• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tadarus Tani Satukan Ulama dan Petani, Dorong Pertanian Sehat Berbasis Syariat Islam

bydejurnalcom
Sabtu, 25 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
Tadarus Tani Satukan Ulama dan Petani, Dorong Pertanian Sehat Berbasis Syariat Islam
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,–  Pertanian tidak hanya dipandang sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga amanah Allah SWT.

Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Tadarus Tani bertema Membangun Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) Berbasis Syariat Islam yang digelar di Kabupaten Ciamis, Sabtu (24/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Gerakan Amaliah Ciamis Cinta Organik Sejati (GACCORS) itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen antara ulama, petani, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan pertanian yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

BacaJuga :

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Ketua FSPP Kabupaten Ciamis, KH. Nonop Hanafiah, mengatakan pembangunan pertanian perlu ditempatkan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Menurutnya, nilai-nilai keagamaan harus menjadi landasan dalam mengelola sumber daya alam agar memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Kegiatan diawali dengan tadabbur Surah ‘Abasa yang disampaikan KH. Nonop Hanafiah. Melalui pemaknaan ayat tersebut, peserta diajak merefleksikan pentingnya membangun peradaban melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan alam secara bijaksana sesuai tuntunan syariat Islam.

Selanjutnya, Ir. H. Alik Sutaryat, M.P. memaparkan konsep Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) sebagai model pembangunan pertanian yang mampu menjaga keseimbangan antara produktivitas lahan, kelestarian lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pertanian masa depan tidak cukup hanya mengejar peningkatan hasil panen, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem. Tanah yang tetap subur, air yang terjaga, serta pangan yang aman dan sehat menjadi fondasi penting bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Ciamis, Drs. Endang, unsur pemerintah daerah yang diwakili Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, tokoh masyarakat, akademisi, serta para pegiat GACCORS.

Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa Tadarus Tani bukan sekadar membahas teknik budidaya pertanian. Lebih jauh, kegiatan ini merupakan gerakan moral yang mengajak masyarakat membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari ibadah.

Konsep PSRLB menekankan pentingnya menjaga kesuburan tanah, melindungi sumber daya air, melestarikan keanekaragaman hayati, sekaligus menghasilkan pangan yang sehat, aman, dan berkualitas. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pertanian yang produktif tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Penggiat PSRLB, Kuswara Suwarman, mengatakan perubahan cara pandang terhadap pertanian menjadi salah satu kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Sudah saatnya pertanian dipandang sebagai bagian dari ibadah. Menjaga tanah, air, dan lingkungan berarti menjaga amanah Allah SWT untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Melalui Tadarus Tani, para peserta berharap kolaborasi antara ulama, petani, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan gerakan pertanian sehat yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat kemandirian pangan demi kesejahteraan masyarakat.

Tadarus Tani menjadi pengingat bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya diukur dari besarnya hasil panen, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan alam dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif,Penemuan Security Meninggal Dunia di Waduk Jatiluhur

Next Post

Anniversary XTC ke-33 Berubah Menjadi Exalt To Creativity

Related Posts

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan
deNews

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026
Putera Asgar  Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026
deNews

Putera Asgar Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026

Rabu, 12 Agustus 2026
Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao
deNews

Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao

Rabu, 12 Agustus 2026
GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot
deNews

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Rabu, 12 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid
deNews

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Rabu, 12 Agustus 2026
Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah
deNews

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Rabu, 12 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Kebakaran Tiga Rumah Permanen di Garut, Polisi Cek TKP

Rabu, 7 Juni 2023
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

Pemkab Purwakarta Siap Gelar Festival Manggis 2020

Jumat, 13 Maret 2020

DPRD Ciamis Raker Bersama Pertamina Terkait Penggalian Pipa

Kamis, 1 Oktober 2020
Foto : Pamflet edaran Pemilihan Suta Baca Ciamis 2025

Ciamis Gelar Pemilihan Duta Baca 2025, Dispusip Ajak Pemuda Jadi Inspirator Literasi

Jumat, 11 April 2025

Audiensi GNPK RI Garut Ungkap Ada Kegaduhan Dalam Pelaksanaan Proyek Revitalisasi Wisata Bagendit

Jumat, 26 Maret 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste