• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Mei 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Sikap APDESI Kepada Pemerintahan Baru, Begini Kata H. Dadang Suryana

bydejurnalcom
Rabu, 20 Januari 2021
Reading Time: 3 mins read
Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) harus mengawal pemerintahan Kabupaten Bandung, termasuk kepada pemerintahan yang baru sampai masa titik jabatan habisnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana yang juga sebagai Kepala Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih mengharapkan mendukung bupati yang baru setelah dilantik nanti.

“Apdesi harus mengawal kebijakan-kebijakan bupati baru sehingga beliau bisa sampai kepada finis lima tahun ke depan,” kata H. Dadang saat ditemui dejurnal.com di bilangan Komplek Perumahan Taman Kopo II, Margaasih, Selasa (19/1/2021).

BacaJuga :

Kapolres Purwakarta Terima Silaturahmi AKSPI, Perkuat Komitmen SPMB Transparan dan Kondusifitas Pendidikan

Herdiat Ingatkan ASN Ciamis Jangan Minta Dilayani Masyarakat Saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 

Kunjungan PWI Subang ke Dinsos Diharapkan Perkuat Publikasi Program Sosial

Salah satu dukungan pengawalan itu, terang H. Dadang, Apdesi harus bisa memberi masukan-masukan kepada bupati baru. “Meski mungkin bisa saja diterimanya tidak enak atau tidak berkenan, yang penting kita bisa memberi masukan, kita saling menasehati antara buptai dan kepala desa saling memberi masukan untuk kemajuan Kabuaten Bandung di masa datang. Menjalin komunikasi yang baik lah, dalam artian sesuai porsi masing-masing. Bukan berarti ketua APDESI ingin menyaingi bupati,” tuturnya.

H. Dadang mengaku, setelah dilantik, secara hirarki kepengurusan APDESI nanti akan menghadap. “Kenapa sekarang belum? Kalau bahasa Sunda mah gede wiwaha lah. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan ada prasangka,”terangnya.

H. Dadang menandaskan, jangan sampai ada dugaan di Kabupaten Bandung ada matahari dua. “Padahal kan tidak ada. Pa Dadang Supriatna saya kira sama memposisikan diri ia kan belum dilantik. Pa Dadang M Naser pun kan masih menjabat bupati. Harus sama-sama kita jaga agar hubungan baik ini terus berlangsung, baik dengan bupati yang sekarang maupun dengan yang akan dilantik nanti,” imbuhnya.

H. Dadang menerangkan, APDESI harus betul-betul menunjukkan kemandirian, dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. APDESI tambahnya, harus berusaha meningkatkan kapasitasnya, bekerja sesuai dengan tujuan dibentuknya APDESI.

“APDESI harus bisa bekerja sama dengan pemerintahan daerah dalam artian sama-sama saling membutuhkan. APDESI dibutuhkan pemerintah daerah, pemerintah daerah dibutuhkan APDESI dalam rangka sma-sama untuk memajukan pemerintah desa, memajukan kesejahteraan masyarakat desa yang ada di desa masing-masing,” sabungnya.

APDESI, lanjut H. Dadang tidak boleh berapliasi terhadap partai politik. “Jadi APDESI itu berdiri diatas semua partai politik dan bekerja untuk semua, dalam artian untuk kepentingan pemerintah desa,” katanya.

H. Dadang Suryana berharap di masa kepengurusan tahun 2021-2026 nanti betul-betul terbentuk APDESI yang bisa membawa aspirasi masyarakat.

“Kemungkinan anatara bulan Juni atau Juli digelar Muscab/ Musda APDESI. Cuma permasalahannya Juni itu ada pesta demokrasi Pilkades. Saya ingin agar kepala desa yang baru bisa berkontribusi untuk pemilihan ketua APDESI Kabupaten Bandung. Muscab/Musda APDESI diharap bisa dilakasanakan setelah Pilkades,” terangnya.

Banyak kepala desa menyebut nama H. Dadang Suryana layak untuk memimpin APDESI Kabupaten Bandung periode 2021-2026. Menanggapi hal itu, dan ditanya bagaimana minatnya, H. Dadang mengatakan bukan masalah berminat atau tidak. Ia yakin kalau semua kepala desa punya keinginan untuk memajukan desanya melalui APDESI.

“Saya sudah tiga periode menjabat jadi kepala desa, tapi kalau memang ada hal-hal yang diperlukan insyaalloh saya siap untuk menjadi ketua Apdesi Kabupaten Bandung. Cuma catatannya itu, saya yakin dan percaya bahwa garda terdepan APDESI itu para kepala desa. 270 kepala desa di Kabupaten Bandung ditambah lagi dengan perangkat desanya, mereka mengerti bahawa APDESI itu bukan untuk mencari keuntungan materi, apa lagi keuntungan pribadi,” jelasnya.

Para kepala desa itu, menurut H. Dadang berbeda dengan masyarakat awam. Mereka sudah mengerti apa tugas Apdesi, bagaimana Apdesi ke depan. “Jadi kalau kepala desa itu tidak bisa didorong-dorong, apa lagi dipaksa- paksa karena APDESI itu bukan unuk kmencari keuntungan. Jadi saya berharap ketua APDESI nanti tidak menggunakan APDESIA untuk mencari keuntungan. Yang sudah-sudah banyak seperti itu sehingga jadi bumerang,” katanya.

H. Dadang menyebut, banyak kades terutama yang muda-muda mumpuni untuk menjadi ketua APDESI yang dapat membawa APDESI ke arah yang lebih bagus. “Tidak bisa bisa hanya dengan power saja untuk menjadi ketua APDESI. IT- nya harus menunjang, hubungan ke bawah ke atasnya harus betul-berul bagus, sehingga nanti bisa membawa pemerintahan desa ke arah yang lebih bagus,” katanya.

Meski H. Dadang siap menjadi Ketua APDESI Kabupaten Bandung, namun ia menyebut banyak yang muda dan potensial. “Yang sudah tiga peroode jadi kepala desa sebaiknya diam lah. Terima kasih bagi para kepala desa yang mempercayai saya,” tandasnya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Peringati HPN 2021 PWI Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial dan Lomba Foto-Karya Tulis Jurnalistik

Next Post

Bupati Purwakarta: Bertani Dilembaga Pendidikan kembalikan Kultur Anak Anak Peka terhadap Lingkungan

Related Posts

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Agus Setiawan  Berharap SPMB Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
deNews

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Agus Setiawan Berharap SPMB Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

Selasa, 26 Mei 2026
Bupati Herdiat Pilih Jaga Alam Ciamis Daripada Rusak Gunung Demi Tambang
deNews

Bupati Herdiat Pilih Jaga Alam Ciamis Daripada Rusak Gunung Demi Tambang

Selasa, 26 Mei 2026
Modus Hibah Rp33 Miliar Berujung Penipuan, Komplotan Berkedok Tokoh Agama Dibekuk Polres Ciamis
deNews

Modus Hibah Rp33 Miliar Berujung Penipuan, Komplotan Berkedok Tokoh Agama Dibekuk Polres Ciamis

Selasa, 26 Mei 2026
Kapolres Purwakarta Terima Silaturahmi AKSPI, Perkuat Komitmen SPMB Transparan dan Kondusifitas Pendidikan
deNews

Kapolres Purwakarta Terima Silaturahmi AKSPI, Perkuat Komitmen SPMB Transparan dan Kondusifitas Pendidikan

Selasa, 26 Mei 2026
Herdiat Ingatkan ASN Ciamis Jangan Minta Dilayani Masyarakat Saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 
deNews

Herdiat Ingatkan ASN Ciamis Jangan Minta Dilayani Masyarakat Saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 

Selasa, 26 Mei 2026
Kunjungan PWI Subang ke Dinsos Diharapkan Perkuat Publikasi Program Sosial
deNews

Kunjungan PWI Subang ke Dinsos Diharapkan Perkuat Publikasi Program Sosial

Selasa, 26 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Ema Eti sudah 15 tahun di Cipeuyeum jadi pengelola Pepetek belum pernah mendapat bantuan pemerintah

Dana Bansos Perikanan Dipotong dan Jadi Bancakan, DKPP Cianjur Tidak Peduli?

Senin, 19 Oktober 2020

Kades se-Kabupaten Subang Ancam Takan Cairkan DD dan Mogok Kerja, Ini Penyebabnya

Selasa, 18 Februari 2025
Foto : Perbaikan Sementara tikungan arit penghubung jalan cimaragas-cidolog dilalui truk Rabu (10/04/2025)

Bupati Pastikan Akses Infrastruktur Tahan Lama, DPUPRP Kaji Mendalam Penyebab Amblas Tikungan Arit

Kamis, 10 April 2025

Waduh! Puluhan Warga Desa Sukamulya Pagaden Keracuan Makanan Acara Nisfu Syaban

Rabu, 8 Maret 2023

Milangkala Kabupaten Bandung Ke- 384 Pemcam Majalaya Gelar Seni Budaya, Unjuk Kabisa

Kamis, 8 Mei 2025

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Ratusan Ustaz dan Ustazah, Begini Pesan Bupati dan Kepala Kemenag

Sabtu, 1 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste