• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Hindari Melihat Langsung Gerhana Matahari Hibrida, Ini Tiga Acara Untuk Mengamati

bydejurnalcom
Selasa, 18 April 2023
Reading Time: 2 mins read
Gerhana Matahari Hibrida (Foto : Gerhana.info)

Gerhana Matahari Hibrida (Foto : Gerhana.info)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Tanggal 20 April 2023, fenomena alam gerhana matahari hibrida (GMH) akan terjadi di Indonesia. Waspada agar jangan melihat gerhana matahari dengan mata telanjang atau secara langsung.

Pengamatan secara langsung dapat berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan mata Bahkan bisa merusak retina yang dapat menimbulkan pada kebutaan.

“Pengamatan tanpa filter matahari dapat membuat gangguan kesehatan mata secara serius, bahkan pada taraf tertentu dapat menyebabkan kebutaan,” jelas Dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB), Premana W Premadi.

BacaJuga :

No Content Available

Bagaimana agar aman mengamati Gerhana Matahari

Pakai Kacamata Hitam dengan lensa khusus

Kacamata hitam saja tidak cukup melindungi mata dari sinar UV selama gerhana matahari. Untuk bisa memandang (dan memfoto) gerhana matahari, Anda perlu kacamata dengan lensa khusus.

Pasang filter matahari

Apabila ingin mengamati menggunakan teleskop maka harus ditambah dengan filter matahari. Fungsi filter ini adalah meredam cahaya matahari. Pastikan filter yang digunakan mampu meredam 100 ribu kali cahaya matahari.

 

Cara ini juga bisa digunakan untuk memfoto gerhana matahari. Tempelkan filter di depan lensa. Penting untuk diingat hindari melihat matahari lebih dari 3 menit.

Menggunakan pantulan air

 

Cara ini bisa dibilang lama, belum diketahui pasti kapan manusia mulai melihat gerhana matahari melalui pantulan air.

 

Mengamati gerhana menggunakan air di dalam ember adalah salah satu cara berteknologi rendah dan murah.

Cara ini juga diterapkan oleh anak-anak di South Harringay School di London, Inggris pada 30 Juni 1954 silam.

Kendati mudah dan murah, peneliti di Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang, tidak menyarankan melihat gerhana Matahari melalui pantulan air.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: gerhana matahari
Previous Post

Jelang Lebaran Warga Desa Genuksari Dapat Bantuan Beras 10 Kg

Next Post

Polres Demak Bagikan 2,4 Ton Beras Zakat Fitrah Kepada Mustahik

Related Posts

Gerhana Matahari Hibrida (Foto : Gerhana.info)
deNews

Catat ! 20 April 2023 Terjadi Gerhana Matahari Hibrida, Ini Jadwal Lengkap Termasuk Daerah Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah

Senin, 17 April 2023
Gerhana Matahari Hibrida (Foto : Gerhana.info)
deNews

Fenomena Langka, Gerhana Matahari Hibrida Terjadi 20 April 2023

Sabtu, 15 April 2023

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Lagi! Ratusan Pelajar Kadungora Keracunan MBG, Pemkab Garut Tetapkan Status KLB

Rabu, 1 Oktober 2025

BJB Syariah Bandung Berikan Hibah Satu Unit Mobil Kepada Kemenag Garut

Kamis, 7 Oktober 2021

GPII dan KAMMI Minta BK DPRD Garut Tegas Bersikap Dalam Dugaan Kasus Amoral Salah Satu Angota Legislatif

Kamis, 14 Mei 2020

Diskominfo Purwakarta Partisipasi Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Senin, 19 Oktober 2020

Kapolres Purwakarta Berikan Bingkisan Paket Lebaran Kepada Personelnya

Senin, 18 Mei 2020

Produksi Ribuan Hektar Lahan Perkebunan Manggis Purwakarta Disertifikasi

Selasa, 14 Mei 2024

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste