi Kemarau Panjang, Polsek Jatiluhur dan PJT II Bersinergi Salurkan Air Bersih untuk Warga Cilegong

Kamis, 24 September 2026
Disdukcapil Ciamis Kembali Berprestasi, Peringkat II Adminduk PRIMA 2026
deNews

Disdukcapil Ciamis Kembali Berprestasi, Peringkat II Adminduk PRIMA 2026

Kamis, 24 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Audiensi Tol Gate Parkir Taman Lokasana, DPRD Ciamis Buka Dialog Dishub dan Pedagang

Rabu, 14 Januari 2026

Pemberlakuan PSBB, segala Bentuk Aktifitas Warga Purwakarta Akan Dibatasi

Minggu, 3 Mei 2020

Konfercab GMNI Garut : Fokus Pada Penguatan Sebagai Motor Penggerak Perubahan

Selasa, 4 Maret 2025

Tim Gabungan Akhirnya Temukan Korban Tenggelam Di Danau Jatiluhur

Senin, 4 Mei 2020

Tasyakur Bi Nimah Muharaman, Ketua Fraksi PKB DPRD Garut Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 3 September 2020

Pria Tua Meninggal Mendadak di Depan Mini Market Margahayu

Minggu, 10 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste