• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Juni 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Dugaan Ada “Siswa Siluman” dan “Mafia Dapodik”, Ini Kata Pejabat Disdik Garut dan Jabar

bydejurnalcom
Kamis, 16 Desember 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Statment Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut (DPKG) Dedi Kurniawan yang menyebutkan Indeks Pendidikan Kabupaten Garut rendah dikarenakan adanya kecurangan sekolah memanipulasi data sehingga melahirkan “siswa siluman”, membuat praktisi pendidikan terkejut.

Kepala Bidang Data dan GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Cecep Firmasnyah mengaku terkejut atas apa yang diungkapkan Anggota DPKG tersebut.

“Rasanya mustahil ada siswa siluman di sekolah karena saat ini setiap siswa memiliki NIK masing-masing yang tak mungkin terjadi double,” ujarnya kepada dejurnal.com melalui sambungan telepon, Rabu (15/12/2021).

BacaJuga :

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jadi, lanjut Cecep, kemungkinan adanya “siswa siluman” dalam data dapodik kecil sekali dengan adanya NIK karena tak mungkin terjadi ganda. “Ditambah lagi ketika siswa mendaftar memakai Kartu Keluarga yang juga sama memiliki NIK,” ujarnya.

Kendati demikian, Cecep akan mencoba berkomunikasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Garut untuk mengetahui hal ihwal “siswa siluman” yang dimaksud. “Bisa jadi yang bersangkutan memiliki fakta lain, dan itu menjadi kewajiban bersama untuk dibenahi,” ucapnya.

Cecep juga menanggapi terkait adanya dugaan mafia dapodik yang mengkondisikan “siswa siluman”.

“Operator dan pihak sekolah masing-masing membuat fakta integritas untuk mengisi data dapodik bahwa apa yang diisikan itu benar,” jelasnya.

Jadi, tambahnya, dugaan adanya mafia dapodik pun harus dirunut dengan jelas karena mafia berarti bersama-sama dan berjamaah dalam mengkondisikan.

“Insya allah, hal ini menjadi tugas saya untuk membenahi, tidak harus dibentuk satgas,” pungkasnya.

Hal senada datang dari Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat, Aang Karyana yang ingin meluruskan adanya “siswa siluman” atau penggelembungan data.

“Bahasa siswa siluman ini harus diluruskan, masa di sekolah ada siswa siluman, pastinya anak manusia itu,” selorohnya.

Aang menjelaskan, pasca tahun 2020 data siswa kemungkinan tak bisa direkayasa dalam dapodik, karena operator selain memasukan data siswa juga berikut dengan pendukungnya.

“Untuk tahun sebelum 2020, bisa saja terjadi data tumpang tindih atau ganda, ini justru yang harus ditertibkan,” ujarnya.

Aang juga menegaskan, siswa siluman dipastikan tak ada, jika data dapodik ada namun siswanya tidak ikut proses belajar bisa saja terjadi. “Jadi aduuh itu siswa siluman, tak ada,” tandasnya.

Terkait pembentukan Satgas Anti Mafia Dapodik, Aang Karyana malah tersenyum. “Apapun yang akan dilakukan untuk perbaikan mutu pendidjkan di Kabupaten Garut pada prinsipnya kami mengikuti, karena walau SMA dan SMK urusan provinsi namun ini untuk kemaslahatan warga Garut,” ujarnya.

Kalau bahasa mafia dapodik, lanjut Aang, kesannya seperti bagaimana. “Tapi pada prinsipnya kita mendukung untuk memperbaiki yang kurang,” pungkasnya.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: disdikdisdik jabarGarutsiswa siluman
Previous Post

Warga Keluhkan Tower TBG Pasirtamiang, Diduga Ada Intimidasi Pihak Desa Teriak di Medsos Minta Tolong Bupati Ciamis

Next Post

Belasan Pensiunan PDAM Purwakarta Terkatung-katung, Dana Manfaat Pensiun Tak Bisa Dinikmati

Related Posts

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Status Ibu di Garut Dinyatakan Telah Meninggal Lahirkan Bayi Laki-laki 2,7 kg

Minggu, 14 Juni 2026
Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar

Sabtu, 13 Juni 2026
Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII
deNews

Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII

Rabu, 15 April 2026
Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis
GerbangDesa

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026
Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Camat Warung Kiara Bagi-Bagi Nasi Bungkus

Kamis, 4 Juni 2020

Update Covid -19 Purwakarta : Secara Kumulatif 12 orang PDP MD Dan 18 Orang Positif Covid-19

Selasa, 5 Mei 2020

Bupati Rudy Perintahkan Satpol PP Berjaga Di Perbatasan Garut

Sabtu, 21 Maret 2020
Foto : Pemkab Ciamis Tandatangi MoU Bersama FH . Senin (30/12/2024)

Pemkab Ciamis Jalin MoU dan Kerja Sama Bersama FH Unigal

Selasa, 31 Desember 2024

Legislator H. Uya Mulyana : Guru Ngaji Bukan Profesi Tapi Pengabdian

Kamis, 11 Agustus 2022

Seluruh Entitas di Kabupaten Garut Bersatu Padu Bersihkan Situ Bagendit

Kamis, 27 Juli 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste