Dejurnal.com, Garut – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut secara resmi melepas Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP yang akan mewakili Kabupaten Garut pada ajang O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Pelepasan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Selasa (7/7/2026), dalam suasana penuh semangat, optimisme, dan harapan besar agar para atlet mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Sebanyak 12 atlet pelajar terbaik hasil seleksi berjenjang akan membawa nama Kabupaten Garut untuk bersaing dengan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Mereka merupakan siswa-siswi pilihan yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah melewati proses seleksi mulai dari tingkat rayon hingga tingkat kabupaten.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, S.IP., didampingi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., serta dihadiri para pembimbing, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), ofisial, dan keluarga atlet yang turut memberikan doa serta dukungan.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., M.A.P mengatakan bahwa keikutsertaan Kabupaten Garut dalam O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat merupakan hasil dari proses pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan.
Menurutnya, para atlet yang diberangkatkan merupakan juara-juara terbaik hasil seleksi di tingkat kabupaten sehingga layak dipercaya membawa nama Kabupaten Garut pada kompetisi bergengsi tingkat provinsi.
“Para atlet yang berangkat merupakan juara terbaik di tingkat kabupaten. Mereka akan mewakili Kabupaten Garut pada O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Tahun ini terdapat 12 atlet yang akan bertanding pada tujuh cabang olahraga, di antaranya panjat tebing, renang, atletik, pencak silat, bulu tangkis, serta cabang olahraga lainnya yang dipertandingkan,” ujar Teguh.
Ia menjelaskan, seluruh atlet akan didampingi oleh para ofisial dan guru PJOK yang selama ini berperan sebagai pelatih sekaligus pembimbing selama proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi, menjaga kondisi fisik maupun mental atlet, serta memastikan mereka dapat bertanding secara maksimal.
Selain itu, seluruh biaya keberangkatan kontingen menuju ajang O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat sepenuhnya didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar.
Teguh menambahkan bahwa O2SN bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, sportivitas, disiplin, kerja keras, serta pengalaman berharga bagi para peserta didik.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengejar medali atau menjadi juara. Yang lebih penting adalah mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, memperoleh pengalaman berharga, serta tetap menjaga kesehatan selama mengikuti kompetisi hingga kembali ke Garut dalam keadaan sehat,” katanya.
Menurutnya, pengalaman bertanding di tingkat provinsi akan menjadi bekal penting bagi para atlet pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut memiliki optimisme besar terhadap sejumlah cabang olahraga yang selama ini mampu menunjukkan prestasi membanggakan. Salah satu cabang olahraga yang secara konsisten menjadi andalan adalah pencak silat, yang telah beberapa kali menyumbangkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Selain pencak silat, pada penyelenggaraan O2SN tahun ini cabang olahraga renang juga diproyeksikan menjadi salah satu sektor unggulan yang memiliki peluang besar untuk meraih prestasi dan membawa pulang medali bagi Kabupaten Garut.
Meski demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tetap memberikan dukungan yang sama kepada seluruh atlet dari semua cabang olahraga. Setiap peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menjadi duta pelajar Kabupaten Garut yang membanggakan baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.
Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung hingga Kamis mendatang. Melalui ajang tersebut diharapkan lahir bibit-bibit atlet muda berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, bahkan Indonesia pada berbagai kejuaraan olahraga di tingkat nasional maupun internasional.***Willy
















