• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Setahun Piazza Firenze Berdiri, Garut Mantapkan Langkah Menuju Pusat Industri Kulit Premium Berkelas Dunia.

bydejurnalcom
Sabtu, 17 Januari 2026
Reading Time: 3 mins read
Setahun Piazza Firenze Berdiri, Garut Mantapkan Langkah Menuju Pusat Industri Kulit Premium Berkelas Dunia.

Wabup Garut, Putri Karlina

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Perayaan satu tahun berdirinya Piazza Firenze Garut menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri kulit Kabupaten Garut menuju level yang lebih tinggi. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, hadir langsung dalam acara 1st Anniversary Piazza Firenze yang berlokasi di Kecamatan Garut Kota, Jum’at malam (17/1/2026), sekaligus menegaskan arah baru pembangunan ekonomi daerah berbasis industri kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Putri Karlina menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Piazza Firenze yang dinilainya bukan sekadar pusat perbelanjaan, melainkan etalase kemajuan industri kulit Garut. Menurutnya, Piazza Firenze berhasil menghadirkan wajah baru produk kulit lokal yang dikemas secara premium dan berdaya saing tinggi.

“Alhamdulillah, luar biasa. Sudah satu tahun Piazza Firenze berdiri dan menunjukkan kualitas produk kulit Garut yang semakin bagus. Dengan kemasan yang lebih premium, ini bisa menjadi pemacu semangat bagi para pengrajin untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ujar Putri Karlina.

BacaJuga :

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Untuk Anak – Anak Yatim Piatu di Kabupaten Cianjur Diresmikan Kapolda Jabar

Ratusan Alumni Padati Haul ke-6 Pendiri PPS Darunnajah YPI Al-Qona’ah, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Perjuangan Pesantren

Sakit Hati Karena Bicara Kasar, Kakak Bacok Adik di Sayati Hilir Margahayu

Ia menegaskan bahwa keberanian para pengrajin untuk naik kelas patut diapresiasi. Transformasi dari produk konvensional menuju produk premium dinilai sebagai langkah strategis agar industri kulit Garut mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Putri Karlina mengajak seluruh pihak untuk kembali menengok sejarah panjang industri kulit di Garut. Ia menyebut, secara historis, industri kulit Garut telah berkembang lebih dari satu abad, bahkan sejajar dengan merek-merek global ternama.

“Kabupaten Garut dalam industri kulit sudah berusia lebih dari 100 tahun, sama dengan produsen seperti Gucci. Hanya saja, kita tumbuh di negara yang terjajah, sehingga banyak tertinggal dalam berbagai aspek. Namun sekarang eranya sudah berbeda, masyarakat kita jauh lebih terdidik, dan saya yakin industri kulit Garut bisa melompat jauh lebih maju,” ungkapnya optimistis.

Selain aspek ekonomi, Wakil Bupati Garut juga menyoroti persoalan lingkungan yang selama ini menjadi tantangan serius dalam industri penyamakan kulit. Ia mengakui bahwa limbah pengolahan kulit kerap menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar, sehingga perlu ditangani secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

“Industri kulit ke depan harus bertransformasi menjadi responsible industry. Kita tidak bisa terus mengandalkan industri ekstraktif. Alam harus kita kembalikan keseimbangannya,” tegas Putri.

Menurutnya, industri kulit yang dikelola secara ramah lingkungan justru akan menjadi sistem pendukung penting bagi sektor pariwisata Garut. Dengan mengedepankan ekonomi kreatif, Garut diyakini mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang besar tanpa merusak lingkungan.

“Pariwisata adalah salah satu jalur terbaik. Ia memberikan dampak ekonomi yang luas, membuka lapangan kerja, dan tetap menjaga kelestarian alam Kabupaten Garut,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara tokoh nasional Poppy Dharsono dengan Koperasi Artisan Kulit Indonesia (KAKI). Ia menilai Piazza Firenze sebagai contoh nyata keberhasilan transformasi kerajinan kulit dari sektor semi-tradisional menjadi industri modern berorientasi global.

“Bangunan ini bukan hanya indah secara fisik, tetapi juga mencerminkan kualitas para pelaku usaha di dalamnya. Tenant-tenant di Piazza Firenze telah melalui proses seleksi dan pembinaan oleh KAKI di bawah kepemimpinan Ibu Poppy Dharsono,” ujar Ferry.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Koperasi RI berkomitmen membantu pengadaan peralatan pengolahan limbah serta mengoordinasikan penggunaan mesin penyamakan kulit secara bersama-sama. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memastikan proses industri yang lebih ramah lingkungan.

Di tempat yang sama, Pendiri Yayasan Poppy Dharsono sekaligus Ketua KAKI, Poppy Dharsono, menjelaskan bahwa Piazza Firenze dirancang dengan konsep bernuansa Eropa dan dilengkapi fasilitas restoran, sehingga memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan berkelas bagi pengunjung.

“Piazza Firenze bukan hanya ikon baru Kota Garut, tetapi juga simbol bahwa produk lokal mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, dengan nilai ekonomi yang jauh lebih baik,” jelas Poppy.

Ia memaparkan bahwa strategi pengembangan KAKI dimulai dari pembentukan koperasi sebagai fondasi kelembagaan, dilanjutkan dengan pemetaan produk unggulan seperti jaket, sepatu, tas, dan aksesori kulit. Para pengrajin kemudian dibekali bimbingan teknis dan pendampingan intensif agar mampu memenuhi standar kualitas pasar internasional.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, koperasi, dan pelaku industri, Piazza Firenze diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan industri kulit Garut sekaligus mengantarkan daerah ini menuju posisi strategis sebagai pusat ekonomi kreatif dan industri kulit premium dunia.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

LAZNAS Agnia Care Luncurkan Program Ramadan 1447 H “Menyala Ramadanku”, Perkuat Kolaborasi Filantropi Umat

Related Posts

LAZNAS Agnia Care Luncurkan Program Ramadan 1447 H “Menyala Ramadanku”, Perkuat Kolaborasi Filantropi Umat
deNews

LAZNAS Agnia Care Luncurkan Program Ramadan 1447 H “Menyala Ramadanku”, Perkuat Kolaborasi Filantropi Umat

Sabtu, 17 Januari 2026
Dir Lantas Polda Jabar Cek Jalur Arteri Selatan, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kondisi Lalu Lintas  Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026
deNews

Dir Lantas Polda Jabar Cek Jalur Arteri Selatan, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kondisi Lalu Lintas Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026

Sabtu, 17 Januari 2026
PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan
deNews

PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan

Sabtu, 17 Januari 2026
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Untuk Anak – Anak Yatim Piatu  di Kabupaten Cianjur Diresmikan Kapolda Jabar
Regional

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Untuk Anak – Anak Yatim Piatu di Kabupaten Cianjur Diresmikan Kapolda Jabar

Sabtu, 17 Januari 2026
Ratusan Alumni Padati Haul ke-6 Pendiri PPS Darunnajah YPI Al-Qona’ah, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Perjuangan Pesantren
deNews

Ratusan Alumni Padati Haul ke-6 Pendiri PPS Darunnajah YPI Al-Qona’ah, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Perjuangan Pesantren

Jumat, 16 Januari 2026
Sakit Hati Karena Bicara Kasar, Kakak Bacok Adik di Sayati Hilir Margahayu
Hukum dan Kriminal

Sakit Hati Karena Bicara Kasar, Kakak Bacok Adik di Sayati Hilir Margahayu

Jumat, 16 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Bupati Bandung Berangkatkan Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung

Kamis, 1 Mei 2025

Kesbangpol Garut Soroti Isu Kesetaraan Gender dalam Musda Pemudi Persis

Selasa, 6 Mei 2025

Baznas Garut Lakukan Bedah Rumah Seorang Guru Ngaji

Sabtu, 1 September 2018

Legislator Fraksi PAN, H. Tedi Supriadi Awali Reses Temui Konstituen di Kecamatan Katapang Tekankan Silaturahmi

Sabtu, 8 November 2025

BARQ Gelar Aksi Yaumul-Quds di Alun-Alun Garut, Dukung Pembebasan Palestina

Jumat, 28 Maret 2025
Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana, S.Ip.

Tuding Banyak Minimarket Melanggar, LSM Harimau Audensi dengan Komisi B DPRD Kabupaten Bandung

Senin, 19 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste