• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Salat Istisqo di Alun-Alun Ciamis, 5.000 Jamaah Mohon Hujan dan Introspeksi Diri

bydejurnalcom
Kamis, 8 Oktober 2026
Reading Time: 3 mins read
Salat Istisqo di Alun-Alun Ciamis, 5.000 Jamaah Mohon Hujan dan Introspeksi Diri
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS. Ribuan masyarakat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melaksanakan Salat Istisqo di Alun-Alun Ciamis, Kamis (8/10/2026).

Salat tersebut menjadi ikhtiar bersama di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis.

Sekitar 5.000 jamaah mengikuti Salat Istisqo tingkat Kabupaten Ciamis.

BacaJuga :

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari ASN Pemkab Ciamis, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan Islam, organisasi kepemudaan, instansi vertikal, BUMN, BUMD, PKK, Muslimat NU, majelis pengajian, pelajar hingga santri.

Pelaksanaan Salat Istisqo juga berlangsung secara serentak di sejumlah kecamatan, kelurahan dan desa di Kabupaten Ciamis.

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH Saiful Uyun, bertindak sebagai khatib. Sementara imam Salat Istisqo yakni Ketua MUI Kecamatan Ciamis, KH Bukhari Muslim.Dalam khutbahnya, KH Saiful Uyun mengingatkan jamaah bahwa memohon turunnya hujan tidak cukup hanya dengan doa yang diucapkan secara lisan.

Menurutnya, Salat Istisqo harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meninggalkan perbuatan yang tidak diridhoi Allah SWT.

Ia mengajak masyarakat memperbanyak istighfar, memohon ampun dengan sungguh-sungguh, memperbanyak sedekah serta amal kebaikan.

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Maka mari kita beristighfar, bukan hanya di bibir, tetapi dari dalam hati. Tinggalkan maksiat, mari minta maaf, perbanyak sedekah dan amal kebaikan,” pesan KH Saiful Uyun dalam khutbahnya.

Dikatakan Saiful Uyun kondisi kemarau dan kekeringan yang terjadi harus menjadi bahan renungan bagi seluruh masyarakat.

Begitu pula berbagai peristiwa alam yang terjadi, termasuk aktivitas gunung berapi, hendaknya menjadi pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Marilah kita jadikan kemarau dan kekeringan ini sebagai pengingat untuk semakin tunduk kepada Allah. Kita memohon ampunan dan memohon agar melalui salat ini Allah menurunkan hujan yang membawa keberkahan,” tuturnya.

Ia pun memanjatkan doa agar hujan yang turun nantinya menjadi hujan yang bermanfaat, menyegarkan dan membantu kehidupan masyarakat, bukan hujan yang justru menimbulkan bencana.

“Turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyegarkan, bermanfaat dan tidak membahayakan. Segera dengan keberkahan-Mu. Kami mengakui bahwa kami banyak salah,” ucapnya dalam doa.

Bupati Herdiat: Salat Istisqo Momentum Menundukkan Hati

Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya mengatakan, Salat Istisqo bukan sekadar pelaksanaan ibadah untuk memohon turunnya hujan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menundukkan hati dan menyadari keterbatasan manusia.

“Hari ini kita tidak hanya berkumpul untuk melaksanakan sebuah ibadah, tetapi kita juga menundukkan hati, mengakui kelemahan kita sebagai manusia serta memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.

Menurutnya, Salat Istisqo merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang diajarkan dalam Islam ketika masyarakat menghadapi kekeringan dan membutuhkan turunnya hujan.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kata Herdiat, tetap tidak menghilangkan keterbatasan manusia. Karena itu, manusia harus menyadari bahwa kehidupan dan segala sesuatu yang terjadi berada dalam kekuasaan Allah SWT.

“Pada akhirnya kita tetap menyadari bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya.

Bupati juga mengajak masyarakat memperbanyak istighfar, meningkatkan ibadah, bersedekah dan membantu warga yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, ikhtiar spiritual tersebut harus berjalan beriringan dengan upaya nyata di lapangan. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga lingkungan, terutama sumber air yang menjadi kebutuhan penting saat musim kemarau.

Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga mata air, memelihara pohon, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak hutan serta menggunakan air secara bijaksana.

“Kita berdoa memohon hujan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tetapi pada saat yang sama kita juga harus melakukan upaya nyata untuk menjaga lingkungan dan ketersediaan sumber mata air,” ucapnya.

Bupati Herdiat pun meminta masyarakat menjadikan Salat Istisqo sebagai momentum introspeksi dan memperbaiki berbagai hal yang masih menjadi kekurangan.

“Mari kita introspeksi, mungkin masih banyak kesalahan dan kekhilafan yang kita lakukan, baik sebagai pribadi maupun sebagai masyarakat,” tuturnya.

Ia secara khusus mendoakan para petani dan masyarakat yang kehidupannya sangat bergantung pada ketersediaan air agar diberikan kekuatan, kesabaran dan kemudahan dalam menghadapi kondisi kekeringan.

Sementara itu dalam laporannya Ketua Pelaksana Salat Istisqo tingkat Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhiyat, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqo tersebut merupakan hasil koordinasi dan musyawarah antara Pemkab Ciamis, MUI Kabupaten Ciamis, Kementerian Agama serta aparat keamanan.

“Pada pelaksanaan Istisqo tingkat Kabupaten Ciamis kali ini diperkirakan hadir 5.000 orang jamaah,” kata Wawan.

Menurut Wawan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa persoalan kekeringan menjadi perhatian bersama.

Salat Istisqo diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk memohon hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat Ciamis.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa keberkahan, kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Tatar Galuh Ciamis,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkab Ciamis terus melakukan langkah antisipasi dan penanganan dampak kekeringan.

Bupati menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap tertangani, sekaligus memperhatikan kebutuhan sektor pertanian dan aktivitas masyarakat lainnya.

Bupati Herdiat mengajak pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, komunitas serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak kekeringan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum saat ini sebagai momentum tobat dan perbaikan bersama,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kadisnakan Ciamis Apresiasi Pasini Farm Kantongi NKV Level 1, Sebut Sudah Bisa Ekspor

Related Posts

Kadisnakan Ciamis Apresiasi Pasini Farm Kantongi NKV Level 1, Sebut Sudah Bisa Ekspor
deNews

Kadisnakan Ciamis Apresiasi Pasini Farm Kantongi NKV Level 1, Sebut Sudah Bisa Ekspor

Rabu, 7 Oktober 2026
Wabup Bandung, Ali Syakieb: PMI Gerakan Kemanusiaan yang Dibutuhkan Masyarakat
deNews

Wabup Bandung, Ali Syakieb: PMI Gerakan Kemanusiaan yang Dibutuhkan Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026
Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis
deNews

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis

Rabu, 7 Oktober 2026
Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru
deNews

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Rabu, 7 Oktober 2026
Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum
Hukum dan Kriminal

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026
Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA
dePraja

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Rabu, 7 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Anggota DPRD Jabar Dede Kusdinar Sosialisasi dan Sebarluaskan Perda Jabar Nomor 9/2014

Rabu, 16 April 2025

Milangkala Kabupaten Bandung Ke- 384 Pemcam Majalaya Gelar Seni Budaya, Unjuk Kabisa

Kamis, 8 Mei 2025

E-Warong Desa Sukatani Parakansalak Tak Libatkan Pemasok Pihak Ketiga, Ini Yang Diterima Warga Penerima BPNT

Kamis, 14 Mei 2020

48 Desa Tercepat Pelunasan PBB Mendapatkan Kado Dari Pemkab dan Bapenda di Hari Jadi Ciamis Ke-383

Rabu, 11 Juni 2025
Foto : Sekdis DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Aris Taufik Abadi

Foodcourt Alun-Alun Ciamis Kebanjiran, DPRKPLH Imbau Pengunjung Lebih Tertib dalam Membuang Sampah

Rabu, 14 Mei 2025

Mulai Besok, Empat Blok Perum Campaka Indah Karangpawitan Diberlakukan Isolasi Wilayah Mandiri

Sabtu, 19 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste