Dejurnal.com, Dharmasraya – Kementerian Sosial melalui Sentra Wyata Guna Bandung melaksanakan kegiatan HLUN ke-27 dari tanggal 25 hingga 28 Mei 2023 berupa Penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilayasi Sosial (Atensi) paket bantuan sembako, nutrisi, sandang, alat bantu (tongkat kaki tiga, kruk, kursi roda ABD), serta perlengkapan sarana kamar dengan total nilai Rp465,928,022,-
Setiap tanggal 29 Mei diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Pemerintah mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas semangat pengorbanan jiwa raga serta peran strategis para lanjut usia Indonesia terkait upayamempertahankan dan mengisi kemerdekaan serta pembangunan untuk memajukan bangsa.
Selain itu rangkaian peringatan HLUN ke 27 dilksanakan sebelumnya Senam Lansia, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Operasi Katarak Gratis, dan Perayaan Acara Puncak di Kantor Kecamatan Timpeh.
Bantuan ATENSI berupa sembako dan Alat Bantu tersalurkan di Nagari Tabek sejumlah 199 Lansia dan Nagari Panyubarangan sejumlah 152 Lansia disalurkan secara langsung berkoordinasi dengan Wali Nagari beserta aparat setempat.
Sentra Wyata Guna Bandung juga menyalurkan secara langsung bantuan Atensi berupa perlengkapan sarana kamar di lokasi Rumah Sejahtera Terpadu (RST) di 2 titik, Nagari Panyubarangan dan Nagari Tabek.
Semarak HLUN – 27 di Kecamatan Timpeh berjalan dengan meriah, dari mulai tarian penyambutan khas Minang oleh para lansia, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Stand Bazzar UMKM Lansia, dan hiburan lainnya.
Kepala Sentra Wyata Guna Bandung Iri Sapria mengatakan, semarak HLUN ke-27 dilaksanakan dengan penuh semangat dan kekeluargaan yang erat.
“Mudah-mudahan dapat membawa kebahagiaan kepada para lansia, terutama lansia tunggal yang banyak terdapat di Kabupaten Dharmasraya ini” kata Iri.
Tim Sentra Wyata Guna Bandung tak henti-hentinya berkoordinasi untuk mensukseskan rangkaian HLUN ke-27 dengan semua yang terlibat, termasuk warga sekitar.
Tim Sentra Wyata Guna Bandung melakukan asesmen kepada penjual gorengan bernama Ayu (23) di Pasar dekat Kantor Nagari Tabek.
Ayu yang menghidupi Ibu dan Bapak nya yang merupakan Lansia itu, berjualan goreng semenjak ia umur 12 tahun hingga sekarang.
Berdasarkan hasil Asesmen Komprehensif Ayu mendapatkan Bantuan ATENSI berupa Gerobak untuk dukungan Kewirausahaan beruualan gorengan melalui ibunya.
Bu Asmidar (63) Ibu Kandung Ayu, mengungkapkan rasa terimakasihnya telah diperhatikan pemerintah secara langsung “Pokoknya kami banyak banyak batarimokasih ya pak, mudah-mudahan pak, aamiin” ujarnya tersenyum. “Pokonya sehat-sehat semua, sampai tujuan selamat, in syaa Allah bermanfaat, ” ujarnya. *** ( Sopandi).