• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Aipda Wahyu Suseno: Dengan Bertani Salah Satu Cara Untuk Mendekatkan Diri Dengan Masyarakat

byBudi Permana
Selasa, 7 Juli 2020
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

dejurnal.com,Purwakarta – Memiliki profesi sebagai anggota kepolisian tidaklah mudah, selain membuat daerah menjadi kondusif, anggota kepolisan selain memiliki peran untuk menegakkan hukum, akan tetapi juha memberikan perlindungan, pelayan dan mengayomi masyarakat.

Sosok polisi yang satu ini mungkin berbeda dengan polisi lainnya di Indonesia. Dialah Aipda Wahyu Suseno (37), yang bertugas sebagai anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sukasari, Polres Purwakarta.

Aipda Wahyu Suseno yang Akrab di sapa Bang Jack oleh rekan-rekan Kerjanya, memilih menjadi petani adalah salah satu cara untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat di wilayah tempat ia bertugas khususnya para petani.

BacaJuga :

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Selain itu, sebelum bergabung menjadi anggota Korps Bhayangkara, Wahyu Suseno sudah tahu banyak tentang cara bertani yang baik dan benar, sebab pada waktu duduk di bangku SMA, di tanah kelahirannya Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dirinya sudah tergabung dalam kelompok tani bersama warga setempat.

Kendati Wahyu sebagai anggota Polisi, Dirinya tak pernah merasa malu saat langsung turun ke sawah milik petani di daerah Ia bertugas demi mempraktekkan langsung bagaimana cara bertani yang baik sehingga petani bisa mendapatkan hasil yang baik dan itu yang lakukan secara sukarela tanpa mengharapkan bayaran.

“Ini saya lakukan semata-mata demi bisa membantu petani agar mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus, serta mendukung program pemerintah dalam rangka peningkatan produksi pangan kepada para petani ” kata Wahyu.

Wahyu mengungkapkan, kurang lebih sudah 5 tahun Ia melakukan hal tersebut, selain untuk membantu para petani ini juga merupakan salah tugas sebagai anggota polisi yang harus bisa dekat dengan masyarakat dan Ia memiliki sedikit ilmu pertanian sehingga melalui informasi pertanian inilah dirinya melakukan pendekatan kepada masyarakat di wilayah dirinya bertugas dimana masyarakat disana sebagian besar berprofesi sebagai petani, sembari melaksanakan tugas utama sebagai anggota polisi juga bisa membantu para petani.

“Kendati demikian, Saya tidak melupakan tugas pokok sebagai anggota Polisi selaku pengayom, pelayan dan pelindung dalam keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, saat ini jika petani didaerah tempat Ia bertugas mendapatkan kendala terkait masalah pertanian seperti cara membasmi hama, masyarakat langsung datang ke kantor Polsek Sukasari untuk menemui dirinya untuk menanyakan solusi dari permasalahan tersebut.

“Saya lahir dari keluarga petani yang sederhana, saya besar dan menjadi Polisi berkat orang tua sehingga saya berkeinginan untuk membantu petani dan inilah cara saya membantu dengan memberikan informasi terkait pertanian. Alhamdulillah masyarakat di tempat saya bertugas sudah mendapatkan hasil yang baik,” tambahnya.

Wahyu juga menceritakan, bahwa dirinya pernah mendapatkan tawaran dari beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang pertanian yang meminta dirinya untuk memberikan penyuluhan kepada petani namun harus mempromosikan produk dari perusahaan itu namun dengan tegas dia menolak tawaran tersebut.

“Setiap hama di lahan yang berbeda tidak akan sama cara membasmi hama tersebut, terkadang produk A tidak cocok di lahan yang berbeda, makanya tawaran dari beberapa perusahaan tersebut saya tolak saya tidak mau uang petani terbuang percuma,” ujar Wahyu.

Terkadang, untuk memberikan penjelasan secara langsung di sawah milik petani, Wahyu secara sukarela mengeluarkan uang pribadinya untuk membeli bibit, serta obat-obatan hama yang diperlukan dalam melakukan riset/penelitian agar petani bisa memahami secara langsung.

“Jika dilapangan saya menemukan hama baru, saya akan melakukan penelitian dirumah sembari mencari informasi bagaimana membasmi hama tersebut untuk membantu para petani,” ungkap Wahyu*”*budi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Komisi IV DPRD Karawang Minta Gubernur Gratiskan SPP SMA/SMK Di Karawang

Next Post

H Eep Jamaludin Sukmana SE : Reses Dewan Dimasa AKB Dipersingkat

Related Posts

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026
Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027
deNews

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Pemuda Pancasila Bersama Gema Keadilan Kolaborasi Bagi-Bagi Tajil di Pameungpeuk

Selasa, 20 April 2021

Rencana Pembangunan RSUD Banjarsari, Jadikah?

Kamis, 26 Mei 2022

13 Miliar Program SPAM DAK Tahun 2024, Berapa Alokasi Untuk PDAM Tirta Intan Garut?

Minggu, 11 Agustus 2024

Kontroversi Video Penolakan Bansos, Kades Bako : Sebenarnya Menerima Tapi Dengan Syarat

Selasa, 5 Mei 2020
Aktifis Garut, Rawink Rantik. (Foto : Istimewa)

Aktivis Rawink Soroti Kebijakan Bupati Garut Terkait Penataan PKL

Kamis, 7 Oktober 2021

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Sekda Sukabumi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga

Sabtu, 19 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste