Dejurnal.com, Ciamis – Universitas Galuh (Unigal) menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring dan kontribusi di tingkat global melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional.
Dalam program terbaru ini, Unigal berkolaborasi dengan Fatoni University dan Sholihiyyah School Pattani, Thailand Selatan, untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan pengembangan bahan ajar berbasis ecological dan intercultural approaches bagi guru-guru sekolah dasar.
Program ini melibatkan 60 guru, terdiri dari 20 guru MI Nurul Amal Ciamis, Indonesia, dan 40 guru dari Sholihiyyah School Primary School Pattani. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai desain bahan ajar yang tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga mempertimbangkan isu keberlanjutan lingkungan dan keberagaman budaya sebagai bagian penting dari pendidikan modern. Pendekatan ecological mengarahkan guru untuk mengaitkan pembelajaran dengan konteks alam dan keberlanjutan, sementara intercultural approach membangun sensitivitas budaya dalam proses pembelajaran.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai institusi. Dekan FKIP Universitas Galuh, Dr. Asep Amam, M.Pd., memberikan materi mengenai integrasi perspektif ekologis dalam penyusunan bahan ajar. Ketua pelaksana, Dr. Romdah Romansyah, menyampaikan strategi praktis penerapan pendekatan tersebut pada pembelajaran tingkat dasar.
Dari pihak mitra internasional, Dr. Suraiya Chapakiya dari Fatoni University dan Dr. Abdullah Yeelah dari Sholihiyyah School turut memberikan wawasan tentang pentingnya kompetensi interkultural bagi guru di era global.
Selain pelatihan inti, kegiatan ini dilanjutkan dengan pendampingan intensif secara virtual selama satu bulan penuh. Pendampingan ini difasilitasi oleh tiga pakar pendidikan Universitas Galuh: Dr. Yeni Wijayanti, MHum, Dr. Rizka Andhika Putra, M.M., M.Pd, dan Dr. Ratnawati, M.Pd. Mereka membantu para guru dalam menyusun, merevisi, dan mengimplementasikan bahan ajar berbasis ecological dan intercultural, sehingga guru benar-benar siap menerapkan pendekatan tersebut dalam kelas masing-masing.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Unigal semakin menegaskan langkahnya sebagai institusi yang aktif mengglobal. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Galuh dalam meningkatkan kualitas pendidikan lintas negara secara berkelanjutan.***Adbur














