Dejurnal.com, Sukabumi – Pekerjaaan ruas jalan Batu Binang RW 06 Desa Gunung Malang menuai protes sejumlah warga, pasalnya pekerjaan Dinas PKP Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan oleh pihak ketiga tersebut dinilai warga asal-asalan.
Pantauan di lapangan, hasil dari pekerjaan pihak ketiga tersebut terkesan sembrono, bahkan bila dilihat oleh orang awam pun tentunya bisa dinilai.
“Wajar saja kalau hasil pekerjaan tersebut hasilnya begitu, yang saya ketahui pemakaian aspalnya pun hanya memakai lima drum, itu pun aspal yang kwalitas di bawah,” ujar salah satu warga Kp. Batu Binang.
Pihak Pemerintah Desa Gunung Malang sendiri membenarkan adanya pekerjaan pengaspalan lapen itu, bahkan menurut salah satu petangkat desa sempat ditawarin untuk mengerjakan atau subkon kepada pihak CV, tapi hal itu ditolak karena kapok.
Tim PPK Dinas PKP Kabupaten Sukabumi saat dihubungi berkaitan dengan kualitas pekerjaan pengaspalan yang diprotes warga Kp. Batu Binang mengaku pihaknya belum menurunkan tim PHO untuk mengecek hasil pekerjaan.
“Tentunya kalau ditemukan TGR tentu pihak perusahaan tersebut harus segera di benahi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Senin (11/9/2023).
Ketika ditanya tentang pengawasan dari pihak dinas, Budi selaku pengawas yang ada di lapangan mengatakan bahwa dirinya dalam mengawasi tidak baku dan berpindah pindah.
“Hanya masyarakatlah yang lebih bisa dominan untuk mengawasi pengerjaannya, disayangkan masyarakat sendiri kenapa ramainya sekarang tidak waktu pekerjaan itu di kerjakan sehingga masyarakat bisa menegurnya langsung,” kilahnya.
Proyek pengaspalan jalan Kp. Batu Binang yang diprotes hasilnya oleh warga ini diketahui anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun 3023 dengan nilai Rp 94.240.000.
Warga masyarakat menilai, hasil pekerjaan pihak ketiga yang dianggap sudah rampung ini jika dibandingkan dengan pekerjaan desa masih jauh kualitasnya. “Anggaran itu untuk mengerjakan pengaspalan dengan volume pekerjaan panjang 216 m x lebar 2,5 m,” tukas warga.***Aldy