Dejurnal.com, Bandung- Mengawali resesnya Masa Sidang III Tahun 2022, Anggota DPRD Toni Permana menemui kontituennya di Aula Madrasah.Al- Ihwan RW 014, Desa Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kab.Bandung, Selasa (26/72022)
Di resesnya yang dihadiri sekitar 70 auden, Toni, membahas masalah e-Pokir dan harapannya untuk memediasi permohonan bantuan untuk masyarakat dari Pemkab Bandung.
Wakil Ketua Komisi C ini, menyampaikan bahwa Pemkab Bandung harus fokus menangani dampak covid 19 di sektor ekonomi.
Selain konstituen, kader Partai Nasdem, dan pengurus Nasdem Kecamatan Ciparay, hadir pula Kepala Desa Gunung Leutik, dan Kapolsek Ciparay, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para simpatisan Nasdem.
Di hadapan para auden tersebut, Toni menyampaikan, seharusnya program penanganan dampak covid tidak sekedar penyembuhan atau antisivasi virusnya, tetapi juga isu ekonominya. Akibatnya banyak pelaku usaha, termasuk UMKM yang gulung tikar terdampak covid 19.
“Selama ini anggaran untuk penanganan dampak covid cukup besar, tetapi alokasi terbesar untuk memgantisipasi penyebaran virusnya, sementara bagi sektor ekonomi relatif tidak muncul. ujar Toni. Padahal, pada skema anggaran untuk kegiatan ekonomi selalu ada, ” jelas Toni.
Menurut Toni, berbeda dengan dana desa (DD), alokasinya jelas. “Misalnya 40% untuk bantuan langsung tunai (BLT), biar masyarakat bisa bertahan hidup, meskipun sementara, ” imbuhnya.
Di APBD, terang Toni, tidak jelas berapa persen anggaran untuk mensuport UMKM yang mati karena terdampam covid 19. Hal ini, katanya menjadi potensi persoalan, yang harus segera diantisipasi.
Pada anggaran perubahan Dinas sosial (Dinsos) dan Dinas Industri, Perdagangan (Disperindag), Toni berharap memiliki program yang membantu para UKM atau pengusaha kecil, khususnya yang terdampak wabah global tersebut.
Sejak awal, kata Toni DPRD tidak diam, tetapi sejak awal untuk penanganan covid 19 terus mendorong. Hanya Bupati dan OPD, sedangkan DPRD tidak dilibatkan.
Toni berjanji saat pembahasan anggaran perubahan, pihaknya akan medorong beberapa dinas terkait untuk fokus menangani sektor ekonomi pasca pandemi, agar lebih maksimal. Kebetulan dia juga sebagai anggota Badan Anggaran. *** Sopandi