DeJurnal.com, Bandung – Desa Margahayu Tengah (Marteng), Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung terpilih sebagai Desa Inovatif dalam gelar Desa Brilian yang diselenggarakan oleh BRI bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.
Kepala Desa Marteng Asep Zaenal Mahmud menerima langsung penganygerahan tersebut berupa tofi, sertifikat dan sejumlah uang akhir Desember 2022 lalu di Jakarta.
Asep Zaenal Mahmud mengatakan, Desa Marteng diganjar penghargaan sebagai Desa inovatif karena salah satu indikatornya berhasil mengelola air bersih. “Kita menyampaikan presentasi disana, terutama Desa Marteng yang punya pengelolaan air bersih dari sumur mata air. Dengan proses perjuangan Pemdes dan BUMDes, serta kolaborasi dengan masyarakat sehingga bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga yang layak minum, dan pembayarannya juga sudah sistem digital, ” terang Asep di kantornya, Rabu (4/1/22).
Menurut Asep, Gelar Desa Brilian dilaksanakan tiap tahun dalam tiga gelombang sebanyak 1050 desa. Satu gelombangnya terdiri dari 350 desa se-Indonesia. Stiap gelombang diambil 10 besar. Kemudian diambil 5 besar,. “Jadi, kemarin yang diambil di Jakarta itu 15 Desa se Indonesia, ” imbuh Asep.
Untuk diketahui, Desa Brilian merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam mengembangkan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul dan kolaboratif dalam mengoptimalkan potensi desa.
Program Desa Brilian, berfokus pada ke 4 aspek meliputi BUMDes, digitalisasi, inovasi, dan keberlanjutan . Pesertanya meliputi kepala Desa, direktur BUMDes, BPD, tokoh masyarakat, UKM dan Pemuda Desa.
Penyelenggaraan program Desa Brilian ini Bank BRI yang bekerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.
Sebelum digelar diadakan pelatihan dulu selama 10 kali pertemuan tentang perekonomian, syaratnya sudah ada BUMDes yang sudah berjalan dengan digitalisasi.
Desa peserta dipilih oleh BRI bekerja sama dengan DPMD Provinsi desa mana saja yang sudah maju. Yang masuk 10 besar dilatih lagi.
Dengan mendapatkan penghargaan sebagai Desa Inovatif, Asep mengaku hal ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan meningkatkan produk kualitas air bersih yang layak minum. *** Sopandi