Ciamis, deJurnal,- PSGC Ciamis melangkah mantap ke babak 8 besar Liga Nusantara 2025/2026, fase krusial yang menjadi penentu promosi ke Liga 2 musim depan.
Tim berjuluk Laskar Singacala itu lolos dengan status juara Grup B, menunjukkan konsistensi permainan sepanjang fase grup.
Babak 8 besar Liga Nusantara 2025/2026 akan mulai digelar Jumat, 30 Januari 2026, dengan format sistem gugur. Seluruh pertandingan hingga partai grand final dijadwalkan disiarkan langsung oleh Nusantara TV.
Pada laga perdananya, PSGC Ciamis akan menghadapi Batavia FC, yang berstatus runner up Grup B. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Jumat (30/1/2026) di Stadion Kota Barat, Solo, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Pertemuan dua tim yang sebelumnya berada dalam satu grup ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi.
Laga pembuka babak 8 besar akan mempertemukan Dejan FC (juara Grup A) melawan Pekanbaru FC (runner up Grup B) pada hari yang sama pukul 15.00 WIB, juga di Stadion Kota Barat, Solo.
Rangkaian pertandingan berlanjut pada Sabtu (31/1/2026). Persika Karanganyar (juara Grup C) akan berhadapan dengan Persiba Bantul (runner up Grup D) di Stadion UNS, Solo, mulai pukul 15.00 WIB, disusul laga Persekabpas Pasuruan (juara Grup D) kontra RANS Nusantara FC (runner up Grup C).
Menjelang laga krusial tersebut, CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim yang telah berjuang sepanjang kompetisi Liga Nusantara musim ini.
“Hasil ini sangat luar biasa dan diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Saya mengapresiasi kerja keras para pemain, tim pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan PSGC Ciamis,” ujar Herdiat.
Herdiat menambahkan, setelah empat musim terakhir PSGC Ciamis selalu berada di posisi nyaris lolos, musim ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan target yang selama ini diupayakan.
“Setelah beberapa musim hanya selangkah dari target, kami optimistis musim ini bisa menjadi momentum untuk mewujudkan promosi ke Liga 2. Ini adalah kebanggaan sekaligus hasil perjuangan semua pihak. Yang terpenting, kami ingin menampilkan yang terbaik di setiap pertandingan,” tegasnya.
Dengan format knock-out, setiap laga di babak 8 besar menjadi penentuan. Kekalahan akan langsung menghentikan langkah menuju promosi, sehingga PSGC Ciamis dituntut tampil maksimal sejak menit awal.
Selain babak 8 besar, Liga Nusantara 2025/2026 juga menggelar babak play-off degradasi bagi empat tim peringkat lima dari Grup A, B, C, dan D, guna menentukan tim yang bertahan atau turun ke Liga 4.
Bagi PSGC Ciamis, babak 8 besar bukan sekadar pertandingan, melainkan momen penting untuk menegaskan kesiapan kembali ke level kompetisi yang lebih tinggi, dengan dukungan penuh masyarakat dan suporter Ciamis. (Nay Sunarti)













