• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Usai Dampingi Kemenkes Launching Kick of BIAN 2022 Tingkat Nasional di RSUD, Ridwan Kamil Langsung ke Posyandu Sakura 10

bydejurnalcom
Rabu, 3 Agustus 2022
Reading Time: 2 mins read
Usai Dampingi Kemenkes Launching Kick of BIAN 2022 Tingkat Nasional di RSUD, Ridwan Kamil Langsung ke Posyandu Sakura 10
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta ibu Atalia mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaunching Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 tingkat Nasional tahap II Jawa Bali. Kick Off BIAN tahap II digelar
di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Selanjutnya Ridwan Kamil dan Istri berkunjung ke Posyandu Sakura 10 Rw 13 blok F dusun 5 ,desa Sukaluyu , Rabu (03/08/2022).

Pada pelaksanaan Kick Off BIAN tingkat Nasional tersebut Kemenkes berserta Gubernur Jawa Barat, dan Asisten Provinsi Jawa Barat, serta Bupati Karawang, dan Direktur RSUD Karawang

Pada sambutannya, Plt. Direktur Utama RSUD Karawang, Fitra Hergyana mengatakan bahwa pelaksanaan kampanye Measles Rubella usia 9 sampai 59 di Kabupaten Karawang menyasar 137.000 anak serta untuk sasaran imunisasi kejar usia anak 13 sampai 59 bulan, DPPHB 44.000 anak, OPV 24.000 anak, dan untuk IPV 27.000 anak.

BacaJuga :

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

“Untuk pelaksanaan BIAN tahap ini, kita menyasar 2364 Posyandu, 25 rumah sakit, dan 50 Puskesmas di Kabupaten Karawang,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut juga ia mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes RI dan Gubernur Jawa Barat yang telah mendukung RSUD Karawang dalam segi sarana dan prasana.

Kemudian, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada 25 tahun mendatang Indonesia bisa menjadi negara adidaya dengan salah satu syarat, Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia harus menjadi generasi yang produktif, kompetitif, dan sehat.

“1945 Merdeka dan 2045 menjadi negara adidaya, untuk mencapai hal tersebut diharuskan anak cucu kita nanti harus produktif, kompetitif dan sehat. Makanya tidak boleh ada stunting. Jadi, hanya Indonesia katanya pada tahun itu 70 persen warganya anak-anak muda semua,” ucapnya.

Lanjutnya, ia juga mengatakan, generasi selanjutnya tidak boleh menjadi generasi bansos.

“Jangan sampai anak cucu kita nanti jadi generasi bansos, tangannya di bawah, jadi beban negara, riweuh (repot), enggak bisa berkompetisi. Tapi sebaliknya, jika kita urus dari sekarang, kita semua bersemangat, insya Allah di tahun 2045 nanti saat mereka remaja dewasa nanti mereka akan menjadi mesin negara, patriot negara dan 0 pendorong kemajuan Indonesia” katanya.

Tidak hanya itu, untuk permasalahan penyakit yang dapat menular ke generasi penerus bangsa, ia minta untuk sesegera mungkin dilakukan pencegahan.

“Oleh karena itu, urusan stunting, urusan penyakit menular yang punya potensi ke anak-anak kita harus kita cegah, Itulah pentingnya kenapa imunisasi. Ada dua targetnya, Campak Rubela dan imunisasi kejar, mau sudah mau belum harus dikasih. Dan untuk target di Jawa Barat, Campak Rubela itu 95 persen dan yang imunisasi kejar itu 80 persen,” ungkap Ridwan Kamil.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pencanangan BIAN merupakan bentuk upaya reformasi di bidang layanan promotif dan preventif kesehatan yang merupakan satu dari tiga tugas utama yang diberikan Presiden Jokowi.

“Saya diberi tugas oleh Bapak Presiden 3 hal. tugas yang pertama, melaksanakan vaksinasi Covid-19 secepatnya, kedua mengatasi pandemi supaya masyarakat bisa kembali hidup normal, dan ketiga melakukan reformasi di sektor kesehatan,” kata Menkes Budi.

Dalam kesempatan ini, Menteri Kesehatan R.I mengatakan Indonesia menambahkan tiga jenis imunisasi wajib, dari yang sebelumnya 11 menjadi 14.

“Kita tambah 3, yang pertama rotavirus untuk anti diare. Kedua, PCV (untuk) anti pneumonia. Keduanya penting, karena anak-anak kita meninggalnya paling banyak karena infeksi diare dan paru,” tutup Menteri Kesehatan., ***gd/RF

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Objek Wisata Pemandian Air Panas Ciwalini Dikritik Semrawut

Next Post

Bupati Garut Anggarkan Rp 5,9 Milyar Untuk Atasi Stunting

Related Posts

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026
Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman
deNews

Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman

Senin, 5 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara
deNews

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Senin, 5 Oktober 2026
Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan
deSport

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Minggu, 4 Oktober 2026
Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong
deNews

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Minggu, 4 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Kepada Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana

Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi di Garut Makan Korban Jiwa, Kadispenad Jelaskan Kronologi

Senin, 12 Mei 2025

Polres Garut Bersama Forkompimda Garut, Gelar Operasi Yustisi Serentak

Selasa, 15 September 2020
Cecep Suhendar Ketua Tim Pemenangan Paslon NU.

Gegara Pagelaran Wayang Golek, Pilkada Kabupaten Bandung Bisa Terancam Batal?

Jumat, 27 November 2020

PWI Gelar Seminar Kehumasan dalam Rangka HPN 2025 dan Hari Jadi ke 384 Kabupaten Bandung

Kamis, 15 Mei 2025

Kekosongan Jabatan Dinilai Turunkan Kualitas Pelayanan Publik, Partai Prima Dorong Bupati Garut Segera Lakukan Rotasi-Mutasi

Sabtu, 5 Juli 2025
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, MH

Sekda : Kebijakan Efisiensi Anggaran, APBD Kabupaten Garut Terkoreksi Rp 78 Miliar

Senin, 17 Februari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste