• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, April 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Hutan Bambu Warung Bongkok Jadi Sarana Edukasi Alam Siswa SDI Arrayaahiin Cikarang Barat

bydejurnalcom
Kamis, 17 September 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bekasi – Menanamkan rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup serta mencintai alam pada usia dini, merupakan hal yang positif dalam mengedukasi anak – anak untuk bisa lebih mengenal alam serta menjaga kelestarian dan kelangsungannya di masa mendatang. Seperti yang dilakukan oleh siswa dan siswi dari Sekolah Dasar (SDI) Arrayaahiin Cikarang Barat, menjadikan hutan bambu Warung Bongkok sebagai ruang edukasi mengenal alam dan lingkungan hidup.

Elga salah satu pengajar di SDI Arrayaahiin menuturkan, sejumlah kegiatan ini sudah menjadi bagian dari program belajar bagi anak didiknya. Selain belajar dirumah, pihaknya juga memasukan progran kegiatan belajar dialam terbuka.

Hutan bambu dirasa sangat tepat dijadikan sebagai lokasi yang dikunjungi untuk para siswa belajar mengenal alam dan lingkungan hidup, serta untuk menghindari kerumanan orang banyak hutan bambu masih cukup aman untuk dijadikan lokasi program belajar tersebut.

BacaJuga :

Sejumlah Guru Non ASN di Bekasi Lakukan Aksi Jalan Kaki Menuju Istana Negara

Penyebab Kematian Ibu Muda Berparas Cantik di Bekasi Mulai Ada Titik Terang

ACT MRI Kabupaten Bekasi Bersama DKM Alam Al Barksh Galang Dana Buat Ambulance

“Hutan bambu kami rasa sangat cocok untuk dijadikan tujuan lokasi tempat para siswa belajar mengenal alam dan memang tempatnya tidak banyak kerumunan orang, mengingat inikan masih dimasa pandemi covid 19,” jelas Elga, Rabu (16/9/2020).

Elga menambahkan, program kegiatan belajar sekaligus kunjungan ke hutan bambu ini dilaksanakan selama dua hari, hal tersebut guna membatasi jumlah siswa agar tidak terjadinya kerumunan dalam jalannya acara kegiatan edukasi pengenalan alam beserta lingkungannya.

“Mengingat masih diberlakukannya pembatasan di masa pandemi ini, maka kami harus membatasi jumlah siswa yang ikut dengan membagi menjadi dua gelombang dengan waktu dua hari” tambahnya.

Dedi Kurniawan salah satu inisiator kegiatan sekaligus founder Komunitas Save Kali Cikarang mengatakan pohon bambu kurang mendapat perhatian yang serius, padahal menurutnya pohon bambu memiliki fungsi sebagai penahan erosi, penyerap zat logam berbahaya hingga mampu menghasilkan mata air baru serta yang paling utama adalah mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah yang besar.

“Pendekatan praktek dengan metode pengenalan bambu dan pengenalan tentang sampah yang susah terurai saya rasa lebih efektif. Para siswa secara langsung bisa berinteraksi dengan alam, sehingga akan menumbuhkan semangat untuk lebih mencintai lingkungan dan alam dan itu pasti perlahan-lahan akan tertanam” jelasnya.***(Eka/Red)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Bekasi
Previous Post

DPMPTSP Karawang Tegaskan PT CSM Belum Miliki Komitmen Rekruitmen Tenaga Kerja

Next Post

Operasi Yustisi Garut : Warga Ditegur 8.436, Kerja Sosial 535, Fisik 494 dan Bagikan Masker Gratis 11.930 Pasang

Related Posts

Beberapa orang yang tergabung KIM GMBI saat berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Bekasi, Selasa (4/5/2021).
deNews

KIM GMBI Beri “Raport Merah” Pada Kinerja Bupati Bekasi

Selasa, 4 Mei 2021
Ormas XTC PAC Cibarusah  Bersama Pemdes Sindangmulya Berbagi Takjil dan Masker Gratis
deNews

Ormas XTC PAC Cibarusah Bersama Pemdes Sindangmulya Berbagi Takjil dan Masker Gratis

Minggu, 2 Mei 2021
Ada Lonjakan Pengunjung, Polres Bekasi Sidak Pusat Belanja SGC
deNews

Ada Lonjakan Pengunjung, Polres Bekasi Sidak Pusat Belanja SGC

Sabtu, 1 Mei 2021
deNews

Sejumlah Guru Non ASN di Bekasi Lakukan Aksi Jalan Kaki Menuju Istana Negara

Rabu, 28 April 2021
Penyebab Kematian Ibu Muda Berparas Cantik di Bekasi Mulai Ada Titik Terang
deNews

Penyebab Kematian Ibu Muda Berparas Cantik di Bekasi Mulai Ada Titik Terang

Senin, 26 April 2021
ACT MRI Kabupaten Bekasi Bersama DKM Alam Al Barksh Galang Dana Buat Ambulance
deHumaniti

ACT MRI Kabupaten Bekasi Bersama DKM Alam Al Barksh Galang Dana Buat Ambulance

Senin, 26 April 2021

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Tegakkan Perda Ciamis, Satgas KTR Berikan Pembinaan Pelaku Usaha Retail

Kamis, 13 Maret 2025

Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan lApresiasi Klinik Pratama Miracle, Bantu Kelahiran 3.000 Warga Kurang Mampu

Senin, 8 Januari 2024

Job Fair Spirit Bedas 2025 : Bupati Bandung Targetkan 10.000 Wirausaha Muda dan Lapangan Kerja Per Tahun

Rabu, 1 Oktober 2025

Wartawan dan KPU Kabupaten Bandung Islah di Sekretariat PWI

Selasa, 29 September 2020

Bawaslu Sosialisasi Netralitas Desa, Dengan Menyamakan Persepsi Aturan

Kamis, 29 April 2021

Stasiun Kereta Api Cianjur Segera Miliki Fasilitas Pemindai Wajah

Kamis, 6 Oktober 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste