Dejurnal.com, Sukabumi – Ketua LSM Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Sukabumi, Asep Suparman merasa perlu angkat bicara terkait viralnya video pernyataan Kepala SMP Negeri 1 Cikidang.
Diketahui, Kepala SMP Negeri 1 Cikidang membuat pernyataan dalam video berdurasi 55 detik dan kemudian video tersebut viral di publik dan menuai tanggapan beragam dari berbagai pihak.
“Jika dicermati di sini, kami menyayangkan tentang adanya kegaduhan publik terutama di wilayah Cikidang sebagai titik lokasi kejadian dimana kepala sekolah tersebut memiliki tanggung jawab terhadap sekolah,” ucap Ketua LSM Penjara Kabupaten Sukabumi kepada dejurnal.com, Sabtu (18/2/2023).
Asep Suparman berpendapat, Kepala SMP Negeri 1 Cikidang harus bisa menjelaskan kembali pada publik dan tentunya juga membeberkan kerugian yang dialami.
“Bapak kepala sekolah yang tahu kerugian berapa diperasnya, jika itu semua benar adanya dan siapa pelaku yang di maksud oknum itu,” tandasnya.
Asep menilai ada kerencuan dalam pernyataan kepala sekolah terkait laporan ke Siber Pungli ini. “Siapa yang telah melakukan pungli tersebut, karena terdengar jadi rancu di situ bapak menceritakan pemerasan tapi melaporkannya ke Siber Pungli,” tandasnya.
Lanjut Ketua LSM PENJARA Kabupaten Sukabumi, kalimat pungli biasanya pungutan yang dilakukan oleh pejabat yang berwenang atau aparatur pemerintah terhadap orang lain tanpa ada payung hukum yang jelas.
“Sedangkan jika ada indikasi pemerasan dan dilakukan bukan oleh pejabat negara, tentunya dilaporkan Reskrim berdasarkan dua alat bukti, ini kok ke saber pungli,” tandas Asep sambil tersenyum bingung.
Asep berharap agar kegaduhan ini bisa cepat tertanggulangi dan sejatinya Kepala SMPN 1 Cikidang segera memberikan penjelasan yang sedetilnya. “Jika perlu sampaikanlah pak siapa oknumnya dan berikan juga keterangan pada publik agar semua orang khusunya yang ada di Cikidang ini tidak merasa rancu oleh video pernyataan bapak, gak perlu takut akan hal lain,” pungkasnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kushairin mengaku pihaknya telah menerima laporan dari Kepala SMPN 1 Cikidang terkait hal itu.
“Saya sudah mendapatkan laporan via telp dari kepala SMPN 1 Cikidang dan saya juga sudah membaca berita namun laporannya belum detil krn katanya nanti akan datang menghadap utk laporan ke dinas. dan kebetulan saya hari ini ada rapat di palabuhanratu jadi saya belum ketemu. Demikian kang,” Jawab Sekdisdik melalui aplikasi perpesanan, Jumat (17/2/2023).
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Cikidang, Odang belum bisa memberikan waktu untuk diminta tanggapannya terkait pernyataannya di video yang viral. “Hari ini abdi menghadap pak kadis,” jawab Kepsek Odang via aplikasi perpesanan, Jumat kemarin***Aldy