• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Kang Jiwan : Penanaman Nilai Budaya, Vaksin Ampuh Minimalisir Virus LGBT

bydejurnalcom
Senin, 19 Desember 2022
Reading Time: 3 mins read
Kang Jiwan : Penanaman Nilai Budaya, Vaksin Ampuh Minimalisir Virus LGBT
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Adanya pernyataan tersebarnya LGBT di Kabupaten Garut yang sudah mencapai angka 3.000 orang membuat publik terperangah dan memberikan tanggapan beragam, salah satunya Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Irwan Hendarsyah SE.

Menurutnya, LGBT merupakan virus dari pergaulan bebas dimana penyebarannya begitu cepat dan tentunya sangat merusak. “Bukan hanya pada pelaku sex menyimpang atau LGBT saja tapi bagi kehidupan sosial sekitar bahkan tidak menutup kemungkinan pada orang orang terdekat karena dalam penyebarannya LGBT ini bagaikan virus yang menular, siapapun bisa terkena melalui kebiasaan yang salah dalam sosial pergaulan,” terang Ketua DKKG yang akrab dipanggi Kang Jiwan.

Disamping rawan terjangkitnya virus Aids dan HIV, lanjutnya, akibat sex menyimpang prilaku LGBT ini, jelas ini akan menular sebagai virus yang merusak dan mematikan, bukan hanya kesehatan tetapi bagi kehidupan manusia generasi selanjutnya.

BacaJuga :

Yayasan Insan Cahaya Arrizquha bersama para relawan SPPG Citalang 02 Peringati HUT RI ke-81 Gelar Beragam Kegiatan dan Perlombaan

Seorang Pria 62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

“Saya pribadi merasa geram dengan banyak kumpulan orang-orang berkepribadian ganda ini katakanlah kaum LGBT dengan begitu cepatnya bertambah terus di kabupaten Garut ini, dari viralnya pada tahun 2018 yang diprediksi saat itu lebih dari 1500 dan kini katanya sudah mencapai angka 3000 yang tersebar tidak pandang bulu golongan dan kalangan manapun, terlebih pada anak rentan usia sekolah, dan sangat riskan sekali,” ujarnya.

Kang Jiwan menegaskan, hal ini berpengaruh terhadap kehidupan selanjutnya, dan akan dikemanakan generasi yang akan datang jika penyebarannya tidak di tangani dengan serius.

“Hancurlah negara kita, sudah menyalahi kodrat manusia agama dan negara, tinggal turun azab saja rupanya inilah manusia diakhir jaman,” ujarnya dengan nada geram.

Menurut Kang Jiwan, semua ini adalah bukti bahwa dalam berbudaya manusia sedang dalam transisi peralihan kebiasaan, adat yang salah kebiasaan yang buruk sehingga menghilangkan budaya yang sebenarnya dimasyarakat.

“Budi pekerti ageman (agama) dari cipta karsa manusia berakal sehat yang sejak dulu hingga kini dijalankan oleh manusia sebagai tuntunan berperilaku dalam kehidupan keseharian manusia, terciptalah harmonisasi tentram silih asah asih asuh yang menjadi budaya kita sebenarnya, kini dirusak dengan citra perilaku LGBT yang sangat meresahkan bagi orang tua juga masyarakat kabupaten Garut terlebih pemerintah yang merasa kecolongan dengan jumlah yang pantastik ini,” Imbuhnya.

Kang Jiwan berpendapat jurus paling ampuh untuk menangani penyebaran virus LGBT ini hanyalah vaksin budaya, dimana komposisi didalamnya sudah sangat komplet seperti ajaran kebaikan, agama, tata krama, kesehatan peraturan kehidupan kebiasaan yang baik.

“Semua menjadi satu kesatuan dalam pola hidup yang menjadi jadi tuntunan bagi kehidupan berikutnya, jika nilai budaya lebih bisa diterapkan bersama sama pada anak anak kita lingkungan sosial kita saya yakin pemerintah akan mudah menekan bahkan menghilang virus LGBT di kabupaten Garut, jangan sampai julukan kota seribu pesantren, kota santri berubah menjadi kota lautan LGBT,” ujarnya.

Kang Jiwanpun berterima kasih kepada pihak yang telah berani mengungkap penyebaran kaum LGBT di Kabupaten Garut terlepas dari benar apa tidaknya angka 3000 tersebut, tapi ada yang lebih penting yaitu penyadaran sedini mungkin terhadap kehidupan selanjutnya dan penerapan nilai budaya wajib segera di tanamkan dalam kehidupan anak-anak sekitar kita.

“Jangan tutup telinga bagi orang tua kita yang mengetahui anaknya mempunyai kelainan baik dalam berprilaku kesehariannya sebagai LGBT, disini peran orang tua sangatlah vital dalam sesegera mungkin mengambil tindakan persuasif dalam melakukan pembinaannya, serta pemerintah wajib segera turun tangan dengan mengambil tindakan serius menyatakan Garut bebas LGBT dengan perda terkhususkan serta mengajak semua masyarakat untuk bersatu memerangi penyebaran LGBT di kabupaten Garut,” pungkas Ketua dewan Kebudayaan Kabupaten Garut Kang Jiwan.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kongres IV DPP Ormas BBC, Secara Aklamasi Mugi Sujana Terpilih Jadi Ketua Umum

Next Post

Peringati Hari Ibu ke-94, Beberapa Organisasi Wanita Garut Adakan Donor Darah

Related Posts

Kabid Humas Polda Jabar : Jaringan Penipuan Online ‘Pancasona Family’ di Sulsel, Berhasil Dibongkar, 12 Orang Jadi Tersangka.
deNews

Kabid Humas Polda Jabar : Jaringan Penipuan Online ‘Pancasona Family’ di Sulsel, Berhasil Dibongkar, 12 Orang Jadi Tersangka.

Sabtu, 22 Agustus 2026
Klinik Utama Armina Diresmikan Oleh Bupati Garut
deNews

Klinik Utama Armina Diresmikan Oleh Bupati Garut

Sabtu, 22 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU ke-35, PCNU Ciamis Gelar Halaqah Kebangsaan
deNews

Jelang Muktamar NU ke-35, PCNU Ciamis Gelar Halaqah Kebangsaan

Sabtu, 22 Agustus 2026
Yayasan Insan Cahaya Arrizquha bersama para relawan SPPG Citalang 02 Peringati HUT  RI ke-81 Gelar Beragam Kegiatan dan Perlombaan
deHumaniti

Yayasan Insan Cahaya Arrizquha bersama para relawan SPPG Citalang 02 Peringati HUT RI ke-81 Gelar Beragam Kegiatan dan Perlombaan

Sabtu, 22 Agustus 2026
Seorang Pria  62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut
deNews

Seorang Pria 62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP  di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut
deNews

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

DPC PDIP Purwakarta Serahkan Bantuan APD Untuk Tenaga Medis

Rabu, 29 April 2020

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Kosan Pabuaran Ciamis, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Jumat, 18 April 2025

BPJS Ketenagakerjaan Percepat Klaim JHT dan JKP Bagi Para Pekerja di Garut

Sabtu, 15 Maret 2025
Salah satu ahli waris pemilik tanah Puskesmas Cilawu (topi merah) didampingi Wakil Ketua AMMNI saat mengunjungi Dinas Kesehatan Garut, Jumat (28/5/2021).

Polemik Tanah Puskesmas Cilawu Belum Selesai, Puluhan Tahun Bangunan Berdiri di Lahan Bukan Asset Pemkab Garut

Jumat, 28 Mei 2021

Strategi Pemdes Cikidang Tingkatkan PADes Dengan Benahi Pasar Desa

Sabtu, 19 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste