• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tak Hanya Calistung, RA Al-Fadliliyah Darussalam Bangun Karakter Islami dan Kepedulian Lingkungan

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Tak Hanya Calistung, RA Al-Fadliliyah Darussalam Bangun Karakter Islami dan Kepedulian Lingkungan
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Di tengah berkembangnya tuntutan pendidikan anak usia dini yang kerap berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung), pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kehidupan justru menjadi fondasi yang tak kalah penting bagi masa depan anak.

Pemahaman itulah yang menjadi salah satu pijakan pendidikan di RA Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis.

Berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, lembaga pendidikan anak usia dini ini berupaya menghadirkan pembelajaran yang seimbang antara pengembangan kemampuan akademik dasar, pembentukan karakter islami, serta kepedulian terhadap lingkungan.

BacaJuga :

Pesta Siaga Wilayah 1 di Soreang, 463 Anggota Peserta Pramuka Asah Kreativitas dan Bentuk Karakter

H. Uya Mulyana, Merawat Tradisi Pesantren dan Mengabdikan Diri untuk Pendidikan serta Guru Ngaji

Sang CEO Sempat Ajukan Mundur dari PSGC, Kini Siapkan Perombakan Tim

Kepala RA Al-Fadliliyah Darussalam, Lili Herlina, S.H., S.Pd., mengatakan bahwa pendidikan usia dini merupakan fase penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak yang akan terbawa hingga mereka tumbuh dewasa.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan anak mengenal huruf atau angka, tetapi juga dari bagaimana mereka belajar menghormati orang lain, menjaga kebersihan, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik.

“Pada usia dini, anak-anak berada pada masa emas perkembangan. Apa yang dibiasakan hari ini akan menjadi bagian dari kepribadian mereka di masa depan. Karena itu kami berupaya menanamkan nilai-nilai islami dan karakter positif dalam setiap aktivitas pembelajaran,” ujar Lili.

RA Al-Fadliliyah Darussalam mengusung visi “Terwujudnya Lembaga Pendidikan Islam yang Berkualitas, Ramah Anak dan Berbudaya Lingkungan.” Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Dalam kesehariannya, peserta didik dibiasakan menerapkan perilaku islami mulai dari mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, menjaga sopan santun, menghormati guru dan orang tua, hingga belajar berbagi dengan teman.

Pembiasaan tersebut dilakukan secara bertahap dan menyenangkan agar anak mampu memahami nilai-nilai kebaikan bukan sebagai kewajiban semata, tetapi sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam yang berada di lingkungan pesantren, RA Al-Fadliliyah juga memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan dasar keagamaan.

Anak-anak diperkenalkan dengan pembelajaran membaca Al-Qur’an menggunakan metode IQRA, hafalan doa-doa harian, praktik ibadah sederhana, serta pengenalan kisah-kisah teladan yang mudah dipahami sesuai usia mereka.

Meski demikian, proses pembelajaran tetap dikemas melalui pendekatan yang ramah anak. RA Al-Fadliliyah menerapkan metode tematik integratif dan berbasis bermain (play-based learning), sehingga anak-anak dapat belajar sambil bereksplorasi, berkreasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Kami ingin anak merasa senang saat belajar. Dunia anak adalah dunia bermain, sehingga pembelajaran harus disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan mereka,” kata Lili.

Selain pembentukan karakter dan pendidikan keagamaan, RA Al-Fadliliyah Darussalam juga menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari budaya sekolah yang dibangun melalui berbagai kegiatan sederhana namun bermakna.

Anak-anak dibiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Kebiasaan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam sejak usia dini.

Konsep pendidikan berbudaya lingkungan yang diterapkan sejalan dengan upaya menciptakan sekolah yang nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Karena hal tersebut RA Al-Fadliliyah Darussalam pada tahun 2024 juga ditu juk sebagai sekolah Adiwiyata.

Didukung suasana religius khas lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, proses pendidikan berlangsung dalam lingkungan yang kondusif untuk pembentukan karakter.

Berbagai sarana pembelajaran terus dikembangkan guna menunjang kegiatan belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Tak hanya itu, RA Al-Fadliliyah Darussalam juga menjadi Laboratorium School bagi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), sehingga membuka ruang bagi pengembangan inovasi pendidikan serta peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Lili Herlina berharap pendidikan yang diberikan mampu menjadi bekal awal bagi anak-anak dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya sekaligus menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, peduli terhadap sesama, mencintai lingkungan, dan memiliki pondasi keislaman yang kuat. Itulah investasi terbaik untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat, pendidikan karakter semakin menjadi kebutuhan.

Melalui pendekatan yang memadukan pembelajaran, pembiasaan akhlak, dan kepedulian lingkungan, RA Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis terus berkomitmen menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya.(Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Seorang Guru PNS Mengaku Merasa Dizalimi Kepala Sekolah dengan Sekenario Buat Citra Buruk Lewat Tanda Tangan Orang Tua Murid

Next Post

Dalam Rangka Peringati Milad ‘Aisyiyah ke-109, Gubernur Jabar dan Bupati Garut Apresiasi Kontribusi Nyata di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Related Posts

SDN 1 Linggarsari Plered Masuk Monitoring Kejari Purwakarta, Kepsek dan P2SP Dukung Revitalisasi Pendidikan
deEdukasi

SDN 1 Linggarsari Plered Masuk Monitoring Kejari Purwakarta, Kepsek dan P2SP Dukung Revitalisasi Pendidikan

Kamis, 5 November 2026
SDN Penyirapan 3 Kirim Dua Barung Terbaik, Sumarni, S.Pd., : Pesta Siaga Jadi Wadah Pembentukan Karakter Siswa
deNews

SDN Penyirapan 3 Kirim Dua Barung Terbaik, Sumarni, S.Pd., : Pesta Siaga Jadi Wadah Pembentukan Karakter Siswa

Kamis, 5 November 2026
MGB Siapkan Tabligh Akbar 1448 H, Satukan Ormas dan Komunitas dalam Semangat Silaturahmi serta Doa untuk Negeri
deNews

MGB Siapkan Tabligh Akbar 1448 H, Satukan Ormas dan Komunitas dalam Semangat Silaturahmi serta Doa untuk Negeri

Kamis, 5 November 2026
Pesta Siaga Wilayah 1 di Soreang, 463 Anggota  Peserta Pramuka Asah Kreativitas dan Bentuk Karakter
deNews

Pesta Siaga Wilayah 1 di Soreang, 463 Anggota Peserta Pramuka Asah Kreativitas dan Bentuk Karakter

Kamis, 5 November 2026
H. Uya Mulyana, Merawat Tradisi Pesantren dan Mengabdikan Diri untuk Pendidikan serta Guru Ngaji
deNews

H. Uya Mulyana, Merawat Tradisi Pesantren dan Mengabdikan Diri untuk Pendidikan serta Guru Ngaji

Kamis, 5 November 2026
Sang CEO Sempat Ajukan Mundur dari PSGC, Kini Siapkan Perombakan Tim
deNews

Sang CEO Sempat Ajukan Mundur dari PSGC, Kini Siapkan Perombakan Tim

Kamis, 5 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Bantuan Pangan Kembali Disalurkan di 9 Desa Kecamatan Ciparay, KPM Terima 20 Kg Beras Dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Desember 2025

Pemkab Bandung Dorong Penguatan Transparansi Lewat Penilaian Monev Implementasi UU KIP

Kamis, 16 Oktober 2025
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa (tengah).

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa : Pembangunan Infrastruktur di Perbatasan Harus Gencar Dilakukan

Senin, 28 April 2025

Agar Terlihat Rapih Dan Indah, AKP Ikin Sodikin Percantik Kantor Mapolsek Pagaden

Jumat, 16 Mei 2025

Bukan Hoaks, Lucky Hakim Center Pastikan Kebenaran Surat Pengunduran Diri Wabup Indramayu

Senin, 13 Februari 2023

Upaya Lestarikan Seni dan Budaya Sunda, Kang DS Dukung Mulok Sekolah

Minggu, 11 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste