• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Januari 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Dulu ! Area Makam Dalem Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Pasarean Ageung Timbanganten, Luas 2,8 Hektar

bydejurnalcom
Selasa, 20 Juni 2023
Reading Time: 2 mins read
Dulu ! Area Makam Dalem Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Pasarean Ageung Timbanganten, Luas 2,8 Hektar

Peta Timbanganten, lokasi kerajaan yang menjadi asal leluhur para Bupati Bandung sebelum pindah ke Dayeuhkolot, lalu Bandung. (Sumber: buku Selayang Pandang Kabupaten Daerah Tingkat II Sumedang: Peringatan Hari Jadi Sumedang Ke-405, 22 April 1578 - 22 April 1983)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Kawargian Timbanganten yang berada di Kota Bandung menyebutkan bahwa sebelum menjadi Kp. Astana Kalong, Area Makam Dalem Tumenggung Ardikusumah (Bupati Bandung Ke-2) yang berada di Kabupaten Garut disebut Pasarean Ageung Timbanganten.

“Area Pasarean Ageung Timbanganten ini luasnya sekitar 28.000 meter atau 2,8 hektar,” ungkap salah satu Kawargian Timbanganten, Rakean Pawitradi Wiranatakusumah yang ditemui dejurnal.com, Senin (19/6/2023).

Baca juga : Rencana Pembangunan RS Paru Garut di Astana Kalong Disoal, Ada Situs Makam Tumenggung Ardikusumah

BacaJuga :

Bupati Garut Kabulkan Permohonan Hibah Rumah Susun Aliansi Eks Penghuni Astana Kalong

30 Makam Warga di Lahan Astana Kalong Dipindahkan, Pembangunan RS Paru Berlanjut

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Sebutan Pasarean Ageung Timbanganten, lanjut Rakean, karena disana ada Makam Bupati Bandung pendahulu yang berasal dari Timbanganten atau sekarang Kabupaten Garut.

“Pemberian nama Pasarean Ageung Timbanganten ini sebagai rasa hormat para Bupati di Priangan kepada Bupati Bandung awal yang asal usulnya dari Timbanganten,” ungkapnya.

Menurutnya, makam-makam yang ada di Pasarean Ageung Timbanganten atau Astana Kalong ini banyak sekali makam tua, Raden Tumenggung Ardikusumah wafat tahun 1704, itu artinya makam tersebut sudah berusia kurang lebih 319 tahun.

Baca juga : Menelisik Situs Makam Tumenggung Ardikusumah Bupati Bandung Ke-2 di Astana Kalong Garut

“Kami kira makam tersebut sudah selayaknya menjadi situs cagar budaya dan itu adalah kewajiban pemerintah sesuai amanat undang undang,” tukasnya.

Dikatakannya, Kawargian Timbanganten berkeyakinan bahwa Pasarean Ageung Timbanganten atau Astana Kalong adalah kawasan Pakauman, kedudukannya merupakan wakaf khusus untuk area pemakaman, paru-paru daerah dan daerah serapan air mengantisipasi banjir.

“Wakaf ini bersifat wakaf khoiri, dimana nazhirnya adalah panggede pada setiap masa jabatannya, dan Kawasan Pakauman ini sangat erat kaitannya dengan keseimbangan keselarasan ekologis,” terangnya.

Baca juga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah Belum Bisa Disebut Cagar Budaya, Ini Alasan Disparbud Garut

Lanjut Rakeyan, objek wakaf sudah putus dari tirkah waris yang artinya wakaf tidak boleh diwariskan, tidak boleh dibagi-bagi, tidak boleh diperjualbelikan, tidak boleh merubah fungsi atau amanat kehendak wakif atau pemberi wakaf.

“Seluruh pihak yang mengetahui atas objek wakaf itu berkewajiban turut menjaga dan melestarikan wakaf tersebut sesuai amanah nazhir (penerima wakaf), dalam hal ini adalah wakaf khoiri yaitu para panggede atau pemerintah sesuai masa jabatannya,” pungkasnya.

Kini, kawasan makam Dalem Tumenggung Ardikusumah (Bupati Bandung ke-2) yang dulu dikenal dengan sebutan Pasarean Ageung Timbanganten, seiring dengan waktu berubah nama menjadi sebutan Astana Kalong.

Dan direncanakan di lahan Pasarean Ageung Timbanganten atau Astana Kalong dimana Tumenggung Ardikusumah (Bupati Bandung Ke-2) dimakamkan, bakal dibangun Rumah Sakit Paru.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: dalem bandungmakam astana kalongSitus Makam Tumenggung Ardikusumahtimbanganten
Previous Post

Gelar Baksos dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77, Kapolri Ingin Polri Selalu Bersama Masyarakat

Next Post

Polsek Seltim Masifkan Kegiatan KRYD

Related Posts

Dulu ! Area Makam Dalem Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Pasarean Ageung Timbanganten, Luas 2,8 Hektar
Budaya

Sunan Burung Baok, Kisah Raja Timbanganten yang Melegenda di Garut

Sabtu, 27 Desember 2025
Peresmian Klinik Utama Dr. H. Rotinsulu : Komitmen Pemerintah Tingkatkan Fasilitas Penguatan Layanan Kesehatan Garut
deHumaniti

Peresmian Klinik Utama Dr. H. Rotinsulu : Komitmen Pemerintah Tingkatkan Fasilitas Penguatan Layanan Kesehatan Garut

Kamis, 4 Desember 2025
PKK Kabupaten Bandung Perkuat Komitmen Dukung Asta Cita pada HKG ke-53 PKK
deNews

PKK Kabupaten Bandung Perkuat Komitmen Dukung Asta Cita pada HKG ke-53 PKK

Selasa, 21 Oktober 2025
Bupati Garut Kabulkan Permohonan Hibah Rumah Susun Aliansi Eks Penghuni Astana Kalong
deNews

Bupati Garut Kabulkan Permohonan Hibah Rumah Susun Aliansi Eks Penghuni Astana Kalong

Selasa, 14 November 2023
30 Makam Warga di Lahan Astana Kalong Dipindahkan, Pembangunan RS Paru Berlanjut
deNews

30 Makam Warga di Lahan Astana Kalong Dipindahkan, Pembangunan RS Paru Berlanjut

Selasa, 15 Agustus 2023
Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya
deNews

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

Pengamanan di Obyek Wisata Taman Satwa Cikembulan di Tingkatkan

Sabtu, 5 April 2025

Pemdes Salajambe Siaga Covid-19

Senin, 11 Mei 2020

Panen Cabai Di Sukatani, Geliat Awal Bumdes Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

Minggu, 3 Mei 2020

Setelah 20 Tahun Tidak Disertakan Cabang Qasidah Masuk di MTQH XXXIX Jabar di Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Juni 2025

Dila : Jangankan Satpam Disdukcapil, APH Saja Tak Boleh Bertidak Tidak Etis

Rabu, 28 Agustus 2019

PTSL 2017 Desa Selamanik Diduga Bermasalah, Nyebrang Tahun Anggaran

Jumat, 27 Juli 2018

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste