• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Objek Wisata Pemandian Air Panas Ciwalini Dikritik Semrawut

bydejurnalcom
Rabu, 3 Agustus 2022
Reading Time: 2 mins read
Objek Wisata Pemandian Air Panas Ciwalini Dikritik Semrawut
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Objek wisata Pemandian Air Panas Walini mendapatkan kritikan dari sejumlah kalangan karena dianggap hanya mengutamakan keuntungan daripada meningkatkan pelayanan dan sarana prasarananya.

Sejumlah wisatawan mengaku merasa tidak nyaman dengan semrawut atau belum terkoordinirnya pedagang yang beraktivitas di lokasi wisata yang terletak di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung tersebut.

Salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, perlu adanya penataan tempat para pedagang asongan yang berada di sekitaran objek wisata Walini. Mereka harus diberikan tempat yang strategis agar bisa menjajakan produknya. Juga produk yang dijual tidak boleh sama antara pedagang yang satu dengan yang lainnya.

BacaJuga :

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat

Jalan Gardu–Ciilat Amblas 60 Meter, Pemkab Ciamis Siapkan Jembatan

“Pedagang asong harus diberikan tempat, pedagang dikoordinir menjadi seperti pujasera, tidak boleh menjual yang sejenis, ada penataan, jangan sampai pedagang tidak laku dan jangan ngasong,” katanya saat ditemui di Rancabali, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika ingin membuat para wisatawan nyaman maka sarana prasarana khususnya yang berkaitan dengan pedagang yang berada di lokasi wisata itu harus bagus dan lengkap. Saat ini objek wisata Walini belum memiliki koordinator pedagang.

“Belum ada yang mengkoordinir. Dari dulu sudah dipikirkan jalan keluar yaitu membangun kios, tapi ternyata kios tetap kosong, tidak dipakai. Para pedagang justru menggunakan payung lagi,” tuturnya.

Karena itu, katanya lagi, kepala unit dan manager baru objek wisata Walini diminta untuk melakukan penataan terhadap para pedagang, di samping melakukan pembenahan lainnya seperti kebersihan di lokasi wisata, agar wisatawan merasa nyaman.

“Harus menjadikan perhatian, terutama oleh kepala unit, utamanya lagi manager baru, agar melakukan penataan Walini, dan hal itu jangan semata-mata mengejar omset saja, tapi fasilitas harus ditingkatkan juga. Untuk kebersihan, penataan pedagang seolah-olah dibiarkan,” ungkapnya.

Untuk bisa memasuki objek wisata Walini, para wisatawan harus merogoh kocek sebesar Rp40 ribu. Dari nominal tersebut, wisatawan memperoleh voucher Walini By Me yang bisa ditukarkan dengan segelas teh.

Katanya, nilai voucher tersebut sebesar Rp5 ribu. Hal itu merupakan bentuk kerjasama antara Puskopkar dengan PTPN VIII dalam rangka mempromosikan teh kepada seluruh masyarakat.

“Dikasih voucher kemudian ditukar di Walini By Me Caffe nanti dikasih minuman. Nanti ada bagi hasil antara Puskop dengan pengelola objek wisata Walini,” ujar narasumber.

Sementara itu, salah seorang pengunjung yang berasal dari luar kota, Suwarni mengaku cukup terganggu dengan banyaknya pedagang yang berkeliaran. Dirinya berharap pengelola objek wisata Walini bisa memfasilitasi pedagang agar tertib.

“Ya semoga saja ke depannya ada lokasi khusus pedagang. Jadi kalau saya mencari sesuatu hanya perlu mendatangi satu tempat saja,” kata Suwarni.

Meski demikian, Suwarni tetap puas bisa berlibur ke objek wisata Walini. Dirinya mengaku akan kembali lagi dan berharap objek wisata Walini bisa berkembang lebih baik lagi. “Saya berharap Walini ke depan bisa lebih baik lagi dan banyak fasilitas yang ditingkatkan,” pungkasnya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Memperkenalkan PIO, Pengawet Ikan Bahan Alam Tanpa Zat Kimia

Next Post

Usai Dampingi Kemenkes Launching Kick of BIAN 2022 Tingkat Nasional di RSUD, Ridwan Kamil Langsung ke Posyandu Sakura 10

Related Posts

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam
deNews

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam

Selasa, 6 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026
Parlementaria

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Selasa, 6 Oktober 2026
Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara
deNews

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Selasa, 6 Oktober 2026
Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan
deHumaniti

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat
deNews

Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026
Jalan Gardu–Ciilat Amblas 60 Meter, Pemkab Ciamis Siapkan Jembatan
deNews

Jalan Gardu–Ciilat Amblas 60 Meter, Pemkab Ciamis Siapkan Jembatan

Selasa, 6 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

DPC PBB kabupaten Bandung Konsisten Dukung Pasangan NU Pasti

Kamis, 8 Oktober 2020

Disdik Purwakarta Raih 3 Penghargaan di Jambore GTK Hebat 2024

Jumat, 29 November 2024

Yayasan APL Gelar Launching Program MBG – SPPG Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung

Kamis, 16 Oktober 2025
Ketua DPP FPPG, Asep Nurjaman

FPPG Minta DPMD Kabupaten Garut Lakukan Verifikasi Balon Kades Secara Terbuka

Minggu, 25 April 2021

Baznas Ciamis Bangun Harapan Lewat Program Rutilahu, Rumah untuk Hidup yang Lebih Layak

Selasa, 6 Mei 2025
Kepala Desa Pangauban, Asep Feri Herdiana, saat melakukan presentasi di Gedung Pusdai Bandung

Desa Pangauban Wakili Garut di Anugerah Gapura Sri Baduga 2025, Bupati Syakur : Semoga Menang

Rabu, 26 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste