Dejurnal.com, Bandung – Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Uya Mulyana mengaku lebih sepakat melakukan reses secara door to door. Karena menurutnya, dengan mengunjungi warga, tokoh masyarakat atau RW dari pintu ke pintu aspirasi akan secara utuh tertampung.
“Karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) reses dilakukan seperti ini, dor to door. Saya lebih sepakat seperti ini, dibandingkan dengan dilakukan di GOR, memakai kursi, sound sistem, ini itu. Dengan begitu justru aspirasi masyarakat kurang maksimal, tetapi dengan door to door aspirasi masyarakat akan lebih tersampaikan,” kata H. Uya Mulyana Kam seusai melakukan reses di salah satu rumah Ketua RW di Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (15/7/2021).
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memang mengakui, dengan dor to door konsekwensinya lebih cape karena bisa mengunjungi para Ketua RW atau RT di beberapa titik, berbeda dengan reses di fokuskan di satu titik, misalnya di GOR.
“Tapi tidak apa-apa, karena wakil rakyat memang harus lebih dekat dengan rakyat. Hal seperti ini pun bisa bermanfaat ke depannya untuk pendekatan pencalonan kembali misalnya,” pungkasnya. ***Sopandi