CIAMIS, deJurnal,- Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Ciamis mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sahabat Tagana yang akan digelar di wilayah Kecamatan Rancah.
Rapat persiapan kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Sosial pada Jumat (11/9/2026).
Pertemuan menjadi bagian dari pemantapan berbagai kebutuhan sebelum Sahabat Tagana berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 September 2026.
Kegiatan Sahabat Tagana nantinya melibatkan sekitar 100 pelajar tingkat SLTA sederajat dan Madrasah Aliyah (MA).
Para peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai kebencanaan sekaligus mengikuti berbagai praktik yang berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Balinsos) Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ace Hidayat, mengatakan rapat dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, Sahabat Tagana tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pemberian materi tentang kebencanaan. Pelajar juga akan mendapatkan pengalaman melalui kegiatan praktik dengan porsi yang lebih besar.
“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya mengetahui teori tentang kebencanaan, tetapi juga memiliki kemampuan dan keberanian untuk melakukan tindakan yang tepat ketika terjadi bencana,” kata Ace.
Dalam pelaksanaannya, komposisi pembelajaran dirancang sekitar 20 persen materi dan 80 persen praktik. Pola tersebut diharapkan membuat peserta lebih mudah memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi bencana maupun situasi yang membutuhkan pertolongan dan respons cepat.
Bekal untuk Pelajar
Ace menilai pelajar merupakan kelompok yang penting untuk diberikan pemahaman tentang kesiapsiagaan bencana sejak dini. Selain untuk keselamatan diri, pengetahuan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada teman, keluarga hingga masyarakat di lingkungan tempat tinggal.
Karena itu, Sahabat Tagana diharapkan tidak berhenti pada kegiatan selama tiga hari. Peserta nantinya diharapkan mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, setelah mengikuti Sahabat Tagana, para peserta bisa menjadi perpanjangan tangan edukasi kebencanaan di sekolah, keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya,” ujarnya.
Menurut Ace, kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Semakin banyak masyarakat yang memahami langkah dasar saat terjadi bencana, semakin besar pula peluang untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Melalui Sahabat Tagana, FK Tagana Ciamis bersama Dinas Sosial juga ingin membangun karakter generasi muda yang tidak hanya tanggap terhadap bencana, tetapi memiliki kepedulian terhadap keselamatan orang lain dan lingkungan sekitarnya.
Dengan persiapan yang mulai dimatangkan sejak hari ini, pelaksanaan Sahabat Tagana pada 24-26 September mendatang diharapkan dapat berlangsung efektif dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para peserta. (Nay Sunarti)















