Dejurnal.com, Garut – Respon masyarakat Kabupaten Garut bagian selatan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau Garut Wind Farm, relatif setuju dan mendukung. Pasalnya, rencana pembangunan PLTB ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan juga ketertinggalan pembangunan di Garut Selatan.
Kendati demikian, sebagian masyarakat juga memberikan saran pandang pembangunan PLTB ini tidak menjadi masalah baru terutama dalam soal banjir. Diketahui, rencana pembangunan PLTB di selatan Garut mencakup tiga wilayah kecamatan dengan tujuh desa.
“Pada prinsipnya masyarakat disini mendukung adanya pembangunan PLTB, bahkan berharap bisa mengatasi banjir dengan pembangunan infrastruktur yang baik,” ujar salah satu Kadus Desa Mancagahar yang ditemui dejurnal.com.
Baca juga : Banjir Pameungpeuk Berulang, Legislator Ini Desak Pemkab Garut dan Pemprov Jabar Lakukan Reboisasi Masiv
Hal senada disampaikan Kepala Desa Mandalakasih, Iwan Dermawan, yang menegaskan bahwa warga masyarakat di desanya tak keberatan dengan adanya pembangunan PLTB.
“Rencana pembangunan PLTB memang sudah digaungkan, ada sosialisasi yang dilaksanakan oleh konsultan, pada prinsipnya pembangunan yang bermanfaat tentunya masyarakat pasti mendukung,” ujar Kades yang didampingi Sekdes Mandalakasih, Aris.
Iwan mengatakan bahwa wilayah Mandalakasih merupakan desa yang akan dibangun Garut wind Farm terbanyak. “Bahkan katanya pelabuhan atau dermaga untuk angkut barang pun bakal dibangun di pantai Mandalakasih, tentunya ini bakal menjadi efek positif karena kalau mengandalkan desa kapan bisa dibangun dermaga,” ucapnya.
Terkait Mandalakasih yang juga merupakan daerah banjir, Iwan berharap dengan adanya pembangunan PLTB ini justru diharapkan dapat mampu mengatasi banjir yang sering terjadi.
Baca juga : Kasrem 062/TN Dampingi Kepala BNPB Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Longsor Pameungpeuk
“Untuk rencana ini, pihak pemerintah desa hanya memfasilitasi terhadap warga terdampak yang tanahnya bakal dipakai pembangunan PLTB, saat ini baru identifikasi bidang tanah by name by adress,” ujar Iwan yang diaminkan sekdes.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Nita Mustika Utami, saat dihubungi memberikan tanggapan terkait rencana pembangunan PLTB di selatan Garut. “Pada prinsipnya, pembangunan yang dapat berefek positif tentunya masyarakat pasti mendukung, apalagi Garut wind farm ini bakal menjadi objek wisata,” ujarnya.
Menurut Nita, selaku anggota DPRD yang pituin Cikelet, dirinya tentu mendukung adanya pembangunan PLTB di selatan Garut. “Tentunya yang bakal dikawal, pembangunan PLTB ini jangan sampai ada masyarakat terdampak yang kemudian merasa dirugikan,” pungkasnya.***Raesha