Dejurnal.com, Bandung – Puluhan orang tua terdiri dari para emak emak yang anaknya tidak diterima pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 di SMAN 1 Margaasih, Kabupaten Bandung, membuktikan janjinya menggeruduk SMAN 1 Margaasih di Jalan Taman Kopo V, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Selasa (11/7/2023).
Sehari sebelumnya, para orang tua tersebut mendatangi kantor Kepala Desa Mekarrahayu untuk meminta Kepala Desa, H. Iip Syaripulloh menyampaikan permasalahan tersebut kepada pihak sekolah. Mereka pun berjanji akan mendatangi sekolah.
Baca juga : Kecewa Anak Mereka Tak Diterima, Puluhan Emak-Emak Bakal Geruduk SMAN 1 Margaasih Pertanyakan Sistem Zonasi
Para orang tua yang anaknya tidak diterima di SMAN1 Margaasih tersebut sudah berkumpul di gerbang SMAN 1 Margaasih sekitar pukul 8.30. Kehadiran mereka dibarengi juga oleh Kepala Desa Mekarrahayu, beberapa staf dan satpol PP dari Kecamatan Margaasih.
Beberapa perwakilan mereka, kepala desa dan tokoh masyarakat diterima oleh panitia PPDB SMAN 1 Margaasih. Intinya, pihak sekolah mengaku menjalankan PPDB sesuai aturan dan sistem yang berlaku. Jika, ada dari yang 68 warga Desa Mekarrahayu yang diterima hanya 16 orang, itu karena kuota zonasi sudah penuh atau kemungkinan ada kendala pada sistem pendafraran online (aplikasi).
Baca juga : Jika Ditemukan Praktek Pungli di PPDB, Gubernur Jabar Ridwan Kamil : Viralkan
Namun, H. Iip Syaripulloh mempertanyakan, jika zonasi 50 persen, sedangkan warganya yang mendaftar 68 orang , meragukan kuota dari zonasi sudah penuh. Ia berharap yang 68 warganya itu diterima. Sebab, ia yakin warga desanya tidak sampai 100 orang di liar yang 68, diterima di SMPN 1 Margaasih.

H. Iip membeberkan sejarah berdirinya SMAN 1 Margaasih yang diperjuangkan oleh pihak desa untuk memenuhi keinginan warga bisa ada SMAN di Mekarrahayu, meski saat itu H. Iip belum menjabat kepala desa.
Baca juga : KCD Pendidikan XI Jabar Lakukan Tindakan Tegas Kepada SMK Tak Berijin di Peundeuy
Salah satu tokoh masyarakat, Ketua MUI Desa Mekarrahayu H. Engkos meminta kepada pihak sekolah agar semua warga Mekarrahayu dapat diterima di SMAN 1 Margaasih. *** Sopandi