Dejurnal.com, Garut — Konsistensi dan kepedulian Anggota Komisi IX DPR-RI H. Ferdiansyah SE MM terhadap pemajuan kebudayaan dinilai telah menumbuhkembangkan semangat berkebudayaan dalam semangat gotong royong yang merupakan inti dari budaya Indonesia. Hal ini patut diapresiasi sebesar-besarnya.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG), H. Irwan Hendarsyah SE, dalam keterangannya seusai kegiatan Dialog Kebudayaan yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Cahaya Villa, pada hari Kamis, Agustus 2026.
Menurut Ketua DKKG yang akrab disapa Kang Jiwan, peran serta secara langsung H. Ferdiansyah kepada berbagai elemen masyarakat dan organisasi kebudayaan di Kabupaten Garut merupakan bentuk komitmen pengabdian yang nyata kepada negara. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia atas dorongan beliau telah memberikan dampak positif yang sangat besar bagi Garut, bahkan turut mendorong peningkatan ekonomi seiring tumbuh dan berkembangnya kegiatan kebudayaan di berbagai sektor.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi yang telah diberikan oleh Pak Ferdiansyah. Selama lebih dari 30 tahun beliau telah senantiasa membersamai kita dan memajukan kebudayaan di Kabupaten Garut. Begitu banyak karya dan pengabdian beliau untuk Garut,” ujar Kang Jiwan.
Lebih lanjut dikatakan, peran H. Ferdiansyah terlihat nyata terutama dalam hal pengusulan dan penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Garut, yang mencakup kekayaan kuliner, seni pertunjukan, hingga pelestarian kampung adat. Berkat perjuangan dan dukungan beliau pula, Kabupaten Garut kini diakui sebagai salah satu penerima anugerah budaya, sejajar dengan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali. Hal yang sangat luar biasa.
Kegiatan Dialog Kebudayaan tersebut dihadiri oleh Direktorat Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan, Bapak I Made Dharma Suteja, S.S., M.Si., serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut yang diwakili oleh Kabid Promosi, Dr. Aam Fatulloh, S.I.P., M.Si., M.Kom. Turut hadir para seniman, budayawan, tenaga pengajar, mahasiswa, dan praktisi kebudayaan.
Dalam dialog tersebut menghadirkan narasumber Janur M. Bagus (Jurnalis dan Penulis Buku Literasi Kebudayaan) serta Direktur Celah-Celah Langit, Bapak Mahesa El Ghassani, M.Ant.
Kang Jiwan berharap, semakin sering terselenggara kegiatan serupa, semakin kuat pula nilai-nilai kebudayaan yang tumbuh di tengah masyarakat Garut.
“Semoga melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, cita-cita mewujudkan Garut Hebat, Garut Berbudaya dapat segera tercapai,” pungkas Ketua DKKG.***Red

















