• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tak Hanya Calistung, RA Al-Fadliliyah Darussalam Bangun Karakter Islami dan Kepedulian Lingkungan

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Tak Hanya Calistung, RA Al-Fadliliyah Darussalam Bangun Karakter Islami dan Kepedulian Lingkungan
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Di tengah berkembangnya tuntutan pendidikan anak usia dini yang kerap berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung), pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kehidupan justru menjadi fondasi yang tak kalah penting bagi masa depan anak.

Pemahaman itulah yang menjadi salah satu pijakan pendidikan di RA Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis.

Berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, lembaga pendidikan anak usia dini ini berupaya menghadirkan pembelajaran yang seimbang antara pengembangan kemampuan akademik dasar, pembentukan karakter islami, serta kepedulian terhadap lingkungan.

BacaJuga :

Ketua DKKG : Konsistensi Legislator H. Ferdiansyah Terhadap Pemajuan Kebudayaan Menumbuhkembangkan Semangat Berkebudayaan dalam Gotong Royong

Forkopimcam Cigedug, Tagana Dinsos dan BPBD Kabupaten Garut Suplai Air Bersih Bagi Warga Desa Cinta Nagara

AKBP Eko Iskandar Sambangi Sekretariat IWO, Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri

Kepala RA Al-Fadliliyah Darussalam, Lili Herlina, S.H., S.Pd., mengatakan bahwa pendidikan usia dini merupakan fase penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak yang akan terbawa hingga mereka tumbuh dewasa.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan anak mengenal huruf atau angka, tetapi juga dari bagaimana mereka belajar menghormati orang lain, menjaga kebersihan, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik.

“Pada usia dini, anak-anak berada pada masa emas perkembangan. Apa yang dibiasakan hari ini akan menjadi bagian dari kepribadian mereka di masa depan. Karena itu kami berupaya menanamkan nilai-nilai islami dan karakter positif dalam setiap aktivitas pembelajaran,” ujar Lili.

RA Al-Fadliliyah Darussalam mengusung visi “Terwujudnya Lembaga Pendidikan Islam yang Berkualitas, Ramah Anak dan Berbudaya Lingkungan.” Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Dalam kesehariannya, peserta didik dibiasakan menerapkan perilaku islami mulai dari mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, menjaga sopan santun, menghormati guru dan orang tua, hingga belajar berbagi dengan teman.

Pembiasaan tersebut dilakukan secara bertahap dan menyenangkan agar anak mampu memahami nilai-nilai kebaikan bukan sebagai kewajiban semata, tetapi sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam yang berada di lingkungan pesantren, RA Al-Fadliliyah juga memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan dasar keagamaan.

Anak-anak diperkenalkan dengan pembelajaran membaca Al-Qur’an menggunakan metode IQRA, hafalan doa-doa harian, praktik ibadah sederhana, serta pengenalan kisah-kisah teladan yang mudah dipahami sesuai usia mereka.

Meski demikian, proses pembelajaran tetap dikemas melalui pendekatan yang ramah anak. RA Al-Fadliliyah menerapkan metode tematik integratif dan berbasis bermain (play-based learning), sehingga anak-anak dapat belajar sambil bereksplorasi, berkreasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Kami ingin anak merasa senang saat belajar. Dunia anak adalah dunia bermain, sehingga pembelajaran harus disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan mereka,” kata Lili.

Selain pembentukan karakter dan pendidikan keagamaan, RA Al-Fadliliyah Darussalam juga menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari budaya sekolah yang dibangun melalui berbagai kegiatan sederhana namun bermakna.

Anak-anak dibiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Kebiasaan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam sejak usia dini.

Konsep pendidikan berbudaya lingkungan yang diterapkan sejalan dengan upaya menciptakan sekolah yang nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Karena hal tersebut RA Al-Fadliliyah Darussalam pada tahun 2024 juga ditu juk sebagai sekolah Adiwiyata.

Didukung suasana religius khas lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, proses pendidikan berlangsung dalam lingkungan yang kondusif untuk pembentukan karakter.

Berbagai sarana pembelajaran terus dikembangkan guna menunjang kegiatan belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Tak hanya itu, RA Al-Fadliliyah Darussalam juga menjadi Laboratorium School bagi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), sehingga membuka ruang bagi pengembangan inovasi pendidikan serta peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Lili Herlina berharap pendidikan yang diberikan mampu menjadi bekal awal bagi anak-anak dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya sekaligus menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, peduli terhadap sesama, mencintai lingkungan, dan memiliki pondasi keislaman yang kuat. Itulah investasi terbaik untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat, pendidikan karakter semakin menjadi kebutuhan.

Melalui pendekatan yang memadukan pembelajaran, pembiasaan akhlak, dan kepedulian lingkungan, RA Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis terus berkomitmen menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya.(Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Seorang Guru PNS Mengaku Merasa Dizalimi Kepala Sekolah dengan Sekenario Buat Citra Buruk Lewat Tanda Tangan Orang Tua Murid

Next Post

Dalam Rangka Peringati Milad ‘Aisyiyah ke-109, Gubernur Jabar dan Bupati Garut Apresiasi Kontribusi Nyata di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Related Posts

Polda Jabar Berhasil Menangkap Dua Orang Pria Terkait Dugaan Kasus Penyebaran Konten Provokasi dan Manipulasi Informasi di Platform Medsos Threads
deNews

Polda Jabar Berhasil Menangkap Dua Orang Pria Terkait Dugaan Kasus Penyebaran Konten Provokasi dan Manipulasi Informasi di Platform Medsos Threads

Jumat, 7 Agustus 2026
Sindangrasa Wakili Ciamis di Tingkat Nasional, Wujud Budaya Gotong Royong Masyarakat Tatar Galuh
deNews

Sindangrasa Wakili Ciamis di Tingkat Nasional, Wujud Budaya Gotong Royong Masyarakat Tatar Galuh

Jumat, 7 Agustus 2026
Disdukcapil Ciamis Gandeng Kemenag dan KUA, Pengantin Langsung Dapat KK Baru
deNews

Disdukcapil Ciamis Gandeng Kemenag dan KUA, Pengantin Langsung Dapat KK Baru

Jumat, 7 Agustus 2026
Ketua DKKG : Konsistensi Legislator H. Ferdiansyah Terhadap Pemajuan Kebudayaan Menumbuhkembangkan Semangat Berkebudayaan dalam Gotong Royong
deNews

Ketua DKKG : Konsistensi Legislator H. Ferdiansyah Terhadap Pemajuan Kebudayaan Menumbuhkembangkan Semangat Berkebudayaan dalam Gotong Royong

Kamis, 6 Agustus 2026
Forkopimcam Cigedug, Tagana Dinsos dan BPBD Kabupaten Garut Suplai Air Bersih Bagi Warga Desa Cinta Nagara
deNews

Forkopimcam Cigedug, Tagana Dinsos dan BPBD Kabupaten Garut Suplai Air Bersih Bagi Warga Desa Cinta Nagara

Kamis, 6 Agustus 2026
AKBP Eko Iskandar Sambangi Sekretariat IWO, Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri
deNews

AKBP Eko Iskandar Sambangi Sekretariat IWO, Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri

Kamis, 6 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hj. Aas Aisyah.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hj. Aas Aisyah : Desa Mekarrahayu Mekar, Masyarakatnya Sejahtera

Rabu, 7 Mei 2025

Satgas Saber Pungli Di Cirende Kecamatan Campaka Purwakarta, Ada Apa?

Rabu, 13 Mei 2020

Ungkap Kinerja Bupati, Aliansi D’Ragam Dorong DPRD Garut Gunakan Hak Angket dan Interpelasi

Kamis, 11 November 2021

Dampak Limbah Sukaregang, Hasil Nota Komisi II DPRD Garut : Tutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2020

Dansat Brimob Polda Jabar Turun Langsung Bantu Warga di Lokasi Jembatan Putus di Sukabumi

Minggu, 9 Maret 2025

Komnasdik Jabar : Dinas Pendidikan Harus Bersih dari Isu Bagi-Bagi Projek

Senin, 12 Juli 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste