Dejurnal.com, Bandung — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Jurnalis Polda Jabar (JPJ). Sosok yang selama ini dikenal aktif dalam membangun komunikasi organisasi dengan berbagai pihak, H. Rudi Agus Mulyana, A.Md, telah berpulang.
Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bukan hanya bagi keluarga dan orang-orang terdekat, tetapi juga bagi rekan-rekan wartawan yang selama ini mengenal sosoknya sebagai pribadi yang komunikatif, mudah bergaul, serta memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan organisasi.
Bagi keluarga besar JPJ, Rudi Agus Mulyana bukan sekadar seorang pengurus. Ia merupakan bagian dari perjalanan organisasi, khususnya dalam membangun komunikasi dan menjaga hubungan baik antara insan pers yang tergabung dalam JPJ dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Sosoknya dikenal aktif ketika organisasi membutuhkan figur yang mampu menyampaikan pesan, menjembatani komunikasi, sekaligus menjaga hubungan kelembagaan agar tetap berjalan dengan baik.
Sosok Komunikatif yang Menjadi Penghubung
Di lingkungan JPJ, nama H. Rudi Agus Mulyana cukup lekat dengan aktivitas komunikasi organisasi.
Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu karakter yang menonjol dari almarhum. Ia dikenal tidak kaku ketika berinteraksi dengan orang lain. Dengan gaya komunikasi yang cair dan mudah diterima, Rudi mampu membangun hubungan dengan berbagai kalangan.
Hal tersebut kemudian membuat dirinya cukup sering dipercaya untuk mewakili organisasi dalam berbagai kesempatan.
Bagi organisasi yang memiliki hubungan erat dengan institusi kepolisian, kemampuan membangun komunikasi menjadi bagian yang sangat penting. Pers membutuhkan akses informasi dan komunikasi yang baik dengan kepolisian, sementara institusi kepolisian juga membutuhkan media sebagai salah satu sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Rudi mengambil peran yang cukup strategis.
Ia berupaya menjaga agar komunikasi antara JPJ dan jajaran kepolisian tetap berjalan dalam suasana yang baik, terbuka dan konstruktif.
Menjadi Jembatan Komunikasi JPJ dan Bidhumas Polda Jabar
Salah satu bagian yang cukup melekat dalam perjalanan almarhum adalah kedekatannya dalam membangun komunikasi dengan lingkungan Bidhumas Polda Jawa Barat.
Pada berbagai kegiatan dan pertemuan, Rudi tidak jarang menjadi salah satu figur yang membawa kepentingan organisasi untuk dikomunikasikan kepada pihak kepolisian.
Salah satu momentum yang tercatat adalah ketika almarhum mewakili Ketua JPJ dalam kegiatan silaturahmi dengan jajaran Humas Polda Jawa Barat pada Desember 2025.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara organisasi wartawan dengan institusi kepolisian.
Komunikasi yang dibangun tidak hanya menyangkut keberadaan dan agenda organisasi JPJ, tetapi juga membicarakan bagaimana insan pers dapat terus mengambil peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan, pelayanan serta kinerja jajaran Polda Jawa Barat.
Dalam posisi tersebut, Rudi mampu menempatkan dirinya sebagai penghubung yang menjembatani kepentingan komunikasi kedua pihak.
Sosok yang Kerap Tampil Menyuarakan Organisasi
Di kalangan internal JPJ, Rudi Agus Mulyana bahkan kerap dipandang sebagai salah satu sosok yang identik dengan peran juru bicara organisasi.
Secara struktural, almarhum memang dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua. Namun dalam praktiknya, keterlibatannya dalam berbagai agenda membuat dirinya sering tampil membawa dan menyampaikan pesan organisasi.
Ia tidak hanya menjalankan tugas berdasarkan posisi struktural, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam dinamika organisasi.
Ketika JPJ harus berkomunikasi dengan pihak eksternal, Rudi menjadi salah satu figur yang cukup sering berada di depan.
Kemampuan tersebut tentu tidak datang begitu saja. Dibutuhkan pengalaman, keberanian, kemampuan membaca situasi serta cara menyampaikan pesan agar komunikasi organisasi dapat diterima dengan baik tanpa mengurangi substansi yang ingin disampaikan.
Di situlah sosok Rudi memiliki tempat tersendiri.
Ia dikenal mampu berkomunikasi dengan santun, tetapi tetap menyampaikan kepentingan organisasi secara jelas.
Dipercaya Mengemban Amanah sebagai Wakil Ketua JPJ
Kepercayaan terhadap almarhum juga tercermin dari posisi yang diberikan kepadanya dalam struktur kepengurusan JPJ.
Pada kepengurusan JPJ tahun 2025, H. Rudi Agus Mulyana dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua I.
Ketika terjadi perubahan kepemimpinan organisasi pada Desember 2025, keberadaan almarhum tetap dipertahankan dalam jajaran kepengurusan sebagai Wakil Ketua.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kontribusi dan keberadaan Rudi dianggap memiliki arti dalam perjalanan organisasi.
Bagi rekan-rekan wartawan yang pernah berinteraksi dengannya, Rudi dikenal sebagai sosok yang mudah ditemui, terbuka untuk berdiskusi dan tidak sulit diajak membangun komunikasi.
Kehadirannya di tengah organisasi bukan sekadar memenuhi struktur kepengurusan, tetapi juga ikut menghidupkan komunikasi dan kebersamaan antaranggota.
Kehilangan Seorang Sahabat dan Bagian dari Perjalanan JPJ
Kini, sosok yang selama ini menjadi bagian penting dalam komunikasi JPJ tersebut telah pergi untuk selamanya.
Kepergian H. Rudi Agus Mulyana meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, rekan seprofesi, serta seluruh keluarga besar Jurnalis Polda Jabar.
Bagi sebagian orang, kepergian seseorang mungkin hanya meninggalkan kenangan. Namun bagi sebuah organisasi, sosok yang pernah terlibat aktif di dalamnya akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi tersebut.
Begitu pula dengan Rudi.
Namanya akan tetap tercatat sebagai salah satu pengurus yang pernah memberikan warna dalam perjalanan JPJ. Perannya dalam membangun komunikasi, menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, serta keterlibatannya dalam berbagai agenda organisasi merupakan jejak yang tidak mudah dilupakan.
JPJ kehilangan seorang Wakil Ketua.
Dunia jurnalistik kehilangan seorang rekan.
Jajaran yang selama ini berkomunikasi dengannya kehilangan seorang mitra komunikasi.
Dan orang-orang yang mengenalnya kehilangan seorang sahabat.
Selamat Jalan, H. Rudi Agus Mulyana
Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa setiap perjumpaan pada akhirnya akan sampai pada perpisahan.
Namun, kebaikan, persahabatan, pengabdian dan kontribusi seseorang akan tetap hidup melalui kenangan orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.
Bagi keluarga besar JPJ, sosok H. Rudi Agus Mulyana akan selalu dikenang sebagai seorang jurnalis, pengurus organisasi, komunikator, sekaligus sahabat yang pernah ikut menjaga hubungan dan kebersamaan di antara insan pers dan institusi kepolisian.
Selamat jalan, H. Rudi Agus Mulyana, A.Md.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menempatkan almarhum bersama orang-orang saleh dan orang-orang yang mendapatkan rahmat-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Keluarga besar Jurnalis Polda Jabar (JPJ) juga memohon maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan, kekhilafan maupun kekurangan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Semoga seluruh kebaikan almarhum menjadi amal jariyah dan menjadi penerang dalam perjalanan menuju keabadian.***Deri Acong
Al-Fatihah.



















