• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Defisit dan Efisiensi Anggaran Daerah Tekan Ekonomi Rakyat, Pasar Manis Ciamis Terlihat Lengang

bydejurnalcom
Selasa, 27 Januari 2026
Reading Time: 3 mins read
Defisit dan Efisiensi Anggaran Daerah Tekan Ekonomi Rakyat, Pasar Manis Ciamis Terlihat Lengang
ShareTweetSend

CIAMIS,- Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2026 mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Tekanan fiskal yang mendorong kebijakan efisiensi belanja daerah serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak hanya dirasakan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi warga, khususnya di Pasar Manis Ciamis.

Pantauan di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Ciamis tersebut menunjukkan aktivitas jual beli yang cenderung melambat.

BacaJuga :

SMK IPP Ciamis Tutup Pesantren Ramadan 1447 H dengan Aksi Sosial, Siswa Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

Rumah Nyaris Roboh, Nenek di Cikoneng Menangis di Pelukan Istri Bupati Saat Terima Bantuan Rutilahu

Hangat dan Sederhana, Bupati Herdiat dan Istri Buka Puasa Bersama Warga di Safari Ramadan Terakhir

Foto : salah satu lapak daging yang sepi pembeli di pasar Ciamis
Foto : salah satu lapak daging yang sepi pembeli di pasar Ciamis

Suasana pasar tampak lebih lengang dibandingkan hari-hari normal, dengan transaksi yang berlangsung dalam skala kecil.

Hal itu dirasakan Haji Soleh, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Manis Ciamis, Ia mengungkapkan penurunan omzet akibat berkurangnya jumlah pembeli.

Banyak warga memilih membeli kebutuhan pokok dalam jumlah terbatas, setengah kilogram bahkan seperempat kilogram, sebagai strategi menyesuaikan pengeluaran di tengah melemahnya daya beli.

“Sekarang pembeli sepi. Kalau pun ada, belinya sedikit-sedikit, setengah kilo atau seperempat. Biasanya tukang bakso beli lima kilo, sekarang paling satu kilo, maksimal dua kilo,” ujarnya. Senin (26/01/2026)

Sebagai pedagang, Haji Soleh mengaku tidak memahami secara rinci istilah fiskal seperti APBD atau PAD. Namun, dampak kebijakan keuangan daerah ia rasakan langsung dalam keseharian.

“Saya nggak ngerti soal APBD atau PAD. Yang saya tahu dagangan sepi. Harapannya, uang daerah dipakai sebaik-baiknya untuk masyarakat kecil,” tuturnya.

Kondisi serupa dialami pedagang buah-buahan. Lapak jeruk, pisang, apel hingga pepaya tampak tertata rapi, namun jumlah pembeli terbatas. Beberapa pedagang mengaku dagangan sering tersisa hingga banyak yang membusuk.

“Buah juga sepi. Paling beli satu-dua, itu pun ditawar,” kata seorang pedagang buah.

Tekanan ekonomi juga dirasakan dari sisi konsumen. Rani, seorang aparatur sipil negara (ASN), mengaku kini harus lebih cermat mengatur pengeluaran rumah tangga.

“Belanja sekarang secukupnya saja. Harus pintar-pintar atur,” ujarnya.

Sementara itu, Della, pegawai swasta, menilai kenaikan biaya hidup tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan.

“Gaji naiknya pelan, tapi biaya hidup makin mahal,” katanya.

Menurut Della, masyarakat kelas menengah berada pada posisi rentan. Tidak termasuk kelompok penerima bantuan sosial, namun terdampak langsung ketika daya beli menurun dan harga kebutuhan pokok meningkat.

Isu defisit APBD dan keterbatasan PAD turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Della menilai pengelolaan keuangan daerah memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Kalau APBD defisit, ujung-ujungnya daerah harus cari pemasukan. Yang paling terasa ke masyarakat ya dari pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Sebagai wajib pajak daerah, ia berharap pengelolaan PAD dilakukan secara hati-hati dan transparan.

“Bukan menolak bayar pajak daerah, tapi ingin yakin uang yang disetor benar-benar dikelola dengan baik, bukan hanya untuk menutup defisit,” ucapnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan pernyataan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2026 mengalami defisit sekitar Rp150 miliar.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Pemerintahan Desa di Kecamatan Banjarsari, Kamis (22/1/2026), dan kembali ditegaskan saat kegiatan serupa di Kecamatan Panawangan, Senin (26/1/2026).

Bupati menjelaskan, tekanan fiskal daerah dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Selain itu, pada periode 2025–2026 Kabupaten Ciamis tidak lagi menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama bertahun-tahun sebelumnya mencapai Rp200 hingga Rp300 miliar per tahun.

Situasi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan efisiensi belanja di berbagai sektor, termasuk belanja operasional.

Langkah penghematan juga terlihat di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, dengan pembatasan penggunaan listrik di sejumlah koridor dan ruangan.

Di tengah tekanan fiskal, tantangan Pemerintah Kabupaten Ciamis adalah menjaga keseimbangan antara penyehatan APBD, optimalisasi PAD, dan perlindungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebab, ketika APBD terguncang, dampaknya tidak hanya tercermin dalam angka-angka laporan keuangan, tetapi juga terasa langsung dalam kehidupan warga sehari-hari dari pasar tradisional hingga meja makan keluarga. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kolaborasi PHRI dan Pemkab Garut, Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah Berbasis Sinergi dan Inovasi

Next Post

Polda Jabar Gelar Sholat Ghaib untuk Korban Bencana Longsor di Cisarua

Related Posts

Konsolidasi di Bulan Ramadan : Demokrat Garut Solidkan Barisan, Perluas Basis Kekuatan Politik
dePolitik

Konsolidasi di Bulan Ramadan : Demokrat Garut Solidkan Barisan, Perluas Basis Kekuatan Politik

Jumat, 13 Maret 2026
Kejurcab ORADO Digelar 28 Maret, Bupati Bandung  Ajak Masyarakat Jadi Atlet Domino
deSport

Kejurcab ORADO Digelar 28 Maret, Bupati Bandung Ajak Masyarakat Jadi Atlet Domino

Jumat, 13 Maret 2026
Relawan Bupati Aing Bagikan Takjil Kepada Para Pengendara jalan
deHumaniti

Relawan Bupati Aing Bagikan Takjil Kepada Para Pengendara jalan

Jumat, 13 Maret 2026
SMK IPP Ciamis Tutup Pesantren Ramadan 1447 H dengan Aksi Sosial, Siswa Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim
deNews

SMK IPP Ciamis Tutup Pesantren Ramadan 1447 H dengan Aksi Sosial, Siswa Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026
Rumah Nyaris Roboh, Nenek di Cikoneng Menangis di Pelukan Istri Bupati Saat Terima Bantuan Rutilahu
deNews

Rumah Nyaris Roboh, Nenek di Cikoneng Menangis di Pelukan Istri Bupati Saat Terima Bantuan Rutilahu

Jumat, 13 Maret 2026
Hangat dan Sederhana, Bupati Herdiat dan Istri Buka Puasa Bersama Warga di Safari Ramadan Terakhir
deNews

Hangat dan Sederhana, Bupati Herdiat dan Istri Buka Puasa Bersama Warga di Safari Ramadan Terakhir

Jumat, 13 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Pembangunan Los sebanyak 14 unit yang dihentikan oleh UPT Wil. XIII Samarang.

Ada Pembangunan Los di Ruang Terbuka Hijau Pasar Wisata Samarang, “Proyek Siluman”?

Senin, 24 Mei 2021

PP PAC Pagaden dan PP PAC Cipunagara Gelar Audensi Dengan PTPG Raja Wali II

Kamis, 6 Februari 2025

Resmikan Masjid Al-Quds, Pj. Bupati Ciamis Berpesan Agar Makmurkan Masjid

Minggu, 16 Februari 2025

Bermaksud Ziarahi Makam Godog, Satgas Covid-19 Garut Putar Balikan 7 Bis Rombongan Asal Bogor

Rabu, 30 Juni 2021

Diawali di Lingkup DPRD Garut, Setiap Pukul 10.00 WIB Pegawai Berdiri dan Nyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya : Amanat Perda No. 8/2024

Rabu, 12 Februari 2025
Ilustrasi Rudapaksa/freepik.com

Brigade Rakyat Soroti Kasus Pencabulan Balita di Garut, Dimana Upaya Antisipasi Pemda?

Kamis, 10 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste