• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Maret 19, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

RSUD Soreang Resmi Diberi Nama RSUD Otista Sabilulungan

bydejurnalcom
Jumat, 29 Januari 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal com, Bandung – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang resmi dengan nama RSUD Oto Iskandardinata (Otista) Sabilulungan. Pembangunan RSUD Otista yang terletak di Jalan Gading Tutuka, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang ini menelan biaya Rp 320 miliar lebih murni dari APBD Kabupaten Bandung. Dibangun secara multiyear, anggaran jamak dua kali loncatan tahun bisa selesai.

Direncanakan diawal masa jabatan Bupati Bandung, Dadang M Naser, diresmikan di akhir masa jabatan Bupati Bandung, Dadang M Naser, yang habis 17 Pebruari 2021.Dadang M Naser mengatakan, awalnya dana untuk pembangunan RSUD Otista ini rencananya akan meminjan dari MSI, Kementrian Keuangan.

“Tetapi setelah dihitung-hitung bunganya berat. Akhirnya kami sepakat dengan DPRD untuk menggunakan anggaran murni sistem multiyear,” kata Dadang M Naser di sela-sela peresmian.

BacaJuga :

RSUD Bayu Asih Peringati Hari jadinya ke -95

RSUD Bayu Asih dan PWI Purwakarta Jalin Kerjasama melalui Program Penta helik

Komisi II DPRD Garut Tinjau Fasilitas RSUD dr. Slamet, Dorong Penambahan Sarana ICU

Awal RSUD ini disiapkan 7, 8 dan 9 lantai. Namun, karena anggaan intern Kabupaten Bandung jadi 5, 6, dan 7 lantai.Keberadaan RSUD seperti ini, ujjar Dadang menjadi impiannya. Ia ingin punya RS bertarap internasional.

“Pasilitas lainnya masih luas. Masih ada satu lahan 7 hektar, yang 700 sudah dipakai zakat center sebagai penopang RSUD. Nantinya disini ada hotel, ada kegiatan-kegiatan klinik yang berorientasi bisnis,” terangnyaDadang menambahkan, di RSUD nanti ada operasi klinik kecantikan operasi wajah (Bentuk hidung dan mata). “Untuk untuk operasi hidung jadi mancung, mata sipit jadi melotot. Untuk alat operasi penanganan jantung yang termodern,” ujarnya.

Pembangunan RSUD Otista, terang bupati, mahal karena ditunjang oleh struktur-struktur yang kuat, juga penopang-penopang yang elektrik, unsurdigital. “Termasuk mengantar obar disini dengan teknologi “beubeueeitan ” ke ruangan atau kamar inap tanpa ada orang yang mengantar, obat yang dikirim dari bawah (apotek) ke ruangan dengan cepat terkirim tanpa ada orang yang mengantar, melalui teknologi in oksigen juga sentral ke berbagai kamar,” terangnya.

Oksigen juga, jelas bupati. bisa diproduksi untuk dipasok ke 62 puskesmas di Kabupaten Bandung, dan bisa dijual ke rumah sakit penunjang tipe C di kabupaten Bandung DPD bisa mendorong untuk peningkatan PAD.

Menurut bupati, ada yang sipatnya pembayaran sosial, dan ada yang untuk bisnis. Untuk yang prasejahtera ada subsidi dari yang mampu bayar. “Ada kelas- kelasnya. Mana yang mengahasilkan PAD, mana yang disubsidi oleh PAD. Ini rumah sakit yang dicita- citakan,” jelas Dadang M Naser.

Sedangkan eks RSUD Soreang nanti akan diorientasikan untuk tempat pendidikan kesehatan.” Mungkin saja bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk membuat Fakultas Kedokteran subsistem dengan unit bersitas yang ada atau dengan akadami perawat untuk menunjang SDM di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Meski sudah megah, tapi RSUD Oto Iskandardinata masih type C, karena untuk naik status masih ada proses untuk berorientasi ke kelas B. “Kalau yakin ada tim penilai melihat layak jadi tipe B. Tapi kalau ijin penelitian tipe B dengan 413, tempat tidur, 2021 setahap setahap pindah,
Sekarang sedang masukan VCR disana persis sejumlah 92 specumen,” imbuhnya.

Nama RSUD Oto Iskandar Dinata dari hasil sayembara. Ada tiga rumah sakit di kabupaten Bandung yang namanya disayembarakan.Nama RSUD Otista sendiri, diambil dari nama pahlawan dari Kabupaten Bandung asal Bojongsoang.

“Dia pejuang gigih, Belanda takut dengan Otista yang punya jukukan Si Jalak Harupat. Sedangkan sabilulungan sebagai jiwa kesatria pahlawan Sunda. Kalau Jepang, para pahlawannya disebut samurai jiwanya bushido, kalau Korea samayudo, pahlawan Sunda jiwanya sabilulungan, maka dinamakan Otista Sabilulungan,” pungkasnya.

Pemenang sayembara tidak disebut, tapi warga Kecamatan Soreang.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: OtistaRSUDSoreang
Previous Post

Satreskrim Polres Purwakarta Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan

Next Post

Warga Cianjur Tertimpa Pohon Tumbang, Jangan Berharap Dapat Ganti Rugi dari Pemerintah

Related Posts

Bupati Bandung Geber Tuntas Soreang Jadi Pilot Project Penurunan Stunting 2025
deNews

Bupati Bandung Geber Tuntas Soreang Jadi Pilot Project Penurunan Stunting 2025

Sabtu, 29 November 2025
RSUD Ciamis Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Bukan Sekadar Menyikat Gigi Soal Edukasi dan Kesadaran Diri
deNews

RSUD Ciamis Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Bukan Sekadar Menyikat Gigi Soal Edukasi dan Kesadaran Diri

Kamis, 13 November 2025
Pagelaran Seni Budaya Baraya Bedas di Desa Panyirapan Soreang : Harmoni Tradisi, Inovasi, dan Semangat
Budaya

Pagelaran Seni Budaya Baraya Bedas di Desa Panyirapan Soreang : Harmoni Tradisi, Inovasi, dan Semangat

Minggu, 19 Oktober 2025
RSUD Bayu Asih Peringati Hari jadinya ke -95
Nasional

RSUD Bayu Asih Peringati Hari jadinya ke -95

Sabtu, 18 Oktober 2025
RSUD Bayu Asih dan PWI Purwakarta Jalin Kerjasama melalui Program Penta helik
Nasional

RSUD Bayu Asih dan PWI Purwakarta Jalin Kerjasama melalui Program Penta helik

Selasa, 14 Oktober 2025
Komisi II DPRD Garut Tinjau Fasilitas RSUD dr. Slamet, Dorong Penambahan Sarana ICU
Parlementaria

Komisi II DPRD Garut Tinjau Fasilitas RSUD dr. Slamet, Dorong Penambahan Sarana ICU

Senin, 22 September 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

270 Siswa Meriahkan FLS3N Tingkat Kabupaten Ciamis, Siap Melaju ke Provinsi Jawa Barat

Selasa, 6 Mei 2025

Pemkab Purwakarta Terima Bantuan Penanganan Covid-19 dari Bank bjb dan PT Indopoly Swakarsa

Rabu, 28 Juli 2021

Polres Garut Gelar Sertijab Kapolres Dengan Prosesi Pedang Pora

Rabu, 16 Juni 2021

Wabup Ciamis Hadiri Peresmian Pengalihan Sungai Bendungan Leuwi Keris

Jumat, 12 November 2021
Ketua IKAWATI ATR/BPN Kabupaten  Bandung, Yully Yulianengsih Iim Rohiman memberikan paket sembako kepada salah satu karyawan ATR/BPN Kabupaten Bandung, Mamun.

Peringati Hantaru ke-65 Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung Sekaligus Pisah Sambut Kasubag TU, Ratusan Paket Sembako Dibagikan

Jumat, 26 September 2025

PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan

Sabtu, 17 Januari 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste