• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

bydejurnalcom
Jumat, 20 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Pemerintah Kabupaten Ciamis kian memantapkan langkah transformasi sektor pertanian dengan menjadikan kacang tanah sebagai komoditas unggulan baru yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui Program Pengembangan Kacang Tanah Terintegrasi, Ciamis tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis modern berbasis kemitraan dan kepastian pasar.

Komitmen ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring  dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Ape Ruswandana, dari Ruang ULP Sekretariat Daerah. Jumat (20/02/2026).

BacaJuga :

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih

Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis

 

Rapat tersebut turut melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian, perusahaan offtaker industri nasional, penyuluh pertanian, serta kelompok tani. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam memastikan program berjalan terukur, terarah, dan berkelanjutan.

Sekda Andang Firman Triyadi menegaskan, pengembangan kacang tanah di Ciamis dirancang sebagai model kemitraan agribisnis yang saling menguntungkan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa petani tidak lagi berjalan sendiri tanpa kepastian pasar.

“Yang kita bangun adalah sistem. Mulai dari penyediaan benih unggul, pendampingan budidaya, akses pembiayaan, hingga kepastian pembelian oleh offtaker industri nasional. Dengan pola ini, petani memiliki jaminan harga dan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Ciamis memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan masyarakat tani yang adaptif terhadap inovasi.

Dengan dukungan teknologi budidaya serta penguatan kelembagaan petani, produktivitas diharapkan meningkat signifikan.

Sebagai tahap awal, Desa Panjalu ditetapkan sebagai lokasi pengembangan dengan luas lahan tanam sekitar 50 hingga 200 hektare yang dikelola kelompok tani setempat.

Penetapan  tersebut mempertimbangkan kesiapan lahan, komitmen petani, serta dukungan kelembagaan desa.
Kawasan tersebut akan menjadi pilot project pengembangan kacang tanah terintegrasi sebelum direplikasi di kecamatan lain.

Jika berhasil, model ini akan diperluas secara bertahap untuk memperkuat posisi Ciamis sebagai sentra produksi kacang tanah di tingkat Jawa Barat.

Kepala DPKP Ciamis, Ape Ruswandana, menjelaskan  peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen menjadi prioritas utama. Pendampingan teknis akan dilakukan secara intensif, termasuk pengaturan pola tanam, penggunaan pupuk berimbang, hingga penanganan pascapanen.

“Kami ingin memastikan hasil panen sesuai standar industri, baik dari sisi kadar air, ukuran biji, maupun kualitas keseluruhan. Dengan begitu, daya saing produk kacang tanah Ciamis semakin kuat,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan koperasi desa agar mampu berperan sebagai agregator hasil panen sekaligus mitra distribusi. Skema ini diharapkan meningkatkan nilai tambah di tingkat lokal.

Secara makro, program ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pertanian. Dengan meningkatnya produksi dalam negeri, kebutuhan industri dapat dipenuhi dari petani lokal.

Lebih jauh, pengembangan kacang tanah terintegrasi diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja di pedesaan, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi turunan seperti pengolahan dan distribusi.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku usaha, dan petani, Ciamis optimistis mampu menata masa depan pertanian yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Kacang tanah bukan sekadar komoditas, tetapi menjadi simbol transformasi ekonomi desa dari lahan pertanian menuju pasar nasional yang membuka harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Ciamis. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Next Post

Perjuangkan Reforma Agraria, JWI Sukabumi Berencana Sampaikan Aspirasi Ke ATR/BPN

Related Posts

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar
deNews

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif
depemerintahan

Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif

Jumat, 16 Oktober 2026
TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako
deNews

TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026
Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif
deNews

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Jumat, 16 Oktober 2026
Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih
deHumaniti

Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026
Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis
deNews

Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis

Jumat, 16 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Foto : STIKes Muhammadiyah gelar wisuda Tahun Ajaran (TA) 2023-2024 di Gedung KH. Irfan Hielmy kompleks Islamic Center Ciamis, Pada Selasa (03/12/2024)

Lepas 381 Wisudawan STIKes Muhammadiyah Ciamis Bukti Keberhasilan Pendidikan Kesehatan

Selasa, 3 Desember 2024

Disdik Dorong Pelajar Purwakarta Lestarikan Lingkungan Hidup

Kamis, 16 Januari 2025

Pembangunan 14 Kios Pasar Wisata Samarang Tak Berijin, Camat : Ya.. Kita Kecolongan

Kamis, 27 Mei 2021
Foto : Lomba bedug karangtaruna bersam Djarum coklat

Lomba Bedug Karang Taruna di Ciamis Semarakkan Ramadhan

Senin, 17 Maret 2025
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep : Laporkan Bila Ada Pungutan Uang Pada SPMB

Kamis, 22 Mei 2025
Foto : penampilan Angklung Silih Asih Gereja St Yohanes bersama Gamelan Pamanah Rasa

Senandung Yaumiddini : Kolaborasi Toleransi Senja Ramadhan di Ciamis

Sabtu, 29 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste