Dejurnal.com, Garut – Kabar menggembirakan datang dari proses pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Garut tahun 2026. Seluruh jamaah yang tergabung dalam Kloter 22 dilaporkan telah tiba di Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Garut, H. Indra Azwar Mawardi, S.HI., M.Pd, saat diwawancarai awak media sesaat setelah penyambutan jamaah haji di Gedung Pendopo Garut, Rabu (17/6/2026).
Menurut H. Indra Azwar Mawardi, pesawat yang membawa jamaah haji Kloter 22 asal Garut mendarat di Bandara Internasional Kertajati Majalengka pada pukul 14.35 WIB. Kedatangan para jamaah disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga, pemerintah daerah, serta para petugas yang telah mempersiapkan proses pemulangan.
“Alhamdulillah, Kloter 22 asal Garut telah dipulangkan dan mendarat di Bandara Kertajati Majalengka pada pukul 14.35 WIB. Semua jamaah tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah jamaah yang tergabung dalam kloter tersebut sebanyak 169 orang, ditambah 5 orang petugas haji, sehingga total keseluruhan rombongan mencapai 174 orang. Seluruh anggota rombongan kembali ke Indonesia secara utuh tanpa ada kekurangan.
“Jumlah jamaah sebanyak 169 orang dan petugas 5 orang, sehingga total 174 orang. Alhamdulillah semuanya kembali secara lengkap, tidak ada yang tertinggal, tidak ada yang sakit berat, dan tidak ada jamaah yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji maupun saat proses pemulangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Indra mengungkapkan bahwa keberhasilan proses penyelenggaraan dan pemulangan jamaah haji ini tidak terlepas dari upaya maksimal yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah bersama seluruh petugas dalam memberikan pelayanan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik sehingga para jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk. Berbagai kebutuhan jamaah, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pendampingan kesehatan, terus dipantau dan dilayani secara optimal.
“Kementerian Haji berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah. Alhamdulillah, selama pelaksanaan ibadah hingga pemulangan, tidak ada keluhan berarti dari jamaah. Respon yang kami terima justru sangat positif,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan baik serta kembali ke kampung halaman dalam kondisi sehat. Tidak adanya jamaah yang mengalami gangguan kesehatan serius maupun wafat menjadi sebuah pencapaian yang patut disyukuri bersama.
“Kami bersyukur seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Tidak ada yang mengeluhkan kondisi kesehatan yang serius dan tidak ada yang meninggal dunia. Semuanya kembali ke tanah air dengan selamat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing,” tambahnya.
Kepulangan jamaah haji Kloter 22 ini menjadi momen yang penuh haru dan kebahagiaan bagi keluarga yang telah menunggu sejak keberangkatan mereka ke Tanah Suci beberapa waktu lalu. Tangis haru, pelukan hangat, dan ungkapan syukur mewarnai suasana penyambutan di Garut.
Pemerintah Kabupaten Garut bersama Kementerian Haji dan Umrah berharap para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan, keteladanan, dan semangat ibadah dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke daerah asalnya.
Dengan tibanya Kloter 22 secara lengkap dan sehat, Kabupaten Garut kembali mencatat keberhasilan dalam penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji tahun 2026, sekaligus menjadi kabar yang membahagiakan bagi seluruh masyarakat Garut.***Willy
















