• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

bydejurnalcom
Senin, 6 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., M.A.P.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menegaskan bahwa kedatangan sejumlah orang tua calon peserta didik ke Kantor Dinas Pendidikan pada Senin (6/7/2026) merupakan bagian dari penyampaian aspirasi terkait hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP, khususnya mengenai siswa yang belum dinyatakan lolos di sekolah tujuan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., M.A.P., saat ditemui dejurnal.com di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menjelaskan bahwa tanggal 6 Juli sesuai dengan tahapan SPMB merupakan masa sanggah, yakni kesempatan bagi orang tua untuk memperoleh penjelasan mengenai hasil seleksi yang diterima anaknya.

Menurut Teguh, masa sanggah memiliki fungsi penting sebagai ruang klarifikasi apabila terdapat keberatan dari orang tua terhadap hasil seleksi. Seluruh proses tersebut dilakukan oleh panitia SPMB di masing-masing satuan pendidikan, bukan langsung oleh Dinas Pendidikan.

BacaJuga :

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis

Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis

Agenda Panggung Khanha Ade KS, Giriharja 2 Putu Oktober Ini

“Pada masa sanggah ini, orang tua yang anaknya belum dinyatakan lulus dapat meminta penjelasan kepada panitia SPMB di sekolah. Panitia akan menjelaskan alasan ketidaklulusan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku. Apabila orang tua memiliki bukti atau data yang dianggap dapat memperkuat bahwa anaknya layak diterima, maka hal tersebut dapat disampaikan kepada panitia untuk diverifikasi,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa hasil masa sanggah tidak selalu berujung pada perubahan status kelulusan. Apabila bukti yang diajukan memang sesuai dengan ketentuan, maka keputusan dapat berubah. Namun apabila hasil verifikasi menunjukkan seluruh proses telah sesuai aturan, maka status kelulusan tetap tidak berubah.

Teguh menilai, banyaknya orang tua yang datang ke Dinas Pendidikan didorong oleh rasa kecewa karena anak-anak mereka belum memperoleh kursi di sekolah negeri yang diinginkan, khususnya di SMP Negeri 1 Garut dan SMP Negeri 2 Garut yang setiap tahunnya menjadi sekolah dengan tingkat peminat paling tinggi.

Teguh mengatakan,”Memang muncul ketidakpuasan dari sebagian orang tua sehingga mereka datang beramai-ramai meminta kejelasan kepada Dinas Pendidikan. Namun perlu dipahami bahwa setiap sekolah memiliki daya tampung yang berbeda-beda. Ketika kuota sudah terpenuhi sesuai ketentuan, sistem otomatis mengunci sehingga tidak memungkinkan adanya penambahan peserta didik secara sepihak,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Teguh, para orang tua meminta agar pemerintah mengupayakan adanya penambahan kuota peserta didik di sekolah-sekolah favorit. Mereka berharap kapasitas rombongan belajar (Rombel) yang semula berkisar 38 hingga 40 siswa per kelas dapat ditambah sehingga calon peserta didik yang belum tertampung dapat diterima.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dinas Pendidikan menyatakan siap memfasilitasi keinginan masyarakat. Namun demikian, kewenangan untuk menambah kuota maupun daya tampung sekolah bukan berada di tangan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

“Kami tidak bisa serta-merta menambah kuota. Penambahan daya tampung merupakan kewenangan pemerintah pusat. Yang bisa kami lakukan adalah memfasilitasi aspirasi masyarakat agar dapat diajukan sesuai mekanisme yang berlaku,” ungkap Teguh.

Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan bersama para orang tua telah dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani seluruh peserta rapat. Dokumen tersebut selanjutnya akan dijadikan nota dinas untuk disampaikan kepada Bupati Garut sebagai kepala daerah.

Menurut Teguh, usulan resmi kepada pemerintah pusat mengenai penambahan daya tampung sekolah harus disampaikan oleh kepala daerah, bukan oleh kepala dinas.

“Setelah berita acara ditandatangani, kami akan menyampaikan nota dinas kepada Bapak Bupati Garut. Nantinya apabila pemerintah pusat membuka kesempatan penambahan daya tampung, usulan tersebut diajukan oleh kepala daerah,” ucap Teguh.

Ia mengakui bahwa persoalan kekurangan daya tampung memang paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Garut Kota dan Tarogong Kaler. Berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilakukan sebelumnya, jumlah kursi sebenarnya telah disesuaikan dengan perencanaan. Namun dalam pelaksanaannya, antusiasme masyarakat untuk mendaftarkan anak ke SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan.

“Sejak awal kami sebenarnya sudah melakukan analisis kebutuhan peserta didik. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak siswa yang berdomisili di sekitar Garut Kota dan Tarogong Kaler yang belum tertampung di sekolah negeri favorit tersebut,” jelasnya.

Karena itu, Dinas Pendidikan berharap upaya pengajuan penambahan kuota dapat memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat sehingga lebih banyak calon peserta didik dapat diterima pada tahun ajaran 2026.

“Kami berharap ikhtiar ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Apabila penambahan kuota disetujui, maka siswa-siswa yang saat ini belum tertampung dapat diterima melalui kuota baru sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Teguh.***Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Next Post

Ratusan Chef MBG Aksi Demo Masak dan Sampaikan Aspirasi di Gedung DPRD Garut

Related Posts

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara
deNews

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Senin, 5 Oktober 2026
Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan
deSport

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Minggu, 4 Oktober 2026
Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong
deNews

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Minggu, 4 Oktober 2026
Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis
deNews

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis

Minggu, 4 Oktober 2026
Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis
deNews

Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis

Minggu, 4 Oktober 2026
Agenda Panggung Khanha Ade KS, Giriharja 2 Putu Oktober Ini
deNews

Agenda Panggung Khanha Ade KS, Giriharja 2 Putu Oktober Ini

Minggu, 4 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Kerjasama Dengan IPB Bogor, IKM Ponorogo Gelar Pelatihan Sterilisasi Sate Ayam

Selasa, 21 Juni 2022

Gaduh Pilkades Serentak, Kinerja DPMD Garut dan PPKD Wajib Dievaluasi Sebelum Makin Kisruh

Rabu, 26 Mei 2021

HUT Ke-380 Kabupaten Bandung Momentum Percepatan Pemulihan Ekonomi, Ini Langkah Kang DS

Senin, 19 April 2021

Bupati Bandung Usulkan Dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Ciwidey dan Nagreg

Rabu, 1 Oktober 2025

Tergeletak Kaku Belasan Tahun, Kondisi Jupi Warga Garut Tak Terawat dan Buruk Gizi

Senin, 21 September 2020

Desa Pangauban Raih Juara Pertama Anugerah Gapura Sri Baduga Desa Tingkat Provinsi Jabar?

Rabu, 24 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste