• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Atlit NPCI Kabupaten Bekasi Keluhkan Belum Terima Uang Binaan, Kuasa Hukum : Kita Bakal Somasi

bydejurnalcom
Sabtu, 19 Juni 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bekasi – Atlit binaan National Paralympic Comitte Indonesia ( NPCI ) Kabupaten Bekasi, keluhkan uang binaan pelatihan yang hingga saat ini belum juga mereka terima, hal tersebut di sampaikan mereka kepada awak media, di salah satu rumah atlit yang berada di kecamatan Setu. Pada Jum’at sore. (18/06/2021).

Dengan di dampingi kuasa hukum, 7 Atlit Disabilitas dan salah satu nya mantan pengurus NPCI Kabupaten Bekasi, mengaku hingga saat ini mereka belum mendapatkan jawaban dari pengurus NPCI terkait dana binaan yang harusnya mereka dapat tiap bulannya.

Menurut Tasha salah satu Atlit Splinter yang pernah mendapatkan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu, selama dirinya bergabung di NPCI Kabupaten Bekasi, sejak 2020 hanya mendapatkan sekali di bulan Januari 2021.

BacaJuga :

No Content Available

“Selama ikut di NPCI Kabupaten Bekasi, hanya satu kali saya dapatkan uang binaan, sebesar 800 ribu, itupun di potong 100 ribu, katanya untuk uang lelah yang mengurus administrasi nya” ujar Tasha.

Tidak hanya Tasha saja, rekan-rekannya pun mengalami hal yang sama, bahkan Rijal Atlit Goal ball yang sejak tahun 2017, tidak mendapatkan uang binaan yang seharusnya mereka dapatkan tiap bulannya.

Sedangkan salah satu mantan ketua seksi bina prestasi NPCI Kabupaten Bekasi, Ankara, harus menerima kenyataan pahit, dirinya mengaku di berhentikan sepihak, lantaran sempat menanyakan uang binaan yang selama ini diduga tidak jelas kemana.

“Saya di berhentikan sepihak, dan tidak ada mediasi hingga saat ini, saya menduga pemberhentian saya, karena beberapa saat yang lalu saya sempat bertanya soal keuangan NPCI ” ujar Ankara.

Kuasa hukum para atlit, Syahrial, dirinya dalam waktu dekat akan melakukan somasi kepada pengurus NPCI Kabupaten Bekasi. Dengan beberapa point, diantaranya dugaan Mala Administrasi terkait pemberhentian ketua seksi bina prestasi yang sepihak, serta dugaan penggelapan Dana bulanan pembinaan Atlit.

“Saya sudah pelajari kasusnya, dan ini saya melihat adanya dugaan Mal Administrasi, juga meminta Hak para atlit yang hingga saat ini tidak di berikan. ” Ujar Syahrial.

Coba Abang bayangkan, mereka ini para atlit adalah mayoritas tuna netra yang jelas tidak bisa melihat. Tapi sejak mereka jadi atlit, sudah tiga kali mereka harus tanda tangan di atas materai yang tiga kali juga mereka tidak tahu isi perjanjian seperti apa, seharusnya isi perjanjian di bacakan. Ini salah satu bentuk pelecahan terhadap mereka para atlit tunanetra. Tambah Syarial dengan kecewa.***Eka/Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Kabupaten Bekasi
Previous Post

Kedapatan Lakukan Pungli, 26 Preman Diamankan Polres Purwakarta

Next Post

Digitalisasi Pariwisata, Sebuah Harapan Dongkrak PAD

Related Posts

No Content Available

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Hadir Ditengah Ribuan Buruh Pada Puncak May Day, Bupati Bandung Sampaikan Ini

Minggu, 21 Mei 2023
Salah satu spanduk provider ternama yang ditertibkan Bappenda Cianjur karena dianggap liar tanpa stiker tanda lunas pajak, Jumat (13/8/2021).

Bappenda Cianjur Tertibkan Reklame Liar Tanpa Stiker Tanda Lunas Pajak

Jumat, 13 Agustus 2021

Sesalkan Pembobolan Uang Rp 2,5 M di BJB Cabang Soreang, Sekretaris Komisi B, H. Dadang Suryana , S.Ip Usulkan Segera Adakan Rapat untuk Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 12 Juli 2025

Penyakit TBC Masih Menjadi Masalah Kesehatan Masyarakat Garut

Rabu, 29 Januari 2020

Oknum ASN Puskesmas Singajaya Diduga Gelapkan Uang

Kamis, 27 September 2018

GNPK RI Garut Minta Insiden Ayah Curi Hape Jangan Dijadikan Pencitraan, Audit Penggunaan Dana Bos!

Minggu, 9 Agustus 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste