CIAMIS, deJurnal,- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda panahan asal Kabupaten Ciamis.
Ciamis Archery Schooling Club tampil gemilang dengan memborong sejumlah gelar juara pada ajang Condong Archery Open Kejuaraan Panahan Pelajar 1 Condong se-Jawa Barat Tahun 2026.
Kompetisi berlangsung di Lapangan Sepak Bola Pondok Pesantren Riyadul Ulum Condong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Minggu (12/05/2026)
Kompetisi tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan para pemanah pelajar dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, atlet-atlet Ciamis menunjukkan performa impresif, khususnya di kategori U-9 putri.
Pada kategori tersebut, tiga posisi teratas berhasil disapu bersih oleh atlet Ciamis Archery Schooling Club.
Juara 1 diraih oleh Naladhifa Maryam Iqlima, siswi kelas 2 MI Al Mu’minin Ciamis. Posisi juara 2 ditempati Arisha Zhafira, siswi kelas 2 MIN 9 Ciamis, dan juara 3 diraih Adiba Nahda Rafanda, siswi kelas 3 SDN 1 Linggasari.
Coach Nasirin mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para atlet yang dinilai sangat membanggakan dan melampaui target tim.
“Alhamdulillah, hasil yang diraih cukup membanggakan. Kami berhasil meraih juara 1 U-18 putri, juara 2 U-15 putra, serta juara 1, 2, dan 3 untuk U-9 putri,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain podium utama, para atlet Ciamis juga meraih sejumlah prestasi pada kategori bantalan di berbagai kelompok usia.
“Untuk kategori bantalan, kami juga meraih juara di beberapa kelas, yakni U-18 putri 1 orang, U-18 putra 1 orang, U-15 putra 1 orang, U-9 putra 1 orang, serta U-9 putri sebanyak 4 orang,” tambahnya.
Tak hanya di kategori usia dini, prestasi juga diraih pada kelompok usia lainnya. Di kategori U-18 putri, Aisha Zahra, siswi kelas XI MTsN 1 Ciamis, sukses meraih juara 1.
Sementara pada kategori putra U-15, Al Khalifi Muhammad Azzamy, siswa kelas 6 MI Al Mu’minin, berhasil meraih juara 2.
Secara keseluruhan, Ciamis Archery Schooling Club menurunkan 11 atlet yang tersebar di kategori U-9, U-12, U-15, dan U-18. Hasil ini menjadi bukti nyata dari proses latihan yang disiplin dan terarah.
Lebih lanjut, Coach Nasirin menjelaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari program latihan intensif yang telah dilakukan secara konsisten jauh sebelum kompetisi berlangsung.
Latihan difokuskan pada penguatan teknik dasar, konsistensi bidikan, serta kesiapan mental bertanding.
“Kami rutin melatih teknik dasar mulai dari posisi berdiri (stance), pemasangan anak panah (nocking), menarik busur (drawing), titik jangkar (anchoring), hingga pelepasan (release). Selain itu, anak-anak juga dibiasakan melakukan repetisi tembakan dan simulasi pertandingan agar terbiasa dengan tekanan saat lomba,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dalam olahraga panahan, terutama bagi atlet usia dini yang masih dalam tahap pembentukan karakter bertanding.
“Tips yang selalu kami tekankan adalah menjaga fokus pada target, tidak terburu-buru saat melepaskan anak panah, serta menjaga ritme napas. Yang tidak kalah penting, atlet harus percaya diri dan menikmati setiap proses pertandingan,” tambahnya.
Keikutsertaan dalam turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
“Dengan capaian ini, kami optimis Ciamis Archery Schooling Club kedepannya dapat terus melahirkan atlet-atlet panahan potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik di level provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (Nay Sunarti)















