• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Sikap APDESI Kepada Pemerintahan Baru, Begini Kata H. Dadang Suryana

bydejurnalcom
Rabu, 20 Januari 2021
Reading Time: 3 mins read
Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) harus mengawal pemerintahan Kabupaten Bandung, termasuk kepada pemerintahan yang baru sampai masa titik jabatan habisnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana yang juga sebagai Kepala Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih mengharapkan mendukung bupati yang baru setelah dilantik nanti.

“Apdesi harus mengawal kebijakan-kebijakan bupati baru sehingga beliau bisa sampai kepada finis lima tahun ke depan,” kata H. Dadang saat ditemui dejurnal.com di bilangan Komplek Perumahan Taman Kopo II, Margaasih, Selasa (19/1/2021).

BacaJuga :

116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Ditres PPA dan TPPO Polda Jawa Barat Melaksanakan Pendampingan Dalam Kegiatan Penjemputan Pekerja Hiburan di Kabupaten Sikka

Salah satu dukungan pengawalan itu, terang H. Dadang, Apdesi harus bisa memberi masukan-masukan kepada bupati baru. “Meski mungkin bisa saja diterimanya tidak enak atau tidak berkenan, yang penting kita bisa memberi masukan, kita saling menasehati antara buptai dan kepala desa saling memberi masukan untuk kemajuan Kabuaten Bandung di masa datang. Menjalin komunikasi yang baik lah, dalam artian sesuai porsi masing-masing. Bukan berarti ketua APDESI ingin menyaingi bupati,” tuturnya.

H. Dadang mengaku, setelah dilantik, secara hirarki kepengurusan APDESI nanti akan menghadap. “Kenapa sekarang belum? Kalau bahasa Sunda mah gede wiwaha lah. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan ada prasangka,”terangnya.

H. Dadang menandaskan, jangan sampai ada dugaan di Kabupaten Bandung ada matahari dua. “Padahal kan tidak ada. Pa Dadang Supriatna saya kira sama memposisikan diri ia kan belum dilantik. Pa Dadang M Naser pun kan masih menjabat bupati. Harus sama-sama kita jaga agar hubungan baik ini terus berlangsung, baik dengan bupati yang sekarang maupun dengan yang akan dilantik nanti,” imbuhnya.

H. Dadang menerangkan, APDESI harus betul-betul menunjukkan kemandirian, dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. APDESI tambahnya, harus berusaha meningkatkan kapasitasnya, bekerja sesuai dengan tujuan dibentuknya APDESI.

“APDESI harus bisa bekerja sama dengan pemerintahan daerah dalam artian sama-sama saling membutuhkan. APDESI dibutuhkan pemerintah daerah, pemerintah daerah dibutuhkan APDESI dalam rangka sma-sama untuk memajukan pemerintah desa, memajukan kesejahteraan masyarakat desa yang ada di desa masing-masing,” sabungnya.

APDESI, lanjut H. Dadang tidak boleh berapliasi terhadap partai politik. “Jadi APDESI itu berdiri diatas semua partai politik dan bekerja untuk semua, dalam artian untuk kepentingan pemerintah desa,” katanya.

H. Dadang Suryana berharap di masa kepengurusan tahun 2021-2026 nanti betul-betul terbentuk APDESI yang bisa membawa aspirasi masyarakat.

“Kemungkinan anatara bulan Juni atau Juli digelar Muscab/ Musda APDESI. Cuma permasalahannya Juni itu ada pesta demokrasi Pilkades. Saya ingin agar kepala desa yang baru bisa berkontribusi untuk pemilihan ketua APDESI Kabupaten Bandung. Muscab/Musda APDESI diharap bisa dilakasanakan setelah Pilkades,” terangnya.

Banyak kepala desa menyebut nama H. Dadang Suryana layak untuk memimpin APDESI Kabupaten Bandung periode 2021-2026. Menanggapi hal itu, dan ditanya bagaimana minatnya, H. Dadang mengatakan bukan masalah berminat atau tidak. Ia yakin kalau semua kepala desa punya keinginan untuk memajukan desanya melalui APDESI.

“Saya sudah tiga periode menjabat jadi kepala desa, tapi kalau memang ada hal-hal yang diperlukan insyaalloh saya siap untuk menjadi ketua Apdesi Kabupaten Bandung. Cuma catatannya itu, saya yakin dan percaya bahwa garda terdepan APDESI itu para kepala desa. 270 kepala desa di Kabupaten Bandung ditambah lagi dengan perangkat desanya, mereka mengerti bahawa APDESI itu bukan untuk mencari keuntungan materi, apa lagi keuntungan pribadi,” jelasnya.

Para kepala desa itu, menurut H. Dadang berbeda dengan masyarakat awam. Mereka sudah mengerti apa tugas Apdesi, bagaimana Apdesi ke depan. “Jadi kalau kepala desa itu tidak bisa didorong-dorong, apa lagi dipaksa- paksa karena APDESI itu bukan unuk kmencari keuntungan. Jadi saya berharap ketua APDESI nanti tidak menggunakan APDESIA untuk mencari keuntungan. Yang sudah-sudah banyak seperti itu sehingga jadi bumerang,” katanya.

H. Dadang menyebut, banyak kades terutama yang muda-muda mumpuni untuk menjadi ketua APDESI yang dapat membawa APDESI ke arah yang lebih bagus. “Tidak bisa bisa hanya dengan power saja untuk menjadi ketua APDESI. IT- nya harus menunjang, hubungan ke bawah ke atasnya harus betul-berul bagus, sehingga nanti bisa membawa pemerintahan desa ke arah yang lebih bagus,” katanya.

Meski H. Dadang siap menjadi Ketua APDESI Kabupaten Bandung, namun ia menyebut banyak yang muda dan potensial. “Yang sudah tiga peroode jadi kepala desa sebaiknya diam lah. Terima kasih bagi para kepala desa yang mempercayai saya,” tandasnya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Peringati HPN 2021 PWI Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial dan Lomba Foto-Karya Tulis Jurnalistik

Next Post

Bupati Purwakarta: Bertani Dilembaga Pendidikan kembalikan Kultur Anak Anak Peka terhadap Lingkungan

Related Posts

Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita Polda Jabar Dalam Pengungkapan Promosi Judol
deNews

Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita Polda Jabar Dalam Pengungkapan Promosi Judol

Rabu, 25 Februari 2026
Siswa Siswi SMPN 1 dan SMAN 10 Mulai Masuk Sekolah, Polsek Leuwigoong Siaga Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar dan Aman di Jam Rawan
deNews

Siswa Siswi SMPN 1 dan SMAN 10 Mulai Masuk Sekolah, Polsek Leuwigoong Siaga Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar dan Aman di Jam Rawan

Selasa, 24 Februari 2026
Tarling Perdana Ramadhan 2026, Bupati Herdiat Tegaskan Komitmen Sosial di Tengah Tantangan Anggaran
deNews

Tarling Perdana Ramadhan 2026, Bupati Herdiat Tegaskan Komitmen Sosial di Tengah Tantangan Anggaran

Senin, 23 Februari 2026
116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif
Hukum dan Kriminal

116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif

Senin, 23 Februari 2026
PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Nasional

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Senin, 23 Februari 2026
Ditres PPA dan TPPO Polda Jawa Barat Melaksanakan Pendampingan Dalam Kegiatan Penjemputan Pekerja Hiburan di Kabupaten Sikka
deNews

Ditres PPA dan TPPO Polda Jawa Barat Melaksanakan Pendampingan Dalam Kegiatan Penjemputan Pekerja Hiburan di Kabupaten Sikka

Senin, 23 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Senam Ritmik Sumbang Emas Perdana Kontingen Ciamis di Popda Jabar 2025

Sabtu, 27 September 2025

Bupati Bandung : Pembangunan Penanggulangan Banjir Tertunda Pandemi Covid-19

Rabu, 14 Oktober 2020

Tasyakur Bi Nimah Muharaman, Ketua Fraksi PKB DPRD Garut Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 3 September 2020

Sekolah Belum Punya Ijin Jangan Dulu Beroperasi, Ester : Tempuh Persyaratan Dulu

Sabtu, 12 Juni 2021
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep : Laporkan Bila Ada Pungutan Uang Pada SPMB

Kamis, 22 Mei 2025

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste