• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, April 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Dari Galeri Salaras R Cahyadi Angkat Nilai Karya Lukis

bydejurnalcom
Senin, 14 Juni 2021
Reading Time: 3 mins read
R Cahyadi dengan lukisannya "Wirjaatmadja Perintis Bank Pribumi" tahun 2021'di.Galeri Salaras. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

R Cahyadi dengan lukisannya "Wirjaatmadja Perintis Bank Pribumi" tahun 2021'di.Galeri Salaras. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Sari Pohaci, adalah judul lukisan karya R Cahyadi yang pada tahun 2016 dibeli dengan harga pantas oleh Dedi Mulyadi ketika masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Ketika itu Dedi Mulyadi berkunjung ke Kabupatem Bandung dalam rangka magelaran kelompok seninya gamelan Dangiang Ki Sunda di Bale Rame komplek Gedong Budaya Sabililungan (GBS).

Dedi disuguhi penpilan kreasi seni di GBS dan pameran lukisan di beranda GBS. Bersama 10 lukisan lainnya dengan harga bervareasi dan dinilai memuaskan R Cahyadi, diantara puluhan lukisan karya kelompok pelukis Kabupaten Bandung yang menamakan dirinya “Gradasi”, Sari Pohaci diboyong Dedi ke Purwakarta.

BacaJuga :

Anggota DPRD Anton Ahmad Fauzi, Atasi Sampah Tak Hanya Tugas Pemerintah

Perangkat Desa Garut Sampaikan Aspirasi Status kepada Wamendes di Tegal Malaka

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Itulah momen yang paling berkesan di tahun 2016 yang dirasakan R Cahyadi dengan kelompok Gradasinya. Di tahun ini, di masa pandemi ada lagi satu lukisan yang paling berkesan yaitu lukisan ” Raden Wirjaatmadja Perintis Bank Pribumi- (Patih Purwokerto).”

R Cahyadi tidak menyebut berapa harga lukisan pesanan itu. Ia hanya bilang dihargai pantas. Kesann yang lain dari pengerjaan lukisan tersebut yaitu dari konsep sejarah pendirian Bank Pribumi. Jika disebut kesan dari harga, bisa saja lebih tinggi dari Sari Pohaci.

Selain lukisan Perintis Bank .Pribumi, ada sekitar 6 lukisan yang dipesan oleh orang Amerika. Lukisan-lukisan tersebut dikerjakan di Galeri Salaras. Ini kesan yang lain dari lukisan itu, kalau dulu membawa nama Gradasi, sekarang Galeri Salaras.

Galeri Salaras ( Sajalan Lampah Jeung Rasa) sudah lama berdiri, sekitar tahun 2014. Didirikan R Cahyadi yang juga sebagai Ketua Bidang Seni Rupa di Paguyuban Seniman dan Budayawan Kabupaten Bandung (Pasebban) dan Kiki Dikdik Ruyama.

Menurut pelukis yang pernah mengenyam pendidikan di salah satu Pendidikan Seni Rupa di Bandung ini,
Perbedaan Gradasi dan Salaras, kalau Gradasi adalah komunitas yg membawahi para seniman lukis seluruh Indonesia, sedangkan Salaras adalah sebuah galleri atau studio seni yanng membina para talenta di Kabupaten Bandung khususnya seniman lukis.

“Awalnya memang di Kabupaten Bandung, tapi karena banyak usulan dari luar yang menjadi anggota sehingga Gardasi skupnya nasional,” katanya.

“Salaras itu galeri milik pribadi. Tapi ada 5 orang pelukis anggota saya di sini yang aktif. Ya annggota Gradasi juga,” kata R. Cahyadi di Galerinya, Komplek Gading Tutuka 1 Blok B 2 nomor 34-35, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (14/6/2021).

Di tengah pandemi, menurut R. Cahyadi terasa dampaknya pada kegiatan melukis. Diantaranya penyelenggaraan kegiatan pameran terbatas yang berdampak pada marketing. Namun ia menyiasati dengan membuat bentuk market yang bisa tembus karya-karya lukis para pelukis di galerinya.

“Kebetulan ada pesanan dari klien yang minat dan atensinya ternyata cukup tinggi terhadap karya teman-teman yang ada di Salaras. Saya rekrut anak-anak (pelukis di Galeri Salaras) untuk mengerjakannya, tapi memang standarisasi Salaras. Yang maju Salaras, bukan Gradasi,” kata R Cahyadi.

Sebagai pelukis yang sudah terjun ke dunia melukis sejak kecil, kegiatannya tidak lepas dari studio. Karenanya memiliki galeri bukan hanya sebagai tempat berekpresi dengan kanvas, kuas, dan cat warnanya, bagi R Cahyadi Galeri Salaras juga sebagai pengembangan kemampuan diri.

Selain itu, kata R Cahyadi dirinya dan Galeri Salarasnya harus menjadi proses pembelajaran bagi yang lain dan berguna bagi lingkungan sekitar khususnya dan umumnya Indonesia, serta mengangkat derajat sebuah karya.

R Cahyadi mengaku, selama ini Galeri Salaras untuk mengadakan work shop untuk anggotanya agar selalu meningkatkan kreativitas karya untuk mencapai standarisasi kwalitas yang diinginkan.

“Karena waktu saya di luar negeri juga begitu. Mahalnya karya seorang seniman lukis itu dilihat dari bobot pribadinya bagaimana dan lingkungannya juga bagaimana,” punhkas R Cahyadi yang sudah bertandang beberapa kali ke luar negeri berkaitan dengan kiprahnya sebagai pelukis.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

5 Orang Terduga Pelaku Penyerangan Kantor DPP Laskar NKRI Berhasil Diamankan Polres Karawang

Next Post

Belasan Warga Desa Kihiyang Binong Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Related Posts

Pelantikan FKDT Garut Tegaskan Legalitas Kepengurusan dan Peran Strategis Pendidikan Diniyah
deNews

Pelantikan FKDT Garut Tegaskan Legalitas Kepengurusan dan Peran Strategis Pendidikan Diniyah

Kamis, 9 April 2026
KTNA Tebar 50 Ribu Bibit Ikan di Jatiluhur
deNews

KTNA Tebar 50 Ribu Bibit Ikan di Jatiluhur

Kamis, 9 April 2026
Tak Boleh Kampanye, Tiga  Calon Kepala Desa PAW Marsel Dapat Nomor Urut
GerbangDesa

Tak Boleh Kampanye, Tiga Calon Kepala Desa PAW Marsel Dapat Nomor Urut

Kamis, 9 April 2026
Anggota DPRD Anton Ahmad Fauzi, Atasi Sampah Tak Hanya Tugas Pemerintah
Legislator

Anggota DPRD Anton Ahmad Fauzi, Atasi Sampah Tak Hanya Tugas Pemerintah

Kamis, 9 April 2026
Perangkat Desa Garut Sampaikan Aspirasi Status kepada Wamendes di Tegal Malaka
deNews

Perangkat Desa Garut Sampaikan Aspirasi Status kepada Wamendes di Tegal Malaka

Kamis, 9 April 2026
Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah
deNews

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Kamis, 9 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

GNPK RI Garut : Ada Bau Tak Sedap Dalam Pelaksanaan Proyek Penataan Wisata Situ Bagendit

Jumat, 19 Maret 2021

Polisi Ekshumasi Makam Korban Dugaan Pembunuhan Terjadi Di Pacet Kabupaten Bandung

Kamis, 30 Januari 2025

BPPI Dorong Pelestarian Budaya dan Lingkungan Terpadu di Kampung Adat Pulo

Sabtu, 1 November 2025

Pelaksanaan Reservoar, Perumda Tirta Raharja dapat Pendampingan Hukum dari Kajari Bandung

Rabu, 14 April 2021

Perubahan Status Jadi UOBK, Ini Tanggapan Pimpinan RSUD dr. Slamet

Kamis, 23 November 2023

Lama Menunggu Bantuan Pemerintah, Kades Nanjung Inisiatif Perbaiki Jalan Kabupaten Ambrol dari Swadaya Masyarakat dan Pengusaha

Rabu, 14 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste