Dejurnal.com, CIAMIS. Sebanyak 113 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi mendapat amanah baru.
Mereka dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jumat (2/10/2026)
Pelantikan diikuti 10 pejabat administrator, 5 pejabat pengawas dan 98 pejabat fungsional.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati Herdiat menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan agar jabatan yang dipercayakan kepada mereka dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Menurut bupati, pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses kepegawaian. Justru setelah sumpah jabatan diucapkan, tanggung jawab yang sesungguhnya mulai dijalankan.
Ia mengingatkan para pejabat agar tidak melihat jabatan hanya sebagai posisi atau kedudukan dalam pemerintahan.
Di balik jabatan tersebut terdapat kepercayaan yang harus dijaga dan dibuktikan melalui pekerjaan nyata.
Bupati Herdiat meminta para pejabat bekerja sesuai tugas dan kewenangannya, memahami persoalan di lapangan serta tidak ragu melakukan perbaikan apabila menemukan hal-hal yang masih perlu dibenahi.
“Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini dilantik. Jabatan ini adalah amanah. Jalankan dengan penuh tanggung jawab, bekerja dengan sungguh-sungguh dan berikan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.
Ia menekankan, ukuran keberhasilan seorang aparatur bukan semata-mata berada pada jabatan yang disandang.
Lebih dari itu, bagaimana kewenangan yang dimiliki mampu digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati berpesan agar para pejabat tidak bekerja sekadar memenuhi rutinitas. Setiap tugas harus diarahkan pada hasil yang jelas, pelayanan yang lebih baik serta penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efektif.
Para pejabat juga diminta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik di lingkungan masing-masing.
Dikatakan bupati, pekerjaan pemerintahan tidak mungkin diselesaikan sendiri sehingga kekompakan antara aparat menjadi bagian penting dalam mencapai target organisasi.
“Jangan hanya mengejar selesainya pekerjaan, tetapi lihat hasilnya. Apakah pekerjaan kita benar-benar memberikan manfaat dan memudahkan masyarakat atau belum,” ujarnya.
Bupati Herdiat menambhakan pentingnya menjaga integritas setelah menerima kepercayaan menduduki jabatan.
“Ingat semakin besar tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula kewajiban seorang aparatur untuk menjaga kepercayaan tersebut,” tegasnya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja sesuai kompetensi masing-masing dan menjadi bagian dari penguatan birokrasi Pemkab Ciamis.
“Bekerjalah dengan hati, jaga kepercayaan dan jangan berhenti belajar. Tugas kita adalah memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, 98 pejabat fungsional yang dilantik berasal dari berbagai bidang keahlian. Mereka mengisi sejumlah jabatan, di antaranya analis kebijakan, perencana, auditor, pengelola pengadaan barang dan jasa, pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, pengembang teknologi pembelajaran, penyuluh perindustrian dan perdagangan, analis perdagangan hingga mediator hubungan industrial.
Selain itu terdapat pustakawan, arsiparis, pranata komputer, sandiman, statistisi dan polisi pamong praja.
Para pejabat tersebut tersebar di berbagai perangkat daerah dengan tugas sesuai bidang masing-masing, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, pertanian, peternakan dan perikanan, lingkungan hidup, kependudukan, komunikasi dan informatika hingga perencanaan pembangunan.
Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Ciamis tidak hanya mengisi kebutuhan jabatan, tetapi juga menaruh harapan pada kapasitas para aparatur untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Kini, setelah prosesi pelantikan selesai, amanah itu harus dibuktikan. Bukan melalui seremoni, melainkan lewat kerja, pelayanan dan hasil yang bisa dirasakan masyarakat. (Nay Sunarti)


















