• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Setiap Jelang Ramadhan, Warga Jadi Korban Permainan Harga Sapi dan Ayam

bydejurnalcom
Jumat, 1 April 2022
Reading Time: 1 mins read
Setiap Jelang Ramadhan, Warga Jadi Korban Permainan Harga Sapi dan Ayam
ShareTweetSend

 

Dejurnal.com, Cianjur – Setiap menjelang Bulan Suci Ramadhan tiba Masyarakat selalu jadi korban permainan harga daging Sapi dan daging ayam serta komoditi pangan lainnya yang tiba-tiba harganya naik.

Hasil pantauan di Pasar Cipanas dan Pasar Gekbrong harga Daging Sapi dan Daging Ayam jelang Ramadhan setiap harinya terus merangkak naik, Jumat (01/04/2022).

BacaJuga :

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Kapolres Garut Dukung Anggota Budidaya Ayam Pedaging

Berdasarkan data yang dimiliki Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) di Pasar Cipanas dan Pasar Gekbrong di ketahui saat ini harga daging sapi di kisaran Rp 140.000 – Rp 150.000 per Kg sedangkan daging ayam ada di kisaran harga Rp 42.000 / Kg dari hari sebelumnya Kamis 31 Maret 2022 masih di kisaran harga Rp 40.000 / Kg.

Menanggapi hal ini, Sekretaris APDDAS Kabupaten Cianjur Rudi Lazuardi berkomentar fenomena kenaikan harga jelang Ramadhan seperti ini seperti ritual tahunan, di ulang dan terus terulang. “Seharusnya Pemerintah Kab. Cianjur bersama stakeholder terkait harus bisa menekan kenaikan harga, jangan sampai setiap tahunnya masyarakat menjadi Korban monopoli kenaikan harga,” tegasnya.

Selanjutnya Rudi Lazuardi melanjutkan, biasanya kenaikan harga seperti ini adalah ulah para broker yang ingin mengeruk keuntungan dengan memanfa’atkan momen jelang Ramadhan.

“Munggahan ceuk orang sunda mah, hal seperti ini tidak di inginkan para penjual pengecer daging di pasar-pasar tradisional dengan melonjaknya harga otomatis akan mempengaruhi minat beli para pembeli,” pungkasnya seraya di selingi dialek bahasa daerah.

Sementara, tanggapan salah satu warga Cipanas, Ningrum (39) saat disinggung terkait melonjaknya harga daging di pasaran jelang Ramadhan hanya bisa pasrah.

“Ah kumaha deui atuh Pa, da ari mahal ge kapaksa we di beli kumargi kanggo munggahan (ah gimana lagi atuh Pa, ngak apa mahal juga terpaksa saya beli soalnya perlu buat malam pertama di bulan puasa,” tuturnya dalam dialek Sunda yang kental.***(Ark)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: daging ayam
Previous Post

UPTD Puskesmas Teluk Jambe Timur Resmi Menempati Gedung Baru

Next Post

Legislator Toni Permana, Tampung Aspirasi dan Sosialisasikan Bantuan Dana Bergulir ke Warga Desa Sagaracipta Ciparay

Related Posts

Foto : kantor Disnakkan ciamis
deBisnis

Produksi Telur dan Daging Ayam, Stock dan Permintaan Aman

Kamis, 6 Maret 2025
Serapan Konsumen Turun, Pengusaha Ayam Keluhkan Penurunan Omset
deBisnis

Serapan Konsumen Turun, Pengusaha Ayam Keluhkan Penurunan Omset

Minggu, 11 Desember 2022
deBisnis

Kabupaten Bandung Bertekad Jadi Pemasok Daging Ayam di Jawa Barat

Rabu, 1 September 2021
dePraja

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Kapolres Garut Dukung Anggota Budidaya Ayam Pedaging

Senin, 1 Juni 2020

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Wabup Sukabumi : Jadikan Tahun Baru Hijriah Refleksi Spiritual dan Sosial

Jumat, 27 Juni 2025

Ciamis Siap Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Herdiat: Potensi Kita Melimpah

Senin, 28 April 2025

Dua Tahun Menunggu Warga Kampung Ciseupan Sekarang Teraliri Listrik

Senin, 4 Mei 2020

Aliansi Mahasiswa Audensi Dengan DPRD Purwakarta Terkait Pernyataan Tertulis Penolakan UU cipta kerja

Kamis, 8 Oktober 2020

Peduli Korban Banjir dan Kebakaran, Jagasatru, Komunitas Ojol Gbot, EFRO Dan Srs Gelar Baksos

Minggu, 18 Oktober 2020
Sekretaris Disdukcapil Subang, Fauzi. Foto : Asep/dejurnal.com

Disdukcapil Kabupaten Subang Batasi pelayanan 50 Orang per Hari

Jumat, 23 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste