• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Media Pertanyakan Ditutupinya Informasi Meninggalnya Pejabat Disnakertras

bydejurnalcom
Minggu, 29 Maret 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Beberapa media baik cetak ataupun online
meminta agar gugus tugas Covid-19 Pemda Karawang transparan dalam memberikan data valid, utamanya terkait meninggalnya salah satu pejabat Karawang yang diduga terpapar corona.

Salah satunya datang dari Pemimpin Redaksi Baskomnews Ade Kosasih yang mempertanyakan transparansi tersebut dan membuat beberapa pernyataan.

1. Jika benar meninggalnya almarhum DA bukan terpapar covid-19, seharusnya Satgas Corona melalui Dinkes bisa menjelaskannya dengan tegas ke publik apa penyebab sebenarnya DA meninggal. Kalau memang benar karena sakit paru-paru, ya tinggal dijelaskan saja kepada media. Jangan sampai melarang awak media untuk bertanya.

BacaJuga :

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

2. Karena, semua media selama ini terus memberitakan perkembangan covid-19, tujuannya bukan untuk membuat kecemasan atau menakut-nakuti masyarakat. Melainkan sebagai langkah antisipasi masyarakat terhadap wabah ini, sesuai dengan harapan pemerintah selama ini kepada insan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

3. Terlebih, Plt Kadinkes Karawang dr, Nurdin Hidayat sendiri mengakui, 7 orang positif covid-19 berdasarkan test swab (sudah teridentifikasi virusnya), total positif ada 7 orang terpapar. 6 orang dinyatakan terkonfirmasi (diketahui identitasnya). Terus kenapa 1 orang positif lagi tidak dijelaskan siapa? Lagi-lagi dalam hal ini wartawan dilarang bertanya,” ujarnya dengan nada heran.

4. dr. Nurdin juga menjelaskan, covid-19 di Kabupaten Karawang sudah menyebar di seluruh kecamatan yang ada di Karawang. Seharusnya dasar inilah yang dijadikan satgas corona untuk semakin membuka informasi ke publik. Buka seluas-luasnya informasi, agar masyarakat lebih waspada.

5. Media menyimpulkan Satgas Corona tertutup informasinya bukan hanya pada peristiwa kabar meninggalnya almarhum DA. Melainkan bermula dari tidak adanya keterbukaan informasi mengenai pemindahan Bupati Karawang dan pasien corona lainnya dari RS Paru Jatisari ke RSUD Karawang. Media mendapatkan informasi pemindahan pemulihan bupati dan beberapa pejabat lain BUKAN DARI satgas corona. melainkan beberapa narsumber melalui bukti foto. Pada akhirnya Bupati Karawang malah menyalahkan salah satu media yang memberitakannya. Kenapa harus menyalahkan media. Wong salah sendiri kenapa informasinya terkesan ditutupi.

6. Kita juga berharap semoga meninggalnya almarhum bukan karena terpapar covid-19. Melainkan karena dampak sakit lain. TAPI PERTANYAANYA ; kenapa proses pemakaman almarhum begitu dramatis. Tidak dimandikan, tidak disolatkan, tidak dikafani, malah langsung dimakamkan seperti proses pemakaman pasien covid-19.

Apakah ini tidak melanggar atau bertentangan dengan syariat hukum fiqih mengenai proses pemakaman jenazah (silahkan dosanya tanggung sendiri).

7. Di tengah wabah ini, kami para awak jurnalis Karawang berharap agar masyarakat tetap mematuhi himbauan pemerintah soal pencegahan corona ini. Lebih baik masyarakat diam di rumah. Biarkan kami para jurnalis yang tetap bekerja untuk tetap memberikan informasi2 valid mengenai perkembangan corona di Karawang sebagai langkah antisipasi masyarakat.

8. Kami para jurnalis sebenarnya bukan tidak khwatir dengan covid-19. Kami juga sama merasa cemas. Namun kecemasan itu hilang seketika ketika masyarakat bertanya BENARKAH, BAGAIMANA INI.

Jadi kami himbau masyarakat lebih baik diam di rumah. Biarkan kami awak media yang tetap bekerja.

9. Sekali lagi kami para jurnalis meminta keterbukaan informasi dari Satgas Corona. Kami tidak mungkin memberitakan, jika tidak ada dasar informasi yang kuat. Kami juga memiliki aturan main jurnalistik yang sudah diatur dalam Undang2 Pers dan etika jurnalistik.

Segala bentuk resiko pemberitaan kami sangat memahaminya. Bahkan resiko pidana pun siap kami tanggung, hanya untuk menjawab pertanyaan kecemasan masyarakat.

Pernyataan ini ditulis oleh Pimpinan Redaksi BaskomNews.com Ade Kosasih, SE dan Pernyataan ini juga siap dipertanggungjawabkan di mata hukum.

Demikian Ade Kosasih menyatakan yang diterima dejurnal.com.***Rif

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Laskar Dewa Bantu Masyarakat Lawan Penyebaran Covid-19

Next Post

Kadinkes Karawang Gagap Jawab Sebab Meninggalnya Pejabat Disnaker

Related Posts

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Ke-3 Kalinya Kabupaten Purwakarta Raih Penghargaan Natamukti

Kamis, 17 September 2020

Kades Margaluyu Sampaikan Permintaan Maaf Dalam Audiensi Bersama Komisi A DPRD Ciamis dan Mahasiswa

Selasa, 29 April 2025

Rega Akhmad Rizal Harumkan Nama Ciamis, Raih Juara 3 Kejurda Atletik Jawa Barat 2025

Senin, 8 Desember 2025

Reses Hari Kedua Legislator PKS, H.Dadang Suryana Ada Warga Pertanyakan Izin Pembangunan Rumah Ibadah Non Muslim

Kamis, 6 November 2025

Muskab II Pengurus Baru 2025–2029 Tetapkan Nur Muttaqin Kembali Nahkodai KORMI Ciamis.

Sabtu, 22 November 2025

LSI Nilai Pasangan Dadang Supriatna – Syahrul Gunawan Potensial Menangkan Pilkada Kabupaten Bandung

Jumat, 31 Juli 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste