Dejurnal.com, Kota Bandung – Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di madrasah unggulan tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala MAN 2 Kota Bandung, Awaludin, saat ditemui dejurnal.com di ruang kerjanya, Jumat (29/5/2026).
Dalam keterangannya, Awaludin mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran 2026 ini jumlah pendaftar mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah pendaftar disebut meningkat hingga mencapai sekitar 900 lebih peserta.
“Alhamdulillah setiap tahun ada peningkatan. Untuk tahun sekarang jumlah pendaftar meningkat sekitar 900-an dan kami melihat kualitas calon peserta didik baru juga sangat baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut tidak hanya terlihat dari sisi jumlah pendaftar, tetapi juga dari kualitas akademik maupun non-akademik para calon siswa yang mengikuti proses seleksi masuk di MAN 2 Kota Bandung.
Menurutnya, banyak siswa yang berasal dari SMP maupun Madrasah Tsanawiyah, baik negeri maupun swasta, memiliki prestasi membanggakan dan potensi besar untuk berkembang ketika menempuh pendidikan di MAN 2 Kota Bandung.
“Anak-anak yang mendaftar sekarang kualitasnya bagus-bagus. Dari hasil data tes prestasi kemarin, kemampuan akademiknya sangat baik. Banyak yang memiliki prestasi ranking satu, ranking dua, dan memiliki kemampuan yang luar biasa,” katanya.
Awaludin berharap para siswa baru nantinya mampu mempertahankan konsistensi prestasi selama belajar di madrasah, bahkan mampu berkembang lebih jauh di berbagai bidang kompetisi akademik maupun non-akademik.
“Mudah-mudahan ketika mereka sudah menjadi siswa di sini, mereka tetap konsisten mempertahankan prestasinya dan lebih berkembang lagi, baik dalam perlombaan maupun pertandingan yang diselenggarakan berbagai lembaga,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa selama ini MAN 2 Kota Bandung dikenal sebagai salah satu madrasah yang banyak melahirkan siswa berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah.
“Ketika dulu mereka membawa nama SMP atau Tsanawiyah asalnya, nanti mereka akan membawa nama MAN 2 Kota Bandung. Itu menjadi kebanggaan bagi kami selaku kepala sekolah dan keluarga besar madrasah,” tuturnya.
Dalam proses penerimaan siswa baru, Awaludin menjelaskan bahwa MAN 2 Kota Bandung tidak menerapkan sistem zonasi seperti sekolah umum lainnya. Penerimaan dilakukan melalui beberapa jalur sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami tidak mengenal sistem zonasi. Jalurnya ada beberapa, seperti jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM), jalur prestasi akademik, olahraga, seni, intelektual, kemudian jalur tahfiz Al-Qur’an, dan juga jalur perpindahan tugas orang tua,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan dilakukan secara objektif dan transparan untuk mendapatkan peserta didik terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang.
Selain fokus pada pendidikan dan prestasi siswa, MAN 2 Kota Bandung juga terus menjaga nilai-nilai sosial dan kebersamaan di lingkungan masyarakat sekitar.
Awaludin mengungkapkan bahwa setiap tahun keluarga besar MAN 2 Kota Bandung rutin melaksanakan kegiatan kurban pada Hari Raya Iduladha sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar sekolah.
“Tahun ini ada 14 orang guru yang berkurban. Jadi dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing tujuh orang untuk satu sapi, sehingga tahun ini ada dua ekor sapi kurban,” katanya.
Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar melalui kerja sama dengan pihak RT dan RW setempat agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
“Kami memang dari dulu selalu bekerja sama dengan RT dan RW sekitar. Penyalurannya dilakukan secara simbolis kepada lingkungan sekitar dan yang membagikan kepada masyarakat adalah pihak kewilayahan,” ucapnya.
Menurut Awaludin, hubungan harmonis antara madrasah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan penuh kebermanfaatan.
Tak hanya itu, MAN 2 Kota Bandung juga terus menunjukkan eksistensinya melalui berbagai prestasi siswa di ajang perlombaan. Salah satu kegiatan yang rutin meraih prestasi adalah lomba “Sahabat Sejati” yang hampir setiap tahunnya berhasil membawa pulang gelar juara.
“Di beberapa lomba seperti Sahabat Sejati, anak-anak kami hampir selalu mendapatkan juara, baik juara satu, dua, maupun tiga. Itu terus kami pertahankan,” katanya.
Dari sisi akademik, pihak sekolah juga bersyukur karena setiap tahunnya semakin banyak lulusan MAN 2 Kota Bandung yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.
“Alhamdulillah setiap tahun ada peningkatan jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri. Kami berharap siswa baru tahun ini juga bisa menambah kekuatan dan prestasi MAN 2 Kota Bandung, baik dari sisi akademik maupun non-akademik,” tuturnya.***Deri Acong















