• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disnaker, STIKes Ciamis dan Perusahaan Jepang Buka Akses Kerja Caregiver

bydejurnalcom
Jumat, 25 September 2026
Reading Time: 2 mins read
Disnaker, STIKes Ciamis dan Perusahaan Jepang Buka Akses Kerja Caregiver
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS – Akses kerja ke Jepang bagi tenaga kerja asal Ciamis kembali terbuka melalui kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis, STIKes Muhammadiyah Ciamis dan PT Kumiai Kusunoki Jepang.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam workshop bertajuk “Penguatan Sistem Informasi Ketenagakerjaan dalam Memperluas Akses terhadap Kesempatan Kerja” yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (24/9/2026).

BacaJuga :

Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah

PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi

Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis

Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan dunia kerja di Jepang dengan potensi sumber daya manusia dari Ciamis, terutama untuk bidang caregiver melalui skema Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW).

Kepala Disnaker Kabupaten Ciamis Dase Fadli Yusdy Mubarak, SH., M.Pd., mengapresiasi kerja sama STIKes Muhammadiyah Ciamis dengan PT Kumiai Kusunoki. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja internasional.

“Ini menjadi peluang bagi masyarakat Ciamis, khususnya yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan perawatan, untuk mendapatkan kesempatan kerja di Jepang melalui proses yang resmi,” ujar Dase.

Ia menyebutkan, PT Kumiai Kusunoki memiliki kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia. Dalam skema yang diperkenalkan, masa kontrak kerja awal dapat mencapai lima tahun dengan kisaran penghasilan sekitar 200 ribu hingga 250 ribu yen.

Perusahaan juga memberikan dukungan terhadap sejumlah kebutuhan keberangkatan, termasuk biaya penerbangan dan visa, sesuai mekanisme serta ketentuan penempatan yang berlaku.

Menurut Dase, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi. Calon pekerja perlu mempersiapkan kemampuan teknis, bahasa, serta memahami budaya dan pola kerja di Jepang.

“Yang kita dorong bukan sekadar berangkat bekerja ke luar negeri. Tetapi bagaimana tenaga kerja yang diberangkatkan benar-benar siap, memiliki kompetensi dan memahami hak serta kewajibannya,” katanya.

Disnaker Ingatkan Calon PMI Ikuti Prosedur Resmi

Dase juga mengingatkan masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri agar tidak mengambil jalan pintas.

Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus mengikuti prosedur penempatan resmi, mulai dari mendapatkan informasi lowongan yang jelas, memastikan legalitas perusahaan dan lembaga penempatan, memahami kontrak kerja hingga memenuhi persyaratan keberangkatan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan calon PMI memperoleh perlindungan dan mengetahui secara jelas pekerjaan yang akan dijalani di negara tujuan.

“Jangan hanya melihat peluang dan besarnya penghasilan. Pastikan semuanya jelas dan ditempuh melalui prosedur resmi,” ujarnya.

STIKes Perkuat Persiapan Calon Tenaga Kerja

Keterlibatan STIKes Muhammadiyah Ciamis menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan bidang caregiver.

Selain kemampuan akademik dan keterampilan, calon tenaga kerja juga perlu mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi dan ujian yang menjadi persyaratan bekerja di Jepang.

Komisaris PT. Kumiai Kusunoki, Sasayama Tsukasa, mengatakan proses mempersiapkan diri untuk bekerja sekaligus meningkatkan kemampuan memang membutuhkan kesungguhan.

Menurutnya, belajar sambil menjalani proses persiapan kerja bukan perkara mudah. Namun, hal tersebut harus dijalani dengan semangat karena kompetensi dan kelulusan ujian akan membuka peluang yang lebih besar.

“Sambil bekerja sambil belajar memang tidak mudah dan cukup repot. Tetapi harus tetap semangat. Kalau lulus ujian keperawatan, kesempatan untuk bekerja di Jepang akan lebih mudah,” ujar Sasayama.

Ia mendorong calon tenaga kerja asal Indonesia untuk tidak cepat menyerah dalam menjalani proses pembelajaran. Kemampuan yang diperoleh selama persiapan, menurutnya, akan menjadi bekal penting ketika nantinya memasuki dunia kerja di Jepang.

Kolaborasi antara Disnaker Ciamis, STIKes Muhammadiyah Ciamis dan PT Kumiai Kusunoki diharapkan dapat terus dikembangkan, tidak hanya untuk membuka akses kerja, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Beras Bantuan Tahap III Bergulir di Sindangkasih, Amin Mabruri Pantau Distribusi

Next Post

14 Juara FTBI SD Kabupaten Bandung Bersiap ke Tingkat Jawa Barat

Related Posts

Tiga Partai Bahas Pencalonan Anjar Asmara Jadi Wabup Ciamis, Regulasi Pusat Dinanti
deNews

Tiga Partai Bahas Pencalonan Anjar Asmara Jadi Wabup Ciamis, Regulasi Pusat Dinanti

Selasa, 13 Oktober 2026
Polsek Jatiluhur Sosialisasikan SPMB kepada 340 Siswa SMP
dePraja

Polsek Jatiluhur Sosialisasikan SPMB kepada 340 Siswa SMP

Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Gelar Paripurna Tk.I Penyampaian Raperda Perubahan Nomor 2 Tahun 2024
Parlementaria

DPRD Purwakarta Gelar Paripurna Tk.I Penyampaian Raperda Perubahan Nomor 2 Tahun 2024

Selasa, 13 Oktober 2026
Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah
GerbangDesa

Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026
PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi
deNews

PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi

Selasa, 13 Oktober 2026
Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis
deNews

Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis

Selasa, 13 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Sitorus : Kasus Proyek Revitalisasi Pasar Leles, Ada Dugaan Saling Mengamankan Diri

Sabtu, 10 April 2021

Raperda Perubahan Perumda BPR Garut, Yayan Zaenal Yasin : Peningkatan Penguatan Kompetensi BPR

Kamis, 24 Juli 2025

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

Senin, 24 Agustus 2026

Aksi Teriak Seorang Pria Depan Pabrik Bulu Mata, Ini Kata Perwakilan Danbi dan Anggota DPRD Garut

Jumat, 16 Juli 2021

Gema Keadilan Garut Berikan Bantuan Al Quran ke DKM Mesjid Al Ikhlas

Senin, 19 April 2021

Di momen Haornas, Ini Pesan Bupati Purwakarta Untuk Masyarakat

Rabu, 9 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste