CIAMIS, deJurnal,- Semangat pemuda dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan kembali menguat di Bulan Suci Ramadhan.
Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis dipastikan akan menggelar Galuh Wiyasa Ramadhan Festival (GWRF) 2026, sebuah ajang kolaboratif yang memadukan nilai religius, kreativitas pemuda, serta pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kegiatan tahunan ini akan berlangsung sepanjang Bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, berlokasi di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Ciamis, yang selama Ramadhan akan disulap menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Ketua Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis, Widodo menyampaikan Galuh Wiyasa Ramadhan Festival merupakan bagian dari implementasi program kerja Karang Taruna tahun 2026 yang berorientasi pada penguatan peran pemuda di tengah masyarakat.
“Galuh Wiyasa Ramadhan Festival adalah agenda rutin setiap Ramadhan. Tujuan utamanya untuk mendongkrak dan membangkitkan UMKM lokal agar tetap produktif dan berdaya saing, khususnya di momentum Ramadhan,” ujar Widodo, Sabtu (31/1/2026).
Menurutnya, festival tersebut tidak sekadar menjadi sentra kuliner berbuka puasa, tetapi juga ruang ekspresi dan silaturahmi yang mempertemukan pelaku UMKM, pemuda, serta masyarakat luas dalam suasana kebersamaan Ramadhan.
“Festival ini memadukan kreativitas pemuda dengan semangat kewirausahaan lokal. Kami ingin UMKM tidak hanya berjualan, tetapi juga semakin dikenal produknya oleh masyarakat,” jelasnya.
Selain menghadirkan beragam sajian kuliner khas berbuka puasa, Galuh Wiyasa Ramadhan Festival 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan bernuansa religi dan sosial.
Di antaranya lomba mewarnai untuk anak-anak TK/PAUD, lomba qasidah, pentas amal, hingga santunan bagi anak yatim.
Widodo berharap, melalui festival ini, para pelaku UMKM di Kelurahan Ciamis dapat terus berkembang dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan perekonomian keluarga.
“Kami berharap festival ini menjadi pintu pembuka bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis, Utis Kustiaman, memberikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna Galuh Wiyasa yang dinilainya sejalan dengan fungsi sosial karang taruna dalam mendukung program pemerintah.
“Ini bukti nyata peran karang taruna dalam memberdayakan UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemuda tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi,” ungkap Utis.
Ia menegaskan, keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlu mendapat dukungan nyata, terutama dari generasi muda yang kreatif dan inovatif.
“Melalui Galuh Wiyasa Ramadhan Festival, kita melihat bagaimana kreativitas pemuda mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dengan digelarnya Galuh Wiyasa Ramadhan Festival 2026, diharapkan geliat ekonomi masyarakat Kelurahan Ciamis semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda, UMKM, dan pemerintah dalam membangun kesejahteraan bersama di momentum penuh berkah Bulan Suci Ramadhan. (Nay Sunarti)













